Berita Terbaru
  • Media Gathering, Jalin Kemitraan Dengan Insan Media
  • Telkom Untuk Pendidikan Indonesia
  • SMK Telkom Medan Ditetapkan Sebagai Mikrotik Academy Training
  • Telkom PDC Gelar Lomba Simulasi Proses Bisnis
  • Team Paskomda SMK Telkom Medan Boyong Juara Umum 2
  • TK Sandhy Putra Bandung Belajar dan Beprestasi Lewat Marching Band
  • SMK Telkom Banjarbaru Siap Gelar Uji Kompetensi UN 2015
Sebanyak 20 wartawan dari media cetak, online dan elektronik mengikuti kegiatan Telkom Media Gathering yang diselenggarakan di Aula Gedung Fakultas Industri Kreatif lantai 4 Telkom University pada Jum'at,(27/02) lalu.  Dalam kegiatan yang bertajuk  On Creating Future For The Nation ini, empat wakil dari Telkom Grup memberikan samb....

 

Berawal dari Corporate Social Responsibility (CSR), PT Telkom Indonesia melalui Telkom Foundation telah memperluas layanan pendidikannya. Mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Berdirinya BTP yang kini menjadi techno park terbaik di Indonesia bidang ICT semakin mengukuhkan langkah Telkom. Dengan lini yang lengkap ini tak berlebihan rasan....

 

SMK Telkom Medan menjadi penyelenggara Akademi Mikrotik, penetapan SMK Telkom Medan menjadi pusat pembelajar Mikrotik ini diberikan oleh Mikrotikls Latvia Internasional pada Rabu (25/02) di SMK Telkom Medan. Peresmian Akademi Mikrotik ini menjadika SMK Telkom Medan sebagai SMK pertama yang  menjadi tempat penyelenggaraan pembelajaran mikro....

 

Telkom PDC bekerja sama dengan Monsoon Academy dan SAP Asia Pasifik mengadakan lomba simulasi bisnis proses. Lomba internasional ini bertajuk The ultimate enterprise resource management challenge 2015. Sebuah platform pelatihan simulasi bisnis dan game revolusioner dari MonsoonSIM yang mempelajari 12 konsep bisnis hanya dalam 1 hari.  Se....

 

Berita gembira datang dari SMK Telkom Medan, Team Pasukan Komando Pengibar Bendera (Paskomda) berhasil meraih juara umum 2 dalam gelaran  Kapas Open Cup 2015, Move And Tour Campus di Kampus Institut Teknologi Medan (ITM) pada 20-22 Februari 2015 lalu.  Prestasi ini bukan diraih dengan mudah, Team Paskomda harus bersaing dengan pe....

 

Suara gaduh memenuhi ruang kesenian di TK Sandhy Putra Buah Batu Bandung. Rupanya disana sejumlah siswa tengah berlatih marching band. Meski tubuh mereka mungil, namun tak menjadi penghalang bagi  Eza dan kawan-kawn untuk memainkan berbagai alat musik seperti snare drum, bass drum, bellyra dan symbal.  Tak hanya jago kandang, ter....

 

Dua laboratorium SMK Telkom Banjarbaru  pada program studi Teknik Jaringan Akses serta  Teknik Komputer dan Jaringan  siap digunakan untuk pelaksanaan uji kompetensi pada Ujian Nasional (UN) 2015. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru beberapa waktu lalu.  Men....

 

Kontribusi
2014-09-18 13:18:20 Read More

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

Salah satu amanat Undang-Undang Dasar Negara Repulik Indonesia tahun 1945 adalah kewajiban pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan bangsa yang cerdas maka pembangunan nasional di segala bidang akan sangat mudah dan pesat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita sebagai bangsa indonesia untuk berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sistem pendidikan yang sesuai dengan Undang-undang.
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (PT. Telkom) mengambil peran penting dalam menjalankan amanat UUD 1945 untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Peran tersebut diwujudkan dengan membentuk sebuah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang saat ini telah menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi serta pelatihan & sertifikasi guna mengembangkan SDM yang profesional di bidang Teknologi, Informasi, Multimedia, Edutainment dan Services (TIMES). YPT memiliki visi, "Menjadi Yayasan Bermutu Dalam Bidang Pendidikan dengan Standard Internasional Untuk Pembentukan Insan yang Berkarakter Unggul" serta terus berusaha untuk menjadi lembaga yang berkelas dunia (World-Class) dalam bidang pendidikan dan pelatihan dengan meningkatkan kompetisi lembaga yaitu yang berorientasi pelanggan dan berkompetisi dalam persaingan global.
Salah satu strategi dalam mewujudkan visi tersebut adalah pelaksanaan sistem pendidikan menengah kujuruan (vokasi) melalui SMK Telkom Sandhy Putra yang telah menyebar di 7 kota besar di seluruh Indonesia. Dan kualitas lulusan SMK sangat erat kaitannya dengan kualitas pembangunan bangsa dalam sektor ketenagakerjaan. Jika SMK-SMK di bawah naungan YPT mampu menghasilkan lulusan-lulusan berkelas dunia, dapat dipastikan Negara Republik Indonesia tidak akan gentar menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 2015 mendatang.
Namun kualitas lulusan yang baik tidak akan mudah kita hasilkan tanpa kualitas penyelenggaraan pendidikan yang baik pula. Melihat kondisi dan situasi pada SMK Telkom Sandhy Putra saat ini, masih perlu banyak perbaikan untuk memajukan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. Tantangan sekaligus peluang kedepan menjadi dasar dalam menentukan strategi untuk pengembangan
3
penyelenggaraan pendidikan yang berkelanjutan dan menyeluruh. Oleh karena itu, melalui makalah yang berjudul “Tantangan Globalisasi dan Modernisasi Sebagai Peluang Mencetak Lulusan SMK Berkelas Dunia” ini, penulis berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam melaksanakan amanat UUD 1945, khususnya dalam membangun kualitas lembaga pendidikan menengah kejuruan di bawah naungan YPT.

2014-09-18 12:55:29 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

Sejauh mana pembenahan yang akan dilakukan oleh sekolah,  sangat menentukan pencapaian target .  Prioritas utama yang sebaiknya dituju adalah pemberdayaan sumber daya manusianya, dalam hal ini adalah kepala sekolah,  tenaga pendidik ( guru ) dan tenaga kependidikan ( karyawan ).

 

Seperti diketahui faktor-faktor pendukung dari adanya suatu penyelenggara pendidikan, antara lain :

 

  1. Faktor Kepala Sekolah

Kepala Sekolah adalah orang yang memimpin  dan mengorganisir suatu sekolah. Maju mundurnya suatu sekolah tergantung dari bagaimana kepala sekolah mengorganisir sekolahnya.  Kepala Sekolah yang baik tentunya akan mengikuti perkembangan sekolahnya, dan apabila  terdapat masalah atau kekurangan, akan berusaha untuk mencari solusi atau memperbaikinya

 

  1. Faktor Guru

Guru merupakan faktor sentral dalam pendidikan, karena berhubungan langsung dengan peserta didik. Kompetensi dasar yang harus  dimiliki seorang guru antara lain kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kinerja guru akan mencerminkan ke empat kompetensi tersebut. Untuk meningkatkan keprofesionalitasnya, seorang guru harus menambah pengalaman dan peningkatan ilmunya, seperti mengikuti pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan tugas seorang guru. Untuk masa sekarang ini, seorang guru harus menambah kemampuannya di bidang teknologi informasi.

Kendala-kendala yang akan dihadapi guru, jika tidak memiliki    kompetensi-kompetensi tersebut antara lain :

ü  kurangnya pemahaman guru terhadap psikologi anak,

ü   cara penyampaian yang tidak dapat dipahami oleh siswa,   

ü  kurangnya penguasaan materi yang diajarkan, sehingga pemahaman siswa menjadi tidak optimal,

ü  atau kurangnya kreatifitas dan inovasi guru dalam mengajar.

 

  1. Faktor Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana juga akan ikut  mempengaruhi hasil belajar siswa. Kebutuhan akan ruang belajar yang nyaman, fasialitas pendukung untuk belajar yang memadai, seperti buku-buku, komputer, lapangan olah  raga,   alat – alat pembelajaran, menjadi  pendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Setiap peserta didik membutuhkan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran berbasis teknologi informasi menjadi salah satu pilihan pada era globalisasi ini. Kebutuhan akan pengalaman belajar yang mendekati suasana sebenarnya,  informasi yang cepat, pengalaman belajar yang menyenangkan melalui permainan, dapat diberikan melalui media berbasis internet. Pemanfaatan teknologi merangsang daya kreatifitas dan motivasi belajar  peserta didik.

Kemudahan pemakaian teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadikan ciri khas SD Sandhy Putra, yang berada di bawah naungan yayasan TELKOM.

 

 

 

  1. Faktor Tenaga Kependidikan

Tenaga Kependidikan dalam hal ini merupakan tenaga administrasi sekolah, yang sering disebut dengan istilah tata usaha (TU) dan petugas layanan khusus, seperti penjaga sekolah, satpam ,  juga mempunyai peran dalam terlaksananya pendidikan sekolah. Meski bertugas sebagai tenaga kependidikan yang tidak mengajar, mereka tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan . Apabila tenaga kependidikan tidak menjunjung tinggi nilai-nilai kependidikan, akan dikuatirkan  kualitas pelayanan yang diberikan asal-asalan, tidak ikhlas, tanpa senyum, sehingga menimbulkan kemacetan administrasi.( Priadi Surya, M.Pd)

             Ketika pengoptimalisasi sumber daya manusia telah diberdayakan, bukan suatu hal yang tidak mungkin sekolah memiliki sesuatu yang bernilai. Selain sumber daya manusianya, sistem kerja yang profesional akan sangat menentukan arah yang jelas menuju sekolah yang bermutu. Manajemen yang transparan sebagai jaminan akuntabiltas terhadap warganya dan pengguna layanannya.

Partisipasi yang tinggi dari orang tua murid dalam pendidikan di sekolah merupakan salah satu ciri dari pengelolaan sekolah yang baik, artinya sejauhmana masyarakat dapat diberdayakan dalam proses pendidikan di sekolah adalah indikator terhadap manajemen sekolah yang bersangkutan. Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan ini merupakan sesuatu yang esensial bagi penyelenggaraan sekolah yang baik. Tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah ini nampaknya memberikan pengaruh yang besara bagi kemajuan sekolah, kualitas pelayanan pembelajaran di sekolah yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kemajuan dan prestasi belajar anak-anak di sekolah. Hal ini secara tegas dinyatakan oleh Husen (1988) dalam penelitiannya bahwa siswa dapat belajar banyak karena dirangsang oleh pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru dan akan berhasil dengan baik berkat usaha orang tua mereka dalam memberikan dukungan ( sumber internet )

2014-09-18 11:11:52 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M

1. Peranan Kepala Sekolah Bagi Perkembangan Unit Produksi Sekolah

Dan Sceerens dan Bosker ( 1997 : 207 ), berpendapat yang membedakan sekolah yang kualitasnya baik dengan sekolah yang kualitasnya biasa ialah kepemimpinan kepala sekolahnya. Goldhammer dan Becker ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ) juga menyatakan bahwa dalam sekolah yang bagus tidak dapat dihindari akan dijumpai kepala sekolah yang agresif, dinamis dan secara profesional berhati-hati dalam menyediakan program-program pendidikan yang dianggap penting. Membaik dan memburuknya sekolah dapat dilacak dari kualitas kepala sekolahnya   ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ).

Dengan demikian jika program pengembangan unit produksi pada sebuah sekolah ingin berkembang dan maju sehingga dapat berjalan sesuai dengan tujuannya, maka diperlukan seorang kepala sekolah yang memiliki kepemimpinan yang baik, hal ini tentunya merupakan hambatan besar bagi SMK Sandhy Putra Bandung jika kepala sekolah sering berganti apalagi dengan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai.

Selain itu apabila dilihat dari unit produksi berdasarkan kedudukan dan posisi sebagaimana tertuang dalam Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999)  sebagai berikut :

1.   Unit produksi adalah milik sekolah dan tidak terpisahkan dari   fungsi dan status sekolah.

2.   Penanggung jawab tertinggi unit produksi adalah kepala sekolah bersangkutan.

3.   Kepala sekolah bertanggung jawab kepada kepala bidang pendidikan menengah kejuruan wilayah tentang operasionalisasi     unit produksi.

4.   Unit produksi disekolah dijalankan oleh kepala sekolah dibantu oleh pengurus unit produksi yang dipilih / ditunjuk, dan pengurus unit produksi dipimpin oleh seorang manajer unit produksi.

5.   Unit produksi bekerja sama dengan koperasi sekolah dalam    operasionalisasinya.

6.   Badan penasehat unit produksi memberi saran kebijakan kepada manajer unit produksi untuk dibuat masukan dalam operasionalisasi unit produksi.

7.   Unit produksi dipertanggungjawabkan oleh manajer unit produksi dalam bentuk laporan kepada kepala sekolah dan kepala sekolah memberikannya kepada kepala bidang Pendidikan Menengah Kejuruan minimal satu tahun sekali.

8.   Semua kegiatan unit produksi harus memperhatikan peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

9.   Sekolah dalam mengoperasikan unit produksi dapat bekerja sama dengan pihak luar seperti lembaga pemerintah, dunia usaha industri dan masyarakat luas

10. Pengawasan  unit produksi dilaksanakan oleh kepala sekolah atau badan pengawas yang ditunjuk. (Sumber : Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya)

Maka terlihat dengan jelas bahwa untuk menjalankan sebuah unit produksi peranan seorang kepala sekolah sangat berperan penting di dalam pelaksanaannya.

 

2. Ruang Lingkup Kegiatan Unit Produksi

Kegiatan unit produksi berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999) adalah sebagai berikut :

  1. Mengorganisasikan KBM pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  2. Mengorientasikan kegiatan / meningkatkan kemampuan guru di SMK pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  3. Mengusahakan kegiatan praktik siswa sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industri
  4. Mengusahakan kegiatan magang bagi guru di dunia industri.
  5. Menyelenggarakan kegiatan perawatan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di SMK dengan prinsip swakelola.
  6. Menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang dapat memberikan  imbalan jasa bagi sekolah.
  7. Menyelenggarakan kegiatan dengan bekerjasama dengan dunia industri dalam menunjang unit produksi disekolah.
  8. Melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat umum dengan mendayagunakan sumber daya di sekolah sekaligus dapat memberi nilai tambah bagi sekolah.

Berdasarkan ruang lingkup kegiatan unit produksi di atas hampir sebagian besar kegiatannya  sudah dimiliki dan dilaksanakan  di SMK Sandhy Putra, hanya dalam pengelolaannya  yang tidak profesional, dengan menganut pada prinsip manajemen bisnis seperti tercantum pada Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya. Tetapi lebih berjalan apa adanya.

3. Pengelolaan Unit Produksi

Secara sederhana pola yang dipakai sebagaimana yang tertuang dalam pengembangan unit produksi di sekolah harus melihat dan mengukur kepada,

  1. Jenis usaha / kegiatan yang dilaksanakan di unit produksi.
  2. Sumber daya yang tersedia dan fasilitas yang memadai.
  3. Susunan / struktur unit produksi.
  4. Kondisi situasi yang dihadapi.
  5. Legalitas sesuai dengan perundang-undangan. (Dinas Pendidikan dan kebudayaan, 1997:5)

Dengan demikian untuk mencapai keberhasilan, sebuah unit produksi harus ditentukan faktor yang paling mendukung di sekolah, apakah sumber daya manusia, fasilitas dan sumber biaya, walaupun dari ke tiga faktor tersebut tidak dapat dipisahkan yang satu dengan yang lainnya.

Di SMK Sandhy Putra sumber daya manusia sebagai pelaksana dapat memanfaatkan warga sekolah seperti siswa dan guru, tetapi sebagai mamajer yang dapat mengelola khusus unit produksi diperlukan tenaga secara terpisah mengingat kesibukan guru yang ada, hal ini belum dimiliki oleh SMK Sandhy Putra. Begitu pula dengan fasilitas, banyak sekali fasilitas-fasilitas praktik yang selama ini digunakan dan dapat dimanfaatkan untuk menjalankan unit produksi ini tetapi jumlah dan jenisnya belum memadai, apalagi jika berkaitan dengan ruangan/ tempat. Lahan dan bangunan yang ada hanya dapat dimanfaatkan untuk operasional harian, hal inipun terkadang sering sekali terjadi kekurangan ruangan di saat berbagai kegiatan dilaksanakan pada saat yang bersamaan. Apalagi jika akan menjalankan sebuah unit produksi. Begitu pula dengan biaya yang diperlukan.Unit produksi ini memerlukan pembenahan dalam system dan prosedur, permainan asset dan solusi kreatif.

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M


Breaking News
Pengunjung
32192

 

Assalamualaikum Wr. Wb.,  Membuka catatan kecil ini mari sejenak kita menengok jauh ke belakang. Melihat....

 

Kemerdekaan Indonesia diperingati setiap 17 Agustus. Beragam cara dilakukan masyarakat memperingati Hari Ulang....

 

Ir. Cacuk Sudarijanto (lahir di Tulungagung, 29 Januari 1948 – meninggal di Jakarta, 10 Juni 2004 pada u....

 

Menyejajarkan Bangsa Indonesia di Era Pasar Bebas Dalam era ekonomi global sekarang, salahsatunya ditandai pe....

 

Me

Telkom PDC Gelar Lomba Simulasi Proses Bisnis

Telkom PDC bekerja sama dengan Monsoon Academy dan SAP Asia Pasifik mengadakan lomba simulasi bisnis proses. Lomba internasional ini bertajuk The ulti....

Telkom PDC Gelar Lomba Simulasi Proses Bisnis
close
Telkom PDC bekerja sama dengan Monsoon Academy dan SAP Asia Pasifik mengadakan lomba simulasi bisnis proses. Lomba internasional ini bertajuk The ultimate enterprise resource management challenge 2015. Sebuah platform pelatihan simulasi bisnis dan game revolusioner dari MonsoonSIM yang mempelajari 12 konsep bisnis hanya dalam 1 hari.  Setiap minggunya digelar Play off di Telkom PDC, hingga saat ini sudah diadakan dua kali Play Off yang diikuti oleh beberapa kampus di Bandung. Play Off pertama diikuti oleh 5 team yaitu 3 Team dari Tel-U, 1 Team dari Widyatama dan 1 Team lagi dari Unpas. Play Off pertama ini dimenangkan oleh Team Motekar UNPAS dengan laba sebesar 16.287.743 USD.  Play Off kedua diikuti oleh 2 Team dari CCDP Telkom PDC, 2 team dari unpas dan 1 team dari Widyatama. Pemenang pada putaran kali ini adalah tim SO CLEAN dari widyatama dengan laba sebesar 1.269.404 USD.  Perlombaan ini disambut antusias oleh Direktur TelkomPDC Syahruddin Podding, Ir.,MM. Karena sesuai dengan tujuan TelkomPDC yang terus mendukung dunia pendidikan Indonesia sampai ke dunia internasional.  Menurut Podding games proses bisnis ini mengajarkan mahasiswa untuk mengerti konsep proses bisnis dalam perusahaan virtual. Dalam prakteknya ada banyak aspek yag harus diperhatikan agar perusahaan bisa sesuai dengan harapan. "Selain membutuhkan kerjasama tim yang baik, ada sejumlah aspek yang perlu diperhatikan, fokus dalam hal me....
Me

Telkom Foundation Sosialisasikan Transformasi Organisasi

Telkom Foundation memasuki babak baru setelah melakukan transformasi organisasi yayasan pada Rabu, 18 Februari 2015 di Aula Gedung Fakultas Industri K....

Telkom Foundation Sosialisasikan Transformasi Organisasi
close
Telkom Foundation memasuki babak baru setelah melakukan transformasi organisasi yayasan pada Rabu, 18 Februari 2015 di Aula Gedung Fakultas Industri Kreatif lantai 4 Telkom University.  Dalam kegiatan tersbut juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengawakan organisasi Kantor Badan Pelaksana Kegiatan YPT-YSPT, SK Pengawakan organisasi Telkom Profesional Development Center (PDC), SK Pengawakan organisasi Bandung Techno Park (BTP) dan SK pengawakan anak perusahaan. Dalam sambutannya Ketua Telkom Foundation Ir. Dwi S. Purnomo, MM mengatakan untuk bisa memajukan yayasan baik itu lingkungan pendidikan dan bisnis, dibutuhkan struktur yang lincah . Untuk itu perubahan adalah hal perlu dilakukan untuk kemajuan yayasan. "Yayasan adalah pelayan semua unit, kita harus memberikan yang terbaik sehingga unit juga memberikan pelayanan terbaik pada stakeholdernya,"katanya. Sementara itu Director of General Affairs.Drs. Dedi Supriadi, MM ada beberapa hal yang membuat yayasan harus melakukan Transformasi organisasi. yang pertama sifat organisasi yang dinamis membuatnya senantiasa melakukan perubahan. Kedua perlunya yayasan untuk fokus. Selanjutnya adanya tuntutan dari konsumen membuat yayasan harus melakukan perubahan. Terkahir penegasan visi, misi dan strategi yayasan. Dalam transformasi organisasi, disebutkan dari 21 anak perusahaan yang ada akan digabungkan menjadi beberapa perusahaan yaitu CSM , SPM, Zora, K-LIte dan Trengginas. "Dengan  trans....
Me

Media Gathering, Jalin Kemitraan Dengan Insan Media

Sebanyak 20 wartawan dari media cetak, online dan elektronik mengikuti kegiatan Telkom Media Gathering yang diselenggarakan di Aula Gedung Fakultas In....

Media Gathering, Jalin Kemitraan Dengan Insan Media
close
Sebanyak 20 wartawan dari media cetak, online dan elektronik mengikuti kegiatan Telkom Media Gathering yang diselenggarakan di Aula Gedung Fakultas Industri Kreatif lantai 4 Telkom University pada Jum'at,(27/02) lalu.  Dalam kegiatan yang bertajuk  On Creating Future For The Nation ini, empat wakil dari Telkom Grup memberikan sambutan yaitu  AVP Communiction Telkom Pujo Pramono, Direktur Higher Education Telkom Foundation  Dr. Yudi Pramudiana, Wakil Rektor I Telkom University Dr. Heru Wijanto, dan Direktur Bandung Techno Park (BTP) Ir. Jangkung Raharjo MT. Usai penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi konferensi pers. Selanjutnya wartawan mengunjungi pameran produk mahasiswa Tel-U yang berada di gedung yang sama. Produk yang dipamerkan diantaranya nano satelit, bird spy robot, montrast dll. Untuk melengkapi informasi seputar unit pendidikan khususnya di Tel-U, para wartawan diajak berkeliling kampus. Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke BTP.  Banyak wartawan yang penasaran dengan berbagai produk inovasi yang dihasilkan BTP seperti traffic grab, postur check, U- Kit dll. Direktur Higher Education Telkom Foundation  Dr. Yudi Pramudiana menuturkan dalam pengelolaan yayasan,  media dikategorikan sebagai non market stakeholder, tidak berpengaruh secara langsung namun sangat strategis. Karena mampu mempengaruhi persepsi publik, untuk itulah pentingnya menjalin hubungan baik dengan media. Sehingga apa yang di....
Me

PMR SMP Telkom Bandung Gelar Bakti Sosial

Sengat matahari yang terik tak memutuskan semangat anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Telkom Bandung menuju ke Panti Asuhan Bakti Pertiwi Pertiwi d....

PMR SMP Telkom Bandung Gelar Bakti Sosial
close
Sengat matahari yang terik tak memutuskan semangat anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Telkom Bandung menuju ke Panti Asuhan Bakti Pertiwi Pertiwi di Kp. Manggahang Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Apalagi kedatangan mereka ke sana untuk tujuan mulia, menyerahkan sumbangan pada mereka yang membutuhkan. Yah, PMR SMP Telkom Bandung  memang giat melakukan aksi bakti social. Pada hari Kamis, 12 Februari 2015 lalu gilirannya Panti Asuhan yang mendapatkan bantuan dari keluarga besar SMP Telkom Bandung ini.  Alhamdulilah sumbangan yang bisa diberikan berupa uang sejumlah Rp. 4 juta, pakaian, beras  62,5 kg , mie instan sebanyak 10 dus dan snack berjumlah 130 bungkus. Kepala Sekolah SMP Telkom Bandung, Alit Munawar Holil, S.Pd., M.MPd  berharap bakti sosial bisa  menumbuhkan  rasa simpati, empati dan kepedulian siswa pada sesama. Hal ini katanya sejalan dengan dengan dimensi sehat dan selamat Telkom Foundation.“Semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat, siswa juga bisa memetik makna dari kegiatan yang mereka lakukan. Yang lebih penting lagi lagi selalu bersyukur kepada Allah SWT,” pungkasnya.Sebagai sebuah kegiatan ekstrakuliluler di sekolah, PMR sangat bermanfaat  untuk diikuti siswa. Selain menjadi media pembeljaran dalam membiasakan dan melatih kerjasama siswa. PMR juga menanamkan rasa kepedulian dan tolong m....
Me

Telkom Untuk Pendidikan Indonesia

Berawal dari Corporate Social Responsibility (CSR), PT Telkom Indonesia melalui Telkom Foundation telah memperluas layanan pendidikannya. Mulai dari t....

Telkom Untuk Pendidikan Indonesia
close
Berawal dari Corporate Social Responsibility (CSR), PT Telkom Indonesia melalui Telkom Foundation telah memperluas layanan pendidikannya. Mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Berdirinya BTP yang kini menjadi techno park terbaik di Indonesia bidang ICT semakin mengukuhkan langkah Telkom. Dengan lini yang lengkap ini tak berlebihan rasanya kalau Presiden Jokowi meminta BUMN lain untuk melalukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan Telkom.  AVP Communication Telkom Pujo Pramono  mengatakan apa yang sudah dilakukan Telkom melalui Telkom Foundation menjadi bukti nyata kontribusi Telkom pada dunia pendidikan Indonesia khususnya bidang ICT.  "Industri telekomunikasi erat dengan teknologi dan dunia pendidikan. Melalui pendidikan, industri ini akan berkembang pesat. Dengan banyaknya unit pendidikan yang ada diharapkan mampu menghasilkan bibit atau generasi unggul bidang ICT,"jelasnya dalam acara Telkom Media Gathering "On Creating Future For The Nation" di Aula Gedung Fakultas Industri Kreatif lantai 4 Telkom University pada Jum'at,(27/02) lalu. Salah satu persembahan terbaik PT Telkom Indonesia adalah Telkom University, gabungan empat perguruan tinggi ini kini menjelma menjadi universitas yang diperhitungkan baik secara nasional maupun global.Warkil rektor I Telkom University Dr Heru Wijanto mengatakan, hingga saat ini Telkom University telah membina sekitar 50.000 mahasiswa. Dari jumlah tersebut sebanyak 27.000 telah ....
Me

SMK Telkom Bersiap Jadi Pusat Pembelajaran Mikrotik Siswa

SMK Telkom akan menjadi pusat pembelajaran mikrotik, dari tujuh SMK Telkom  yang tersebar di seluruh Indonesia tiga diantaranya sudah memili....

SMK Telkom Bersiap Jadi Pusat Pembelajaran Mikrotik Siswa
close
SMK Telkom akan menjadi pusat pembelajaran mikrotik, dari tujuh SMK Telkom  yang tersebar di seluruh Indonesia tiga diantaranya sudah memiliki mikrotik akademi yaitu Malang, Jakarta dan Bandung. SMK Telkom Malang sudah mempunyai mikrotik akademi sejak tahun 2014, sedangkan mikrotik akademi SMK Telkom Jakarta dan SMK Telkom Bandung baru saja diresmikan tepatnya pada 27 dan 28 Januari 2015 lalu. Selanjutnya mikrotik  akademi training  akan diresmikan di SMK Telkom Medan, Banjarbaru, Makasar dan Purwokerto. SMK Telkom Jakarta dan SMK Telkom Bandung juga mendapatkan hibah dari MIKROTIKLS LATVIA berupa 20 router mikrotik yang nantinya akan digunakan di mikrotik akademi sekolah masing-masing. Selain itu juga guru-guru yang telah lulus jadi assesor mendapatkan sertifikat berstandar internasional. Ketua Telkom Foundation Ir. Dwi S. Purnomo, M.M menuturkan kegiatan ini sesuai dengan visi misi yayasan, menjadi yayasan  bermutu dalam bidang pendidikan dengan standard internasional untuk pembentukan insan yang berkarakter unggul.  "Kami akan senantiasa melakukan improvement education selaras dengan kompetensi kebutuhan human resources di dunia kerja dalam membangun peradaban bangsa,"katanya. Direktur Primary & Secondary Educations Telkom Foundation Ir. Rina D. Pasaribu, Msc menjelaskan sebelum bisa menjadi penyelenggara akademi mikrotik, sekolah harus memiliki assesor bersertif....

 

Iklan Layanan Masyarakat "SEHAT ITU INDAH" karya Roufy Husein Nasution

2014-09-24 16:24:43 42 View

Pembacaan Al-Quran Oleh Siswa TK Telkom Surat Al Naas

2014-07-18 11:05:47 42 View

Tim Brainstate Telkom University Tampil Di Kompas TV

2014-07-18 01:57:42 46 View

Peresmian Telkom School SMP Telkom Bandung

2014-07-18 01:56:58 42 View

Grand Launching Telkom University Bandung

2014-07-18 01:55:31 41 View

ALL VIDEO