Berita Terbaru
  • Utamakan Yang Utama
  • BUMN Marketeers Club Bandung “Are You Ready to Go Global?”
  • Pentesting Indonesia, Startup Binaan BTP Merambah Pasar Internasional
  • SMP Telkom Bandung Gelar Latihan Ujian SD/MI
  • Wisuda Telkom University *Alumni Miliki Peran Penting Bagi Kampus
  • IAW Gelar Wikusama Festival ke-4
  • Telkom Foundation Gelar Pelatihan Simkug Online
Assalamualaikum Wr.Wb.,   Tranformasi yang baru saja dilakukan Yayasan menjadi gerbang pembuka untuk menapaki langkah berikutnya. Setelah Organisasinya dibenahi, selanjutnya kita membutuhkan sebuah program yang bisa mempercepat laju kendaraan baru kita.  Saya percaya untuk membuat sesuatu yang besar, butuh langkah awal yang ber....

 

  BUMN Marketeers Club Bandung menggelar pertemuan ke-18 pada Jum’at (27/03) di Gedung Mojopia Telkom Corporate University Center, Bandung. Dalam pertemuan tersebut, Telkom Professional Certification Center (Telkom PCC) bertindak selaku tuan rumah, dengan mengusung tema “Are You Ready to Go Global?”. Direktu....

 

  Pada 13 - 25 Maret 2015 lalu, Bandung Techno Park (BTP) bersama  12 perusahaan IT lainnya yang tergabung dalam INDOGLOBIT, sebuah asosiasi perusahaan IT yang berorientasi ekspor, mendapat kesempatan mengikuti pameran CEBIT dan rangkaian business meeting di beberapa kota di Eropa. Rangkaian kegiatan ini, difasilitasi oleh Kemen....

 

SMP Telkom Bandung bekerjasama dengan Primagama mengadakan latihan ujian tingkat SD/ MI, Minggu (29/03) di kampus SMP Telkom Bandung di Jl. Radio Palasari Bandung Technoplex. Kegiatan ini diikuti 1.218 siswa yang berasal dari 36 SD. Kegiatan ini dibuka oleh Director of Primary and Secondary Education Telkom Foundation Rina D. Pasaribu, didampingi ....

 

    Telkom University mewisuda 648 orang lulusan terdiri dari Ahli Madya, Sarjana dan Magister pada Sabtu (28/03) di Gedung Pelampong Kampus Telkom University. Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 lulusan mendapatkan predikat cumlaude. Dalam prosesi wisuda periode II tahun ajaran 2014/2015 itu diketahui, dari total lulusan yang di....

 

  Ikatan Alumni Wikusama (IAW) SMK Telkom Malang kembali menggelar Wikusama Festival (Wikufest) pada 30-31 Januari 2015 lalu. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang berbagi ilmu, dari alumni pada 800 siswa di SMK Telkom Malang. Pada gelaran tahun ke empat ini, Wikufest terasa spesial dengan kehadiran Chairman Telkom Foundation Ir. Dwi S. Purn....

 

Sebanyak 70 orang peserta yang terdiri dari Kepala sekolah, guru dan tenaga administrasi mengikuti pelatihan sistem keuangan online. Kegiatan yang digelar pada Selasa (24/03) di Hotel Swiss Bellin Airport Jakarta. Peserta pelatihan berasal dari lembaga pendidikan Telkom Foundation di seluruh Indonesia. Terdiri dari 31 TK, 1 day care, 1 SD, 8 SMK P....

 

Kontribusi
2014-09-18 13:18:20 Read More

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

Salah satu amanat Undang-Undang Dasar Negara Repulik Indonesia tahun 1945 adalah kewajiban pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan bangsa yang cerdas maka pembangunan nasional di segala bidang akan sangat mudah dan pesat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita sebagai bangsa indonesia untuk berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sistem pendidikan yang sesuai dengan Undang-undang.
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (PT. Telkom) mengambil peran penting dalam menjalankan amanat UUD 1945 untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Peran tersebut diwujudkan dengan membentuk sebuah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang saat ini telah menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi serta pelatihan & sertifikasi guna mengembangkan SDM yang profesional di bidang Teknologi, Informasi, Multimedia, Edutainment dan Services (TIMES). YPT memiliki visi, "Menjadi Yayasan Bermutu Dalam Bidang Pendidikan dengan Standard Internasional Untuk Pembentukan Insan yang Berkarakter Unggul" serta terus berusaha untuk menjadi lembaga yang berkelas dunia (World-Class) dalam bidang pendidikan dan pelatihan dengan meningkatkan kompetisi lembaga yaitu yang berorientasi pelanggan dan berkompetisi dalam persaingan global.
Salah satu strategi dalam mewujudkan visi tersebut adalah pelaksanaan sistem pendidikan menengah kujuruan (vokasi) melalui SMK Telkom Sandhy Putra yang telah menyebar di 7 kota besar di seluruh Indonesia. Dan kualitas lulusan SMK sangat erat kaitannya dengan kualitas pembangunan bangsa dalam sektor ketenagakerjaan. Jika SMK-SMK di bawah naungan YPT mampu menghasilkan lulusan-lulusan berkelas dunia, dapat dipastikan Negara Republik Indonesia tidak akan gentar menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 2015 mendatang.
Namun kualitas lulusan yang baik tidak akan mudah kita hasilkan tanpa kualitas penyelenggaraan pendidikan yang baik pula. Melihat kondisi dan situasi pada SMK Telkom Sandhy Putra saat ini, masih perlu banyak perbaikan untuk memajukan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. Tantangan sekaligus peluang kedepan menjadi dasar dalam menentukan strategi untuk pengembangan
3
penyelenggaraan pendidikan yang berkelanjutan dan menyeluruh. Oleh karena itu, melalui makalah yang berjudul “Tantangan Globalisasi dan Modernisasi Sebagai Peluang Mencetak Lulusan SMK Berkelas Dunia” ini, penulis berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam melaksanakan amanat UUD 1945, khususnya dalam membangun kualitas lembaga pendidikan menengah kejuruan di bawah naungan YPT.

2014-09-18 12:55:29 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

Sejauh mana pembenahan yang akan dilakukan oleh sekolah,  sangat menentukan pencapaian target .  Prioritas utama yang sebaiknya dituju adalah pemberdayaan sumber daya manusianya, dalam hal ini adalah kepala sekolah,  tenaga pendidik ( guru ) dan tenaga kependidikan ( karyawan ).

 

Seperti diketahui faktor-faktor pendukung dari adanya suatu penyelenggara pendidikan, antara lain :

 

  1. Faktor Kepala Sekolah

Kepala Sekolah adalah orang yang memimpin  dan mengorganisir suatu sekolah. Maju mundurnya suatu sekolah tergantung dari bagaimana kepala sekolah mengorganisir sekolahnya.  Kepala Sekolah yang baik tentunya akan mengikuti perkembangan sekolahnya, dan apabila  terdapat masalah atau kekurangan, akan berusaha untuk mencari solusi atau memperbaikinya

 

  1. Faktor Guru

Guru merupakan faktor sentral dalam pendidikan, karena berhubungan langsung dengan peserta didik. Kompetensi dasar yang harus  dimiliki seorang guru antara lain kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kinerja guru akan mencerminkan ke empat kompetensi tersebut. Untuk meningkatkan keprofesionalitasnya, seorang guru harus menambah pengalaman dan peningkatan ilmunya, seperti mengikuti pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan tugas seorang guru. Untuk masa sekarang ini, seorang guru harus menambah kemampuannya di bidang teknologi informasi.

Kendala-kendala yang akan dihadapi guru, jika tidak memiliki    kompetensi-kompetensi tersebut antara lain :

ü  kurangnya pemahaman guru terhadap psikologi anak,

ü   cara penyampaian yang tidak dapat dipahami oleh siswa,   

ü  kurangnya penguasaan materi yang diajarkan, sehingga pemahaman siswa menjadi tidak optimal,

ü  atau kurangnya kreatifitas dan inovasi guru dalam mengajar.

 

  1. Faktor Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana juga akan ikut  mempengaruhi hasil belajar siswa. Kebutuhan akan ruang belajar yang nyaman, fasialitas pendukung untuk belajar yang memadai, seperti buku-buku, komputer, lapangan olah  raga,   alat – alat pembelajaran, menjadi  pendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Setiap peserta didik membutuhkan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran berbasis teknologi informasi menjadi salah satu pilihan pada era globalisasi ini. Kebutuhan akan pengalaman belajar yang mendekati suasana sebenarnya,  informasi yang cepat, pengalaman belajar yang menyenangkan melalui permainan, dapat diberikan melalui media berbasis internet. Pemanfaatan teknologi merangsang daya kreatifitas dan motivasi belajar  peserta didik.

Kemudahan pemakaian teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadikan ciri khas SD Sandhy Putra, yang berada di bawah naungan yayasan TELKOM.

 

 

 

  1. Faktor Tenaga Kependidikan

Tenaga Kependidikan dalam hal ini merupakan tenaga administrasi sekolah, yang sering disebut dengan istilah tata usaha (TU) dan petugas layanan khusus, seperti penjaga sekolah, satpam ,  juga mempunyai peran dalam terlaksananya pendidikan sekolah. Meski bertugas sebagai tenaga kependidikan yang tidak mengajar, mereka tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan . Apabila tenaga kependidikan tidak menjunjung tinggi nilai-nilai kependidikan, akan dikuatirkan  kualitas pelayanan yang diberikan asal-asalan, tidak ikhlas, tanpa senyum, sehingga menimbulkan kemacetan administrasi.( Priadi Surya, M.Pd)

             Ketika pengoptimalisasi sumber daya manusia telah diberdayakan, bukan suatu hal yang tidak mungkin sekolah memiliki sesuatu yang bernilai. Selain sumber daya manusianya, sistem kerja yang profesional akan sangat menentukan arah yang jelas menuju sekolah yang bermutu. Manajemen yang transparan sebagai jaminan akuntabiltas terhadap warganya dan pengguna layanannya.

Partisipasi yang tinggi dari orang tua murid dalam pendidikan di sekolah merupakan salah satu ciri dari pengelolaan sekolah yang baik, artinya sejauhmana masyarakat dapat diberdayakan dalam proses pendidikan di sekolah adalah indikator terhadap manajemen sekolah yang bersangkutan. Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan ini merupakan sesuatu yang esensial bagi penyelenggaraan sekolah yang baik. Tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah ini nampaknya memberikan pengaruh yang besara bagi kemajuan sekolah, kualitas pelayanan pembelajaran di sekolah yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kemajuan dan prestasi belajar anak-anak di sekolah. Hal ini secara tegas dinyatakan oleh Husen (1988) dalam penelitiannya bahwa siswa dapat belajar banyak karena dirangsang oleh pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru dan akan berhasil dengan baik berkat usaha orang tua mereka dalam memberikan dukungan ( sumber internet )

2014-09-18 11:11:52 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M

1. Peranan Kepala Sekolah Bagi Perkembangan Unit Produksi Sekolah

Dan Sceerens dan Bosker ( 1997 : 207 ), berpendapat yang membedakan sekolah yang kualitasnya baik dengan sekolah yang kualitasnya biasa ialah kepemimpinan kepala sekolahnya. Goldhammer dan Becker ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ) juga menyatakan bahwa dalam sekolah yang bagus tidak dapat dihindari akan dijumpai kepala sekolah yang agresif, dinamis dan secara profesional berhati-hati dalam menyediakan program-program pendidikan yang dianggap penting. Membaik dan memburuknya sekolah dapat dilacak dari kualitas kepala sekolahnya   ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ).

Dengan demikian jika program pengembangan unit produksi pada sebuah sekolah ingin berkembang dan maju sehingga dapat berjalan sesuai dengan tujuannya, maka diperlukan seorang kepala sekolah yang memiliki kepemimpinan yang baik, hal ini tentunya merupakan hambatan besar bagi SMK Sandhy Putra Bandung jika kepala sekolah sering berganti apalagi dengan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai.

Selain itu apabila dilihat dari unit produksi berdasarkan kedudukan dan posisi sebagaimana tertuang dalam Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999)  sebagai berikut :

1.   Unit produksi adalah milik sekolah dan tidak terpisahkan dari   fungsi dan status sekolah.

2.   Penanggung jawab tertinggi unit produksi adalah kepala sekolah bersangkutan.

3.   Kepala sekolah bertanggung jawab kepada kepala bidang pendidikan menengah kejuruan wilayah tentang operasionalisasi     unit produksi.

4.   Unit produksi disekolah dijalankan oleh kepala sekolah dibantu oleh pengurus unit produksi yang dipilih / ditunjuk, dan pengurus unit produksi dipimpin oleh seorang manajer unit produksi.

5.   Unit produksi bekerja sama dengan koperasi sekolah dalam    operasionalisasinya.

6.   Badan penasehat unit produksi memberi saran kebijakan kepada manajer unit produksi untuk dibuat masukan dalam operasionalisasi unit produksi.

7.   Unit produksi dipertanggungjawabkan oleh manajer unit produksi dalam bentuk laporan kepada kepala sekolah dan kepala sekolah memberikannya kepada kepala bidang Pendidikan Menengah Kejuruan minimal satu tahun sekali.

8.   Semua kegiatan unit produksi harus memperhatikan peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

9.   Sekolah dalam mengoperasikan unit produksi dapat bekerja sama dengan pihak luar seperti lembaga pemerintah, dunia usaha industri dan masyarakat luas

10. Pengawasan  unit produksi dilaksanakan oleh kepala sekolah atau badan pengawas yang ditunjuk. (Sumber : Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya)

Maka terlihat dengan jelas bahwa untuk menjalankan sebuah unit produksi peranan seorang kepala sekolah sangat berperan penting di dalam pelaksanaannya.

 

2. Ruang Lingkup Kegiatan Unit Produksi

Kegiatan unit produksi berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999) adalah sebagai berikut :

  1. Mengorganisasikan KBM pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  2. Mengorientasikan kegiatan / meningkatkan kemampuan guru di SMK pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  3. Mengusahakan kegiatan praktik siswa sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industri
  4. Mengusahakan kegiatan magang bagi guru di dunia industri.
  5. Menyelenggarakan kegiatan perawatan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di SMK dengan prinsip swakelola.
  6. Menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang dapat memberikan  imbalan jasa bagi sekolah.
  7. Menyelenggarakan kegiatan dengan bekerjasama dengan dunia industri dalam menunjang unit produksi disekolah.
  8. Melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat umum dengan mendayagunakan sumber daya di sekolah sekaligus dapat memberi nilai tambah bagi sekolah.

Berdasarkan ruang lingkup kegiatan unit produksi di atas hampir sebagian besar kegiatannya  sudah dimiliki dan dilaksanakan  di SMK Sandhy Putra, hanya dalam pengelolaannya  yang tidak profesional, dengan menganut pada prinsip manajemen bisnis seperti tercantum pada Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya. Tetapi lebih berjalan apa adanya.

3. Pengelolaan Unit Produksi

Secara sederhana pola yang dipakai sebagaimana yang tertuang dalam pengembangan unit produksi di sekolah harus melihat dan mengukur kepada,

  1. Jenis usaha / kegiatan yang dilaksanakan di unit produksi.
  2. Sumber daya yang tersedia dan fasilitas yang memadai.
  3. Susunan / struktur unit produksi.
  4. Kondisi situasi yang dihadapi.
  5. Legalitas sesuai dengan perundang-undangan. (Dinas Pendidikan dan kebudayaan, 1997:5)

Dengan demikian untuk mencapai keberhasilan, sebuah unit produksi harus ditentukan faktor yang paling mendukung di sekolah, apakah sumber daya manusia, fasilitas dan sumber biaya, walaupun dari ke tiga faktor tersebut tidak dapat dipisahkan yang satu dengan yang lainnya.

Di SMK Sandhy Putra sumber daya manusia sebagai pelaksana dapat memanfaatkan warga sekolah seperti siswa dan guru, tetapi sebagai mamajer yang dapat mengelola khusus unit produksi diperlukan tenaga secara terpisah mengingat kesibukan guru yang ada, hal ini belum dimiliki oleh SMK Sandhy Putra. Begitu pula dengan fasilitas, banyak sekali fasilitas-fasilitas praktik yang selama ini digunakan dan dapat dimanfaatkan untuk menjalankan unit produksi ini tetapi jumlah dan jenisnya belum memadai, apalagi jika berkaitan dengan ruangan/ tempat. Lahan dan bangunan yang ada hanya dapat dimanfaatkan untuk operasional harian, hal inipun terkadang sering sekali terjadi kekurangan ruangan di saat berbagai kegiatan dilaksanakan pada saat yang bersamaan. Apalagi jika akan menjalankan sebuah unit produksi. Begitu pula dengan biaya yang diperlukan.Unit produksi ini memerlukan pembenahan dalam system dan prosedur, permainan asset dan solusi kreatif.

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M


Breaking News
Pengunjung
36416

 

Assalamualaikum Wr.Wb.,   Tranformasi yang baru saja dilakukan Yayasan menjadi gerbang pembuka untuk me....

 

Kemerdekaan Indonesia diperingati setiap 17 Agustus. Beragam cara dilakukan masyarakat memperingati Hari Ulang....

 

Ir. Cacuk Sudarijanto (lahir di Tulungagung, 29 Januari 1948 – meninggal di Jakarta, 10 Juni 2004 pada u....

 

 Rubrik  Jarkom halaman 20 ....

 

Me

BUMN Marketeers Club Bandung “Are You Ready to Go Global?”

  BUMN Marketeers Club Bandung menggelar pertemuan ke-18 pada Jum’at (27/03) di Gedung Mojopia Telkom Corporate University Center, Bandung....

BUMN Marketeers Club Bandung “Are You Ready to Go Global?”
close
  BUMN Marketeers Club Bandung menggelar pertemuan ke-18 pada Jum’at (27/03) di Gedung Mojopia Telkom Corporate University Center, Bandung. Dalam pertemuan tersebut, Telkom Professional Certification Center (Telkom PCC) bertindak selaku tuan rumah, dengan mengusung tema “Are You Ready to Go Global?”. Direktur TPCC Syahruddin Podding Ir., MM dalam presentasinya menyampaikan mengenai kesiapan Indonesia menyambut globalisasi di Asean Economic Community. Menurutnya Pembangunan SDM merupakan komitmen pemerintah Indonesia untuk dapat bersaing di pasar global. “SDM sebagai intangible asset merupakan critical point dalam kedudukannya sebagai kapasitas/aset organisasi dan menjadi fondasi dalam penciptaan nilai keunggulan organisasi,”tuturnya. Pengembangan SDM berbasis kompetensi ungkapnya, menjadi syarat mutlak  untuk mewujudkan SDM yang unggul dan kompeten. Serta mampu menempatkan diri sebagai Intangible Asset. Dia menjelaskan bahwa proses memberi pengakuan terhadap capaian kemampuan seseorang dalam melakukan pekerjaan atau profesi tertentu, diberikan oleh otoritas yang berwenang. Berbasis pada standar kompetensi yang telah disepakati dan ditetapkan. BUMN Marketeers Club merupakan  wadah para marketing enthusiast di kalangan BUMN. Keberadaanya sebagai sarana untuk knowledge update dan professional networking. Wadah berbasis  komunitas ini dideklarasi pada 7 Pebruari 2012 oleh puluhan CEO level ....
Me

CDC Tel-U Gelar Alumni Gathering di Malaysia

Unit Pengelolaan Alumni Career Development Center (CDC) Telkom University melaksanakan Alumni Gathering dengan Alumni Tel-U di Malaysia pada Sabtu, (7....

CDC Tel-U Gelar Alumni Gathering di Malaysia
close
Unit Pengelolaan Alumni Career Development Center (CDC) Telkom University melaksanakan Alumni Gathering dengan Alumni Tel-U di Malaysia pada Sabtu, (7/3). Kegiatan yang dilaksanakan di GraPARI Telkomsel Chow Kit, Kuala Lumpur, Malaysia ini difasilitasi oleh Telkom Internasional Mayalsia (Telin Malaysia). Selain dihadiri oleh 25 alumni Tel-U yang sudah bekerja di Malaysia, kegiatan ini juga dihadiri oleh CEO Telin Malaysia, Bapak Oki Wiranto. Dia menyampaikan apresiasinya pada Unit Pengelolaan Alumni CDC Tel-U yang memiliki semangat untuk melakukan ekspansi ke luar negeri. Sebaliknya Unit Pengelolaan Alumni CDC Tel-U sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan Telin Malaysia dan FAST dalam penyelenggaraan Gathering. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka peluang Tel-U melakukan kerjasama penyaluran lulusan ke perusahaan di luar negeri, melalui link alumni. Dalam acara ini juga digelar sharing session dari Kasubdit Kelayakan Sistem Telekomunikasi Kementerian KOMINFO Republik Indonesia, Bapak Gunawan Hutagalung.  Menurutnya apa yang dilakukan Unit Pengelolaan Alumni CDC Tel-U ini sangat baik, selain membantu lulusan Tel-U dapat bekerja di luar negeri. Ada juga ada peran lain yang tak kalah besarnya. “Lulusan Tel U bisa diakui kualitasnya tak hanya secara nasional tapi juga internasional. Peran yang lebih besar lagi, membantu mengurangi beban pemerintah dalam hal menyediakan lapangan kerja di dalam negeri,”kata pria yang juga alumni Tel-U tahun 19....
Me

Telkom Foundation Gelar Pelatihan Simkug Online

Sebanyak 70 orang peserta yang terdiri dari Kepala sekolah, guru dan tenaga administrasi mengikuti pelatihan sistem keuangan online. Kegiatan yang dig....

Telkom Foundation Gelar Pelatihan Simkug Online
close
Sebanyak 70 orang peserta yang terdiri dari Kepala sekolah, guru dan tenaga administrasi mengikuti pelatihan sistem keuangan online. Kegiatan yang digelar pada Selasa (24/03) di Hotel Swiss Bellin Airport Jakarta. Peserta pelatihan berasal dari lembaga pendidikan Telkom Foundation di seluruh Indonesia. Terdiri dari 31 TK, 1 day care, 1 SD, 8 SMK Pariwisata dan SMK Telkom, dua akademi (Akpar Bandung dan Akatel Jakarta) serta satu lembaga pendidikan tinggi (ST3 Telkom Purwokerto). Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan untuk menggunakan aplikasi. Sehingga pengelolaan laporan keuangan tak lagi dilakukan secara offline atau manual seperti sebelumnya. Dengan bantuan aplikasi online, pengerjaan jadi lebih mudah dan laporan keuangan juga bisa diketahui secara real time. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan simkug online ini, baik untuk sekolah ataupun Yayasan. Untuk sekolah, penyerahan laporan keuangan lebih cepat dan tepat. Sedangkan bagi Yayasan, Simkug online ini memudahkan pemantauan pengeluaran atau data keuangan sekolah.  Dalam kegiatan tersebut juga hadir Chairman Telkom Foundation Ir. Dwi S. Purnomo, M.M, usai pelatihan tersebut Pak Dwi berharap semua sekolah bisa segera mengaplikasikannya. “Saya harap bulan April Simkug online ini sudah bisa dilaksanakan,”tuturnya.  Pada peserta pelatihan yang hadir, Pak Dwi juga menyampaikan program Utama Yayasan 2015. Usai pemaparan, Pak Dwi juga berdialog dengan perwakilan lembaga pendidika....
Me

IAW Gelar Wikusama Festival ke-4

  Ikatan Alumni Wikusama (IAW) SMK Telkom Malang kembali menggelar Wikusama Festival (Wikufest) pada 30-31 Januari 2015 lalu. Kegiatan tahunan i....

IAW Gelar Wikusama Festival ke-4
close
  Ikatan Alumni Wikusama (IAW) SMK Telkom Malang kembali menggelar Wikusama Festival (Wikufest) pada 30-31 Januari 2015 lalu. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang berbagi ilmu, dari alumni pada 800 siswa di SMK Telkom Malang. Pada gelaran tahun ke empat ini, Wikufest terasa spesial dengan kehadiran Chairman Telkom Foundation Ir. Dwi S. Purnomo M.M, yang juga membuka acara. Acara ini menghadirkan para alumni dan jaringannya (operator, vendor, konsultan, developer dll) sebagai pembicara.  Wikufest diisi dengan berbagai kegiatan seperti, Keynotes Speaker, yaitu kegiatannya berupa paparan wawasan tentang perkembangan industri, kewirausahaan, dan  karir dari pelaku utama alumni atau tamu. Selain itu, ada Technical Session , yaitu sesi berbagi pengetahuan (teknologi, kewirausahaan, hands-on) secara mendetail. Ada juga Mentor Meetup, yaitu sesi kecil secara bersamaan berbagi pengalaman dan kiat sukses dari para mentor alumni.  Wikufest juga diisi Industry-Academic Discussion, yaitu diskusi terbuka dari alumni-industri untuk timbal balik pengembangan kurikulum dan pendidikan di sekolah.  Serta deretan acara lain seperti Showcase, Award, Networking, Joint Cooperation, Games, Fun Techno Competition.  IAW merupakan ikatan alumni SMK Telkom Malang sebagai institusi pendidikan telah 20 tahun menghasilkan lulusan yang berperan bagi kemajuan ICT di Indonesia. Hal ini terlihat dari banyaknya lulusan yang bekerja pada perusahaan informa....
Me

SMP Telkom Bandung Gelar Latihan Ujian SD/MI

SMP Telkom Bandung bekerjasama dengan Primagama mengadakan latihan ujian tingkat SD/ MI, Minggu (29/03) di kampus SMP Telkom Bandung di Jl. Radio Pala....

SMP Telkom Bandung Gelar Latihan Ujian SD/MI
close
SMP Telkom Bandung bekerjasama dengan Primagama mengadakan latihan ujian tingkat SD/ MI, Minggu (29/03) di kampus SMP Telkom Bandung di Jl. Radio Palasari Bandung Technoplex. Kegiatan ini diikuti 1.218 siswa yang berasal dari 36 SD. Kegiatan ini dibuka oleh Director of Primary and Secondary Education Telkom Foundation Rina D. Pasaribu, didampingi oleh VP Early and Primary Education Jauharun Niam dan Kepala SMP Telkom Bandung Alit Munawar H. Dalam pembukaan tersebut Director of PSE menyampaikan tentang program OPES kepada orang tua murid beserta para peserta yang hadir. Dalam latihan ujian tingkat SD/MI ini, Primagama membantu menyediakan soal-soal latihan ujian. Terdiri dari mata pelajaran matematika sebanyak 30 soal, IPA dan bahasa Indonesia masing –masing 35 soal. Total ada 100 soal yang dikerjakan siswa selama 120 menit.  Latihan ujian tingkat SD/MI ini bertujuan  untuk melatih siswa agar siap menghadapi ujian, yang rencananya akan dilaksanakan pada Mei 2015. Kepala SMP Telkom Bandung Alit Munawar H mengatakan, kegiatan seperti ini tak hanya  membantu siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Tapi juga menjadi ajang promosi bagi SMP Telkom Bandung pada calon siswa. Mereka bisa melihat fasilitas dan suasana SMP Telkom Bandung, sehingga diharapkan nanti mereka berminat untuk dapat masuk ke SMP Telkom Bandung. (SHI/PSE)   ....
Me

Telkom University Raih Runner Up UMC 2015

Prestasi gemilang baru saja ditorehkan Tim Brainstat Telkom University. Tim ini berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah  berhasil menjadi ru....

Telkom University Raih Runner Up UMC 2015
close
Prestasi gemilang baru saja ditorehkan Tim Brainstat Telkom University. Tim ini berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah  berhasil menjadi runner up pada grand final University Mobile Challenge (UMC) 2015 di Barcelona, Spanyol pada Rabu, (04/03) lalu.  Brainstat merupakan aplikasi pemantau dan pengontrol kondisi, baik fisik maupun mental dari seorang pengendara ketika sedang mengemudi. Produk inovasi ini diciptakan oleh Dody Qori Utama (Dosen Teknik Informatika), dan 5  mahasiswa Teknik Informatika angkatan 2013 yaitu David Mushthofa, Nanda Budi Prayuga, Masyithah Nur Aulia, Annisa Riyani ,dan Febriana Sawitri.  Dalam ajang internasional tersebut, Tel-U bersaing dengan tim yang berasal dari universitas ternama dunia. Pada babak grand final, Tim Brainstat berhasil mengungguli tim dari University of California Berkeley dengan karyanya Touch Freight.  Wakil Dekan I Fakultas Teknik Informatika Dr. Adiwijaya mengatakan masalah yang diselesaikan oleh tim Brainstat adalah mengurangi tingkat kecelakaan transportasi. Aplikasi ini mampu  memantau dan mengontrol kondisi baik fisik maupun mental dari seorang pengendara ketika sedang mengemudi.  “Proyek ini merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh Programming Club, unit penalaran mahasiswa yang berada di Fakultas Teknik Informatika (School of Computing) Tel-U,”tuturnya.  Tahun ini katanya  Tim Brainstat berkesempatan m....

 

Iklan Layanan Masyarakat "SEHAT ITU INDAH" karya Roufy Husein Nasution

2014-09-24 16:24:43 48 View

Pembacaan Al-Quran Oleh Siswa TK Telkom Surat Al Naas

2014-07-18 11:05:47 45 View

Tim Brainstate Telkom University Tampil Di Kompas TV

2014-07-18 01:57:42 50 View

Peresmian Telkom School SMP Telkom Bandung

2014-07-18 01:56:58 48 View

Grand Launching Telkom University Bandung

2014-07-18 01:55:31 44 View

ALL VIDEO