preloder

Telkom University Rencanakan Kampus-Mikro Global Untuk Program Pendidikan Gelar Kolaboratif


Telkom University (Tel-U)
akan membuka “kampus-mikro” bersama dengan University of Arizona
(UA), yaitu sebuah model pendidikan baru yang memberikan akses kepada mahasiswa
kelas internasional Tel-U agar dapat memperoleh gelar dari UA, di samping gelar
dari Tel-U. Program ini merupakan bagian dari jaringan global UA yang terdiri
dari 13 kampus-mikro di 10 negara. Tel-U adalah kampus pertama di Indonesia
yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Dalam siaran persnya pada
tanggal 23 Mei 2017, UA telah meluncurkan Global Micro-Campus Network secara
publik, yang akan mampu mendidik lebih dari 25.000 mahasiswa internasional di
seluruh dunia, dan diprediksi akan tumbuh lebih dari 25 universitas mitra dalam
waktu tiga tahun. “University of Arizona bersama dengan mitra
internasional menjawab kebutuhan akan program bergelar yang dapat diakses
secara global, menciptakan salah satu jaringan pendidikan dunia paling
terjangkau dalam bentuk program gelar kolaboratif,” kata Brent White, Vice
Provost of International Education UA. Tidak seperti model kampus-cabang
internasional, model kampus-mikro bersifat saling menguntungkan dengan
universitas setempat. “Model kampus-mikro merupakan solusi. Ini membuka
pemahaman baru akan hubungan kemitraan, penyampaian konten terkini dalam skala
besar yang menggabungkan platform teknologi kami dengan pengajaran berbasis
lokasi,” kata Melissa Vito, Wakil Rektor Senior Bidang Student Affairs,
Enrollment Management and Strategic Initiatives UA.

Dengan kampus-mikro
bersama, Tel-U menawarkan program pendidikan, dosen-dosen pengajar bergelar
profesor, dan materi pembelajaran berkualitas internasional, baik itu materi
kuliah daring maupun salinan handout. Tel-U menyediakan beberapa ruang kelasnya
yang dikhususkan untuk UA. Hal ini memungkinkan UA untuk fokus memberikan
pendidikan berkualitas tinggi dalam kolaborasinya dengan Tel-U. Karena bersifat
mandiri secara finansial, kampus-mikro juga mempromosikan internasionalisasi
jangka panjang, menyediakan platform dan lokasi fisik untuk pelatihan
peningkatan kapasitas dosen, layanan konsultasi pembelajaran, magang mahasiswa,
dan bentuk-bentuk pembelajaran lainnya.

Jaringan kampus-mikro
membuka kesempatan bagi mahasiswa Tel-U dalam negeri untuk pergi dan belajar di
kampus utama UA di Tucson, Arizona, Amerika Serikat, ataupun kampus-mikro
negara lain – dengan status tetap berada dalam skema program bergelar mereka di
Tel-U dan UA. Selain itu, dikembangkan pula program-program penunjang yang
bersifat non-gelar jangka pendek, seperti pertukaran mahasiswa selama satu
semester, program alih kredit, sekolah musim panas, program ambil kredit
(credit earning), magang di perusahaan multinasional, maupun program imersi
(program persilangan) bahasa dan budaya.

Selain mendorong pendidikan
internasional, kampus-mikro juga dapat bertindak sebagai pusat penelitian
bersama, penyusunan proposal-proposal hibah penelitian dan pengembangan,
pertukaran dosen, studi lanjut tingkat doktoral ataupun pascadoktor,
pembimbingan tugas akhir dan tesis bersama, serta kolaborasi akademis lainnya
untuk para dosen. Untuk memperkuat proses pengajaran dan penelitian, dosen dan
mahasiswa kampus-mikro Tel-U akan mendapatkan keuntungan tambahan dari
perpustakaan elektronik UA yang memiliki koleksi jutaan buku, jurnal,
proceeding, dan laporan teknis penelitian.

Sejumlah kampus-mikro baru
pada universitas-universitas berikut ini merepresentasikan kelompok yang
dianggap prestisius oleh UA di negara-negara di Asia, Timur Tengah dan Amerika
Utara.


•          Amman di Princess Sumaya University of Technology, Jordania

•          Bandung di Telkom University, Indonesia

•          Beirut di Lebanon International University, Lebanon

•          Hanoi di Vietnam National University, Hanoi, Vietnam

•          Hualien City di Tzu Chi University of Science and
Technology, Taiwan

•          Manila di De La Salle University, Filipina

•         Puebla di Universidad Populer Autónoma del Estado de
Puebla, Meksiko

•          Shanghai di Shanghai University of Politics and Law, Cina

•          Sharjah di University of Sharjah, Uni Emirat Arab

•          Shenzhen di Harbin Institute of Technology, Cina

•          Taipei di Soochow University, Taiwan

Universitas-universitas
tersebut akan bergabung dengan dua mikro kampus UA yang telah berjalan, yaitu
Ocean University of China di Qingdao, dan American University of Phnom Penh di
Kamboja.

Tel-U menyiapkan sejumlah
program studi yang akan ditawarkan dari bidang teknik dan bisnis, sesuai
spesialisasi Tel-U dalam sektor teknologi informasi dan telekomunikasi. Program
studi kolaboratif tersebut harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Riset,
Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Republik Indonesia, serta persetujuan
Higher Learning Commission (HLC) di Amerika Serikat. Setelah perizinan
diberikan oleh pemerintah kedua negara, Tel-U dan UA akan mulai menawarkan
program pada tahun 2018. (Purel Telkom University)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top