Berita Terbaru
  • Pelatihan Gratis Untuk Guru SMAN 1 Parongpong
  • Membangun Tim Solid, Speed, Smart Melalui Outbond
  • Dirjen HKI: Tidak Ada Apresiasi HKI, Motivasi Kreator akan Musnah
  • Telkom University Raih Penghargaan Kawasan Berbudaya HKI
  • Direktorat Bisnis Pancangkan Target Rp 1,5 T
  • Chairman Telkom Foundation Serahkan Lima SK
  • Telkom University Menggelar Workshop Penyusunan Standar SPMI
Sebanyak 40 guru SMAN 1 Parongpong mengikuti pelatihan metode  pembelajaran interaktif Power Point,  Sabtu (6/12/2014). Pelatihan ini gratis diselenggarakan oleh Telkom PDC untuk para guru agar dapat meningkatkan kompetensinya menjelang era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)  tahun depan. Materi pelatihan yang diajarkan oleh....

 

Para pendidik dan tenaga kependidikan TK Sandhy  Putra Telkom Buahbatu mengikuti kegiatan outbond di Adventure Land, Lembang, Minggu (30/11/2014). Kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan sikap diri  untuk berpikir kritis, mengalahkan ketakutan dan ego, menjalin kerjasama, dan menguji ketahanan fisik dan mental. “Beker....

 

Selama puluhan tahun grup legendaris Bimbo membuahkan karya-karya terbaik melalui lagunya. Namun ia menyesalkan pembajakan musik Indonesia yang kian marak dan merugikan para musisi. Belum lagi bisnis konten di era digital yang hanya menguntungkan pemain bisnis, bukan pencipta lagu. Menurut Sam Bimbo, dia menyayangkan bisnis industri musik Indonesi....

 

Telkom University raih penghargaan dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI) berupa penetapan Kawasan Berbudaya Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Penetapan kawasan tersebut berlangsung di kampus Gedung K, Telkom University Kamis (11/12). Pada acara tersebut juga berlangsung penandatanganan Nota Kesepahaman antara DJHKI dengan Telkom ....

 

DIREKTORAT Bisnis Telkom Foundation menargetkan pendapatan di tahun 2015 sebesar Rp 1,5 triliun. Penetapan target ini dikemukakan dalam hari kedua Workshop Finalisasi Target Setting RKAP Tahun 2015 dan Rencana Strategis Tahun 2015-2019, di Bandung Techno Park, Rabu (17/12/14). Besaran target ini mencapai 75% dari target Telkom Foundation tahun 2015....

 

TELKOM Foundation menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun, pengangkatan pegawai, serta mutasi jabatan kepada lima karyawannya pada Senin (15/12/2014) di Ruang Rapat Lt.1 Gedung Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University, Bandung. Kelima pegawai yang menerima SK itu adalah DR. Rono Prakoso, S.H., M.Hum., M.Kn., Harrie Lutfie, Ir., M.M dan Hen....

 

Menjelang penyusuanan standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan Telkom University (Tel-U), unit Sistem Penjaminan Mutu (SPM) Tel-U menyelenggarakan Workshop Standar SPMI di Learning Centre, Senin (15/12/2014). Workshop dibuka oleh Wakil Rektor I, Dr. Heroe Wijanto, MT, dan menghadirkan pembicara tim Pengembang SPMI Ditjen DIKTI K....

 

Kontribusi
2014-09-18 13:18:20 Read More

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

Salah satu amanat Undang-Undang Dasar Negara Repulik Indonesia tahun 1945 adalah kewajiban pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan bangsa yang cerdas maka pembangunan nasional di segala bidang akan sangat mudah dan pesat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita sebagai bangsa indonesia untuk berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sistem pendidikan yang sesuai dengan Undang-undang.
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (PT. Telkom) mengambil peran penting dalam menjalankan amanat UUD 1945 untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Peran tersebut diwujudkan dengan membentuk sebuah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang saat ini telah menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi serta pelatihan & sertifikasi guna mengembangkan SDM yang profesional di bidang Teknologi, Informasi, Multimedia, Edutainment dan Services (TIMES). YPT memiliki visi, "Menjadi Yayasan Bermutu Dalam Bidang Pendidikan dengan Standard Internasional Untuk Pembentukan Insan yang Berkarakter Unggul" serta terus berusaha untuk menjadi lembaga yang berkelas dunia (World-Class) dalam bidang pendidikan dan pelatihan dengan meningkatkan kompetisi lembaga yaitu yang berorientasi pelanggan dan berkompetisi dalam persaingan global.
Salah satu strategi dalam mewujudkan visi tersebut adalah pelaksanaan sistem pendidikan menengah kujuruan (vokasi) melalui SMK Telkom Sandhy Putra yang telah menyebar di 7 kota besar di seluruh Indonesia. Dan kualitas lulusan SMK sangat erat kaitannya dengan kualitas pembangunan bangsa dalam sektor ketenagakerjaan. Jika SMK-SMK di bawah naungan YPT mampu menghasilkan lulusan-lulusan berkelas dunia, dapat dipastikan Negara Republik Indonesia tidak akan gentar menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 2015 mendatang.
Namun kualitas lulusan yang baik tidak akan mudah kita hasilkan tanpa kualitas penyelenggaraan pendidikan yang baik pula. Melihat kondisi dan situasi pada SMK Telkom Sandhy Putra saat ini, masih perlu banyak perbaikan untuk memajukan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. Tantangan sekaligus peluang kedepan menjadi dasar dalam menentukan strategi untuk pengembangan
3
penyelenggaraan pendidikan yang berkelanjutan dan menyeluruh. Oleh karena itu, melalui makalah yang berjudul “Tantangan Globalisasi dan Modernisasi Sebagai Peluang Mencetak Lulusan SMK Berkelas Dunia” ini, penulis berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam melaksanakan amanat UUD 1945, khususnya dalam membangun kualitas lembaga pendidikan menengah kejuruan di bawah naungan YPT.

2014-09-18 12:55:29 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

Sejauh mana pembenahan yang akan dilakukan oleh sekolah,  sangat menentukan pencapaian target .  Prioritas utama yang sebaiknya dituju adalah pemberdayaan sumber daya manusianya, dalam hal ini adalah kepala sekolah,  tenaga pendidik ( guru ) dan tenaga kependidikan ( karyawan ).

 

Seperti diketahui faktor-faktor pendukung dari adanya suatu penyelenggara pendidikan, antara lain :

 

  1. Faktor Kepala Sekolah

Kepala Sekolah adalah orang yang memimpin  dan mengorganisir suatu sekolah. Maju mundurnya suatu sekolah tergantung dari bagaimana kepala sekolah mengorganisir sekolahnya.  Kepala Sekolah yang baik tentunya akan mengikuti perkembangan sekolahnya, dan apabila  terdapat masalah atau kekurangan, akan berusaha untuk mencari solusi atau memperbaikinya

 

  1. Faktor Guru

Guru merupakan faktor sentral dalam pendidikan, karena berhubungan langsung dengan peserta didik. Kompetensi dasar yang harus  dimiliki seorang guru antara lain kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kinerja guru akan mencerminkan ke empat kompetensi tersebut. Untuk meningkatkan keprofesionalitasnya, seorang guru harus menambah pengalaman dan peningkatan ilmunya, seperti mengikuti pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan tugas seorang guru. Untuk masa sekarang ini, seorang guru harus menambah kemampuannya di bidang teknologi informasi.

Kendala-kendala yang akan dihadapi guru, jika tidak memiliki    kompetensi-kompetensi tersebut antara lain :

ü  kurangnya pemahaman guru terhadap psikologi anak,

ü   cara penyampaian yang tidak dapat dipahami oleh siswa,   

ü  kurangnya penguasaan materi yang diajarkan, sehingga pemahaman siswa menjadi tidak optimal,

ü  atau kurangnya kreatifitas dan inovasi guru dalam mengajar.

 

  1. Faktor Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana juga akan ikut  mempengaruhi hasil belajar siswa. Kebutuhan akan ruang belajar yang nyaman, fasialitas pendukung untuk belajar yang memadai, seperti buku-buku, komputer, lapangan olah  raga,   alat – alat pembelajaran, menjadi  pendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Setiap peserta didik membutuhkan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran berbasis teknologi informasi menjadi salah satu pilihan pada era globalisasi ini. Kebutuhan akan pengalaman belajar yang mendekati suasana sebenarnya,  informasi yang cepat, pengalaman belajar yang menyenangkan melalui permainan, dapat diberikan melalui media berbasis internet. Pemanfaatan teknologi merangsang daya kreatifitas dan motivasi belajar  peserta didik.

Kemudahan pemakaian teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadikan ciri khas SD Sandhy Putra, yang berada di bawah naungan yayasan TELKOM.

 

 

 

  1. Faktor Tenaga Kependidikan

Tenaga Kependidikan dalam hal ini merupakan tenaga administrasi sekolah, yang sering disebut dengan istilah tata usaha (TU) dan petugas layanan khusus, seperti penjaga sekolah, satpam ,  juga mempunyai peran dalam terlaksananya pendidikan sekolah. Meski bertugas sebagai tenaga kependidikan yang tidak mengajar, mereka tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan . Apabila tenaga kependidikan tidak menjunjung tinggi nilai-nilai kependidikan, akan dikuatirkan  kualitas pelayanan yang diberikan asal-asalan, tidak ikhlas, tanpa senyum, sehingga menimbulkan kemacetan administrasi.( Priadi Surya, M.Pd)

             Ketika pengoptimalisasi sumber daya manusia telah diberdayakan, bukan suatu hal yang tidak mungkin sekolah memiliki sesuatu yang bernilai. Selain sumber daya manusianya, sistem kerja yang profesional akan sangat menentukan arah yang jelas menuju sekolah yang bermutu. Manajemen yang transparan sebagai jaminan akuntabiltas terhadap warganya dan pengguna layanannya.

Partisipasi yang tinggi dari orang tua murid dalam pendidikan di sekolah merupakan salah satu ciri dari pengelolaan sekolah yang baik, artinya sejauhmana masyarakat dapat diberdayakan dalam proses pendidikan di sekolah adalah indikator terhadap manajemen sekolah yang bersangkutan. Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan ini merupakan sesuatu yang esensial bagi penyelenggaraan sekolah yang baik. Tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah ini nampaknya memberikan pengaruh yang besara bagi kemajuan sekolah, kualitas pelayanan pembelajaran di sekolah yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kemajuan dan prestasi belajar anak-anak di sekolah. Hal ini secara tegas dinyatakan oleh Husen (1988) dalam penelitiannya bahwa siswa dapat belajar banyak karena dirangsang oleh pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru dan akan berhasil dengan baik berkat usaha orang tua mereka dalam memberikan dukungan ( sumber internet )

2014-09-18 11:11:52 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M

1. Peranan Kepala Sekolah Bagi Perkembangan Unit Produksi Sekolah

Dan Sceerens dan Bosker ( 1997 : 207 ), berpendapat yang membedakan sekolah yang kualitasnya baik dengan sekolah yang kualitasnya biasa ialah kepemimpinan kepala sekolahnya. Goldhammer dan Becker ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ) juga menyatakan bahwa dalam sekolah yang bagus tidak dapat dihindari akan dijumpai kepala sekolah yang agresif, dinamis dan secara profesional berhati-hati dalam menyediakan program-program pendidikan yang dianggap penting. Membaik dan memburuknya sekolah dapat dilacak dari kualitas kepala sekolahnya   ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ).

Dengan demikian jika program pengembangan unit produksi pada sebuah sekolah ingin berkembang dan maju sehingga dapat berjalan sesuai dengan tujuannya, maka diperlukan seorang kepala sekolah yang memiliki kepemimpinan yang baik, hal ini tentunya merupakan hambatan besar bagi SMK Sandhy Putra Bandung jika kepala sekolah sering berganti apalagi dengan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai.

Selain itu apabila dilihat dari unit produksi berdasarkan kedudukan dan posisi sebagaimana tertuang dalam Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999)  sebagai berikut :

1.   Unit produksi adalah milik sekolah dan tidak terpisahkan dari   fungsi dan status sekolah.

2.   Penanggung jawab tertinggi unit produksi adalah kepala sekolah bersangkutan.

3.   Kepala sekolah bertanggung jawab kepada kepala bidang pendidikan menengah kejuruan wilayah tentang operasionalisasi     unit produksi.

4.   Unit produksi disekolah dijalankan oleh kepala sekolah dibantu oleh pengurus unit produksi yang dipilih / ditunjuk, dan pengurus unit produksi dipimpin oleh seorang manajer unit produksi.

5.   Unit produksi bekerja sama dengan koperasi sekolah dalam    operasionalisasinya.

6.   Badan penasehat unit produksi memberi saran kebijakan kepada manajer unit produksi untuk dibuat masukan dalam operasionalisasi unit produksi.

7.   Unit produksi dipertanggungjawabkan oleh manajer unit produksi dalam bentuk laporan kepada kepala sekolah dan kepala sekolah memberikannya kepada kepala bidang Pendidikan Menengah Kejuruan minimal satu tahun sekali.

8.   Semua kegiatan unit produksi harus memperhatikan peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

9.   Sekolah dalam mengoperasikan unit produksi dapat bekerja sama dengan pihak luar seperti lembaga pemerintah, dunia usaha industri dan masyarakat luas

10. Pengawasan  unit produksi dilaksanakan oleh kepala sekolah atau badan pengawas yang ditunjuk. (Sumber : Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya)

Maka terlihat dengan jelas bahwa untuk menjalankan sebuah unit produksi peranan seorang kepala sekolah sangat berperan penting di dalam pelaksanaannya.

 

2. Ruang Lingkup Kegiatan Unit Produksi

Kegiatan unit produksi berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999) adalah sebagai berikut :

  1. Mengorganisasikan KBM pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  2. Mengorientasikan kegiatan / meningkatkan kemampuan guru di SMK pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  3. Mengusahakan kegiatan praktik siswa sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industri
  4. Mengusahakan kegiatan magang bagi guru di dunia industri.
  5. Menyelenggarakan kegiatan perawatan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di SMK dengan prinsip swakelola.
  6. Menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang dapat memberikan  imbalan jasa bagi sekolah.
  7. Menyelenggarakan kegiatan dengan bekerjasama dengan dunia industri dalam menunjang unit produksi disekolah.
  8. Melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat umum dengan mendayagunakan sumber daya di sekolah sekaligus dapat memberi nilai tambah bagi sekolah.

Berdasarkan ruang lingkup kegiatan unit produksi di atas hampir sebagian besar kegiatannya  sudah dimiliki dan dilaksanakan  di SMK Sandhy Putra, hanya dalam pengelolaannya  yang tidak profesional, dengan menganut pada prinsip manajemen bisnis seperti tercantum pada Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya. Tetapi lebih berjalan apa adanya.

3. Pengelolaan Unit Produksi

Secara sederhana pola yang dipakai sebagaimana yang tertuang dalam pengembangan unit produksi di sekolah harus melihat dan mengukur kepada,

  1. Jenis usaha / kegiatan yang dilaksanakan di unit produksi.
  2. Sumber daya yang tersedia dan fasilitas yang memadai.
  3. Susunan / struktur unit produksi.
  4. Kondisi situasi yang dihadapi.
  5. Legalitas sesuai dengan perundang-undangan. (Dinas Pendidikan dan kebudayaan, 1997:5)

Dengan demikian untuk mencapai keberhasilan, sebuah unit produksi harus ditentukan faktor yang paling mendukung di sekolah, apakah sumber daya manusia, fasilitas dan sumber biaya, walaupun dari ke tiga faktor tersebut tidak dapat dipisahkan yang satu dengan yang lainnya.

Di SMK Sandhy Putra sumber daya manusia sebagai pelaksana dapat memanfaatkan warga sekolah seperti siswa dan guru, tetapi sebagai mamajer yang dapat mengelola khusus unit produksi diperlukan tenaga secara terpisah mengingat kesibukan guru yang ada, hal ini belum dimiliki oleh SMK Sandhy Putra. Begitu pula dengan fasilitas, banyak sekali fasilitas-fasilitas praktik yang selama ini digunakan dan dapat dimanfaatkan untuk menjalankan unit produksi ini tetapi jumlah dan jenisnya belum memadai, apalagi jika berkaitan dengan ruangan/ tempat. Lahan dan bangunan yang ada hanya dapat dimanfaatkan untuk operasional harian, hal inipun terkadang sering sekali terjadi kekurangan ruangan di saat berbagai kegiatan dilaksanakan pada saat yang bersamaan. Apalagi jika akan menjalankan sebuah unit produksi. Begitu pula dengan biaya yang diperlukan.Unit produksi ini memerlukan pembenahan dalam system dan prosedur, permainan asset dan solusi kreatif.

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M


Breaking News
Pengunjung
22565

 

Salam "Solid, Speed, Smart" sering kita dengarkan dan ucapkan dalam setiap kesempatan. Ada alasan mengapa kata....

 

Kemerdekaan Indonesia diperingati setiap 17 Agustus. Beragam cara dilakukan masyarakat memperingati Hari Ulang....

 

Ir. Cacuk Sudarijanto (lahir di Tulungagung, 29 Januari 1948 – meninggal di Jakarta, 10 Juni 2004 pada u....

 

NILAH.COM, Bandung – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh meresmikan Telkom University (Tel-U)....

 

Me

Telkom University Menggelar Workshop Penyusunan Standar SPMI

Menjelang penyusuanan standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan Telkom University (Tel-U), unit Sistem Penjaminan Mutu (SPM) Tel-U ....

Telkom University Menggelar Workshop Penyusunan Standar SPMI
close
Menjelang penyusuanan standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan Telkom University (Tel-U), unit Sistem Penjaminan Mutu (SPM) Tel-U menyelenggarakan Workshop Standar SPMI di Learning Centre, Senin (15/12/2014). Workshop dibuka oleh Wakil Rektor I, Dr. Heroe Wijanto, MT, dan menghadirkan pembicara tim Pengembang SPMI Ditjen DIKTI Kemendikbud, Elly Erawaty, S.H, LL.M.,Ph.D. Menyoal penyusunan standar SPMI Telkom University, Elly menyampaikan, “Dalam merancang standar mutu perguruan tinggi hendaknya menjadikan visi, misi, tujuan institusi sebagai sumber inspirasi, serta menjadikan peraturan  perundang-undangan dan permendikbud sebagai rambu-rambu dan batasan yang tidak boleh diabaikan,” kata Elly. Ia menegaskan, undang-undang dan permendikbud adalah aturan yang harus dipatuhi perguruan tinggi. Jika SPMI di level institusi, fakultas dan program studi berjalan baik, pasti akreditasinya pun akan baik. Ia menambahkan, dalam perancangan standar mutu  hendaknya mempertimbangkan stakeholder eksternal dan internal perguruan tinggi. Stakeholder eksternal meliputi pengguna lulusan, asosiasi profesi, alumni, orang tua wali mahasiswa dan masyarakat.  Sedangkat stakeholder  internal meliputi dosen, karyawan non dosen dan mahasiswa. “Hasil SPMI nantinya akan masuk ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT). Kalau SPMI baik maka Sistem P....
Me

Direktorat Bisnis Pancangkan Target Rp 1,5 T

DIREKTORAT Bisnis Telkom Foundation menargetkan pendapatan di tahun 2015 sebesar Rp 1,5 triliun. Penetapan target ini dikemukakan dalam hari kedua Wor....

Direktorat Bisnis Pancangkan Target Rp 1,5 T
close
DIREKTORAT Bisnis Telkom Foundation menargetkan pendapatan di tahun 2015 sebesar Rp 1,5 triliun. Penetapan target ini dikemukakan dalam hari kedua Workshop Finalisasi Target Setting RKAP Tahun 2015 dan Rencana Strategis Tahun 2015-2019, di Bandung Techno Park, Rabu (17/12/14). Besaran target ini mencapai 75% dari target Telkom Foundation tahun 2015, yang sebesar Rp 2 T. Dalam workshop yang dihadiri seluruh direktur perusahaan holding beserta anak perusahaan itu, Direktur Bisnis dan Kerjasama Telkom Foundation Sony Sasongko menyebut tahun 2015 sebagai tahun Direktorat Bisnis, di mana seluruh perusahaan yang dinaungi Direktorat Bisnis dan Kerjasama harus dapat membalikkan keadaan menjadi jauh lebih baik dari sekarang. Beliau bahkan menawarkan skema bonus yang menarik untuk memotivasi para direktur. "Alhamdulillah kita sudah mencapai target yang melebihi Telkom University. Tapi, kita memiliki target Rp 1,5 triliun di depan. Kalau bisa mencapai Rp 1,5 triliun pada TW III, maka 50% dari Net bottomline TW IV boleh diambil sebagai fee management,” tuturnya. Dalam rangka mencapai target tersebut, Sony mengatakan bahwa Direktorat Bisnis akan membantu perusahaan-perusahaan melalui workshop, pelatihan, serta penetapan standar seperti model bisnis, cara mengukur output dan sebagainya. Sementara itu ChairmanTelkom Foundation Bapak Johni Girsang berharap jumlah perusahaan di tahun depan harus terus tumbuh. Ia menginginkan agar yayasan bisa melebihi perusahaan Astra yang s....
Me

Chairman Telkom Foundation Serahkan Lima SK

TELKOM Foundation menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun, pengangkatan pegawai, serta mutasi jabatan kepada lima karyawannya pada Senin (15/12/2014)....

Chairman Telkom Foundation Serahkan Lima SK
close
TELKOM Foundation menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun, pengangkatan pegawai, serta mutasi jabatan kepada lima karyawannya pada Senin (15/12/2014) di Ruang Rapat Lt.1 Gedung Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University, Bandung. Kelima pegawai yang menerima SK itu adalah DR. Rono Prakoso, S.H., M.Hum., M.Kn., Harrie Lutfie, Ir., M.M dan Hendratno, S.E, Akt., M.M., Dwi Joko Purwanto, dan Yani Nuraeni. Terhitung sejak diterimanya SK tersebut, Rono akan memasuki masa pensiun, Harry dan Hendratno secara resmi diangkat sebagai pegawai tetap, sementara Dwi Joko yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Kesekretarian dan Public Relation Universitas Telkom akan bertugas menjadi AVP Human Capital Development Telkom Foundation. Posisi Dwi Joko di kampus akan digantikan oleh Yani Nuraeni. Chairman dari Telkom Foundation Bapak Johni Girsang mengucapkan penghormatan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dr. Rono atas masa baktinya bersama Telkom Foundation selama 34 tahun terakhir. Kepada Hendratno dan Harry, Pak Johni berharap agar keduanya dapat mengabdikan diri dengan baik untuk kemajuan Telkom Foundation. Sementara kepada Dwi Joko, Chairman mengharapkan konsep tentang SDM, termasuk pembinaannya. Rono yang mewakili penerima SK hari itu mengucapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya atas kerja sama yang baik dengan seluruh pegawai dan karyawan Telkom. "Khususnya kepada Pak Johni, BOD Telkom yang selama 34 tahun mempercayakan saya menunaikan segala tugas. D....
Me

Film Pendek “Kejarlah Sehat” Karya Roufy Husein Nasution

Sehari-hari kita selalu disibukkan dengan berbagai rutinitas. Beban pekerjaan, tugas kuliah atau hal lain yang bersifat kewajiban terkadang membuat ki....

Film Pendek “Kejarlah Sehat” Karya Roufy Husein Nasution
close
Sehari-hari kita selalu disibukkan dengan berbagai rutinitas. Beban pekerjaan, tugas kuliah atau hal lain yang bersifat kewajiban terkadang membuat kita sulit sekali meluangkan waktu untuk berekreasi, walaupun hanya sekedar menghirup udara segar di teras rumah. Apa lagi ditambah kebiasaan buruk yang kurang menyehatkan. Seperti merokok, duduk terlalu lama menikmati social media, atau jajan sembarangan. Tentu semua itu membuat kesehatan kita semakin menurun.  “Kejarlah Sehat” itulah judul sebuah film pendek berdurasi 3 menit. Film ini menyampaikan pesan tentang pentingnya melakukan olah raga setiap hari untuk mengejar sehat. Film ini menggugah kesadaran khalayak tentang beberapa kebiasaan buruk yang tanpa kita sadar justru memperburuk kesehatan kita. Film ini merupakan karya mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University, M. Roufy Husein Nasution di bawah bimbingan dosen  FIK Bapak Jerry Donald. Melalui film “Kejarlah Sehat” Roufy meraih penghargaan juara harapan pada Lomba Video Kementerian Kesehatan yang mengusung tema Sehat itu Indah pada tahun 2013 lalu. ***risca  ....
Me

Pelatihan Gratis Untuk Guru SMAN 1 Parongpong

Sebanyak 40 guru SMAN 1 Parongpong mengikuti pelatihan metode  pembelajaran interaktif Power Point,  Sabtu (6/12/2014). Pelatihan ini gratis....

Pelatihan Gratis Untuk Guru SMAN 1 Parongpong
close
Sebanyak 40 guru SMAN 1 Parongpong mengikuti pelatihan metode  pembelajaran interaktif Power Point,  Sabtu (6/12/2014). Pelatihan ini gratis diselenggarakan oleh Telkom PDC untuk para guru agar dapat meningkatkan kompetensinya menjelang era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)  tahun depan. Materi pelatihan yang diajarkan oleh instruktur dari Telkom PDC adalah mengenal tools dasar dan area kerja Micrososft Power Point 2010. Selain itu, para guru juga berlatih membuat desain presentasi, membuat animasi presentasi yang interaktif, menggunakan materi audio, video dan membuat animasi antar slide. “Kami berterima kasih kepada Telkom PDC atas diselenggarakannya free workshop  ini oleh team Telkom PDC di sekolah kami. Workshop ini sangat bermanfaat, karena selama ini kami memanfaatkan power point  dengan cara sederhana  seperti menambahkan tulisan dan membuat bagan saja. Mungkin ini kurang menarik bagi siswa. Setelah mengikuti workshop  kami bisa  memanfaatkan power point untuk membuat media pembelajaran yang menarik,” ungkap Winny, guru SMAN 1 Parongpong. Harapnya,  dengan ilmu baru para guru bisa meningkatkan kualitas pendidikan SMAN 1 Parongpong dan tim Telkom PDC masih mau berbagi ilmu kepada para guru SMAN 1 Parongpong di lain waktu. Sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan di Indonesia khususnya pendidikan IT dan manajemen, Telkom PDC terus menjadi pendukung dalam mengembangkan SD....
Me

Bandung Technopark dan Technology Park Malaysia Sepakati Kerjasama

Bandung Technopark (BTP) dan Technology  Park Malaysia (TPM) sepakat untuk bekerjasama. Kesepakatan tersebut tercantum dalam MoU yang ditandatang....

Bandung Technopark dan Technology Park Malaysia Sepakati Kerjasama
close
Bandung Technopark (BTP) dan Technology  Park Malaysia (TPM) sepakat untuk bekerjasama. Kesepakatan tersebut tercantum dalam MoU yang ditandatangani oleh Direktur BTP Jangkung Raharjo dan CEO TPM Mohd Azman, Kamis (4/9), di gedung Bandung Techno Park di Kawasan Bandung Technoplex. BTP dan TPM akan bekerjasama  dalam mengembangkan co-incubation program/soft-landing untuk para start-up company dari BTP dan PTM. Mencakup fasilitas berupa jasa, layanan inkubasi virtual dan fasilitas kantor. Kerjasama ini memungkinkan bagi start up BTP dapat memanfaatkan fasilitas TPM, demikian sebaliknya. Tentunya dengan tetap menyesuaikan pada prosedur yang berlaku di BTP dan TPM yang telah disepakati. “Jangka waktu program ini selama dua tahun. Namun tidak menutup kemungkinan jika nantinya diperpanjang,” ungkap Direktur BPT, Ir. Jangkung Raharjo, MT. Di program ini, para start up  akan berkesempatan untuk melakukan eksplorasi bisnis selama satu tahun. Pun dapat memanfaatkan semua layanan dan fasilitas secara bersama-sama tanpa aada biaya-biaya lagi. ***risca....

 

Iklan Layanan Masyarakat "SEHAT ITU INDAH" karya Roufy Husein Nasution

2014-09-24 16:24:43 34 View

Pembacaan Al-Quran Oleh Siswa TK Telkom Surat Al Naas

2014-07-18 11:05:47 32 View

Tim Brainstate Telkom University Tampil Di Kompas TV

2014-07-18 01:57:42 34 View

Peresmian Telkom School SMP Telkom Bandung

2014-07-18 01:56:58 30 View

Grand Launching Telkom University Bandung

2014-07-18 01:55:31 31 View

ALL VIDEO