Berita Terbaru
  • FHCI Mengikuti Sertifikasi Human Capital Performance Management
  • Jalin Silaturahmi, IKA SMP Telkom Bandung Gelar Khitanan Masal
  • Telkom Foundation Luncurkan Buku “Bahu Membahu Mendidik Calon Pemimpin Bangsa”
  • Spiritual Values Kunci Eksistensi Telkom
  • Telkom Foundation Rumuskan Kebijakan Strategis pada Pra RAPIM 2014
  • PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN MAKASSAR TECHNOPLEX & PERESMIAN TUK “STELK MAKASSAR”
  • Guru SMK Telkom Jakarta Raih Juara 1 dan 2 Sertifikasi Mikrotik Internasional
Anggota Forum Human Capital Indonesia (FHCI) mengikuti Sertifikasi Human Capital Management, Senin (27/10/2014) di Telkom Group Leadership Building. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama FHCI dengan Telkom Profesional Certification Center (Telkom PCC). Terdapat 19 orang anggota yang berasal dari sembilan BUMN turut mengikuti kegiatan sertifikas....

 

Sebanyak 28 anak berhasil dikhitan pada acara Bakti Sosial Khitanan Masal, Minggu (19/10/2014), di kampus SMP Telkom Bandung (d/h SMP Sandhy Putra). Khitan masal diselenggarakan oleh Ikatan Alumni  (IKA) SMP Telkom Bandung. Selain bakti social,  ikatan alumni yang berdiri sejak 2013 lalu ini menyelenggarakan khitan masal sebagai a....

 

Ketua Telkom Foundation Bapak Johni Girsang, MSc luncurkan  buku  berjudul “Bahu Membahu Mendidik Calon  Pemimpin Bangsa”. Buku tersebut menceritakan tentang perjalanan panjang Telkom Foundation dalam mengelola institusi pendidikan yang dikelolanya selama 34 tahun. Buku ini ditulis oleh langsung oleh B....

 

Sejak 23 Oktober 2009  PT Telkom bertransformasi  portfolio bisnis dari Fixed Line menjadi TIME (Telecommunication, Information, Media  dan Edutaiment). Hingga kini, PT Telkom Indonesia  masing leading menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang sehat dan profit. Bahkan Telkom melakuk....

 

Arus perkembangan global kian tak terelakan. Perubahan demi perubahan membuahkan trend global yang bergerak dinamis. Kenyatannya kini kita dihadapkan  dengan mobilitas global, keterbukaan pasar , demokratisasi IPTEK, kebebasan akses, dan  teknologi digital. Semua itu  menyatu dengan sistem ekonomi dan industri dunia. Meny....

 

“Mengabdi untuk kemajuan bangsa” itulah komitmen Telkom Foundation  dalam mengelola lembaga pendidikan yang dinaunginya. Komitmen itu pula yang mendasari Telkom Foundation untuk membangun Makassar Technoplex. Tepatnya Senin 13 Oktober 2014 bertempat di SMK Telkom Makassar Jl. Pettarani No. 4 Makassar  berlangsu....

 

Guru SMK Telkom Jakarta, Krisnha Prasetyo Surendro SPd, MT berhasil meraih juara 1 Pelatihan sertifikasi mikrotik internasional, Mikrotik Certified Network Associated ( MTCNA ) dan MTCRE. Pelatihan tersebut diselenggarakan di PT.Telkom Surabaya Jawa Timur ini dihadiri sebanyak 24 orang guru SMK Telkom se-Indonesia. Telkom Foundation bekerjasama den....

 

Kontribusi
2014-09-18 13:18:20 Read More

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

Salah satu amanat Undang-Undang Dasar Negara Repulik Indonesia tahun 1945 adalah kewajiban pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan bangsa yang cerdas maka pembangunan nasional di segala bidang akan sangat mudah dan pesat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita sebagai bangsa indonesia untuk berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sistem pendidikan yang sesuai dengan Undang-undang.
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (PT. Telkom) mengambil peran penting dalam menjalankan amanat UUD 1945 untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Peran tersebut diwujudkan dengan membentuk sebuah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang saat ini telah menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi serta pelatihan & sertifikasi guna mengembangkan SDM yang profesional di bidang Teknologi, Informasi, Multimedia, Edutainment dan Services (TIMES). YPT memiliki visi, "Menjadi Yayasan Bermutu Dalam Bidang Pendidikan dengan Standard Internasional Untuk Pembentukan Insan yang Berkarakter Unggul" serta terus berusaha untuk menjadi lembaga yang berkelas dunia (World-Class) dalam bidang pendidikan dan pelatihan dengan meningkatkan kompetisi lembaga yaitu yang berorientasi pelanggan dan berkompetisi dalam persaingan global.
Salah satu strategi dalam mewujudkan visi tersebut adalah pelaksanaan sistem pendidikan menengah kujuruan (vokasi) melalui SMK Telkom Sandhy Putra yang telah menyebar di 7 kota besar di seluruh Indonesia. Dan kualitas lulusan SMK sangat erat kaitannya dengan kualitas pembangunan bangsa dalam sektor ketenagakerjaan. Jika SMK-SMK di bawah naungan YPT mampu menghasilkan lulusan-lulusan berkelas dunia, dapat dipastikan Negara Republik Indonesia tidak akan gentar menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 2015 mendatang.
Namun kualitas lulusan yang baik tidak akan mudah kita hasilkan tanpa kualitas penyelenggaraan pendidikan yang baik pula. Melihat kondisi dan situasi pada SMK Telkom Sandhy Putra saat ini, masih perlu banyak perbaikan untuk memajukan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. Tantangan sekaligus peluang kedepan menjadi dasar dalam menentukan strategi untuk pengembangan
3
penyelenggaraan pendidikan yang berkelanjutan dan menyeluruh. Oleh karena itu, melalui makalah yang berjudul “Tantangan Globalisasi dan Modernisasi Sebagai Peluang Mencetak Lulusan SMK Berkelas Dunia” ini, penulis berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam melaksanakan amanat UUD 1945, khususnya dalam membangun kualitas lembaga pendidikan menengah kejuruan di bawah naungan YPT.

2014-09-18 12:55:29 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

Sejauh mana pembenahan yang akan dilakukan oleh sekolah,  sangat menentukan pencapaian target .  Prioritas utama yang sebaiknya dituju adalah pemberdayaan sumber daya manusianya, dalam hal ini adalah kepala sekolah,  tenaga pendidik ( guru ) dan tenaga kependidikan ( karyawan ).

 

Seperti diketahui faktor-faktor pendukung dari adanya suatu penyelenggara pendidikan, antara lain :

 

  1. Faktor Kepala Sekolah

Kepala Sekolah adalah orang yang memimpin  dan mengorganisir suatu sekolah. Maju mundurnya suatu sekolah tergantung dari bagaimana kepala sekolah mengorganisir sekolahnya.  Kepala Sekolah yang baik tentunya akan mengikuti perkembangan sekolahnya, dan apabila  terdapat masalah atau kekurangan, akan berusaha untuk mencari solusi atau memperbaikinya

 

  1. Faktor Guru

Guru merupakan faktor sentral dalam pendidikan, karena berhubungan langsung dengan peserta didik. Kompetensi dasar yang harus  dimiliki seorang guru antara lain kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kinerja guru akan mencerminkan ke empat kompetensi tersebut. Untuk meningkatkan keprofesionalitasnya, seorang guru harus menambah pengalaman dan peningkatan ilmunya, seperti mengikuti pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan tugas seorang guru. Untuk masa sekarang ini, seorang guru harus menambah kemampuannya di bidang teknologi informasi.

Kendala-kendala yang akan dihadapi guru, jika tidak memiliki    kompetensi-kompetensi tersebut antara lain :

ü  kurangnya pemahaman guru terhadap psikologi anak,

ü   cara penyampaian yang tidak dapat dipahami oleh siswa,   

ü  kurangnya penguasaan materi yang diajarkan, sehingga pemahaman siswa menjadi tidak optimal,

ü  atau kurangnya kreatifitas dan inovasi guru dalam mengajar.

 

  1. Faktor Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana juga akan ikut  mempengaruhi hasil belajar siswa. Kebutuhan akan ruang belajar yang nyaman, fasialitas pendukung untuk belajar yang memadai, seperti buku-buku, komputer, lapangan olah  raga,   alat – alat pembelajaran, menjadi  pendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Setiap peserta didik membutuhkan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran berbasis teknologi informasi menjadi salah satu pilihan pada era globalisasi ini. Kebutuhan akan pengalaman belajar yang mendekati suasana sebenarnya,  informasi yang cepat, pengalaman belajar yang menyenangkan melalui permainan, dapat diberikan melalui media berbasis internet. Pemanfaatan teknologi merangsang daya kreatifitas dan motivasi belajar  peserta didik.

Kemudahan pemakaian teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadikan ciri khas SD Sandhy Putra, yang berada di bawah naungan yayasan TELKOM.

 

 

 

  1. Faktor Tenaga Kependidikan

Tenaga Kependidikan dalam hal ini merupakan tenaga administrasi sekolah, yang sering disebut dengan istilah tata usaha (TU) dan petugas layanan khusus, seperti penjaga sekolah, satpam ,  juga mempunyai peran dalam terlaksananya pendidikan sekolah. Meski bertugas sebagai tenaga kependidikan yang tidak mengajar, mereka tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan . Apabila tenaga kependidikan tidak menjunjung tinggi nilai-nilai kependidikan, akan dikuatirkan  kualitas pelayanan yang diberikan asal-asalan, tidak ikhlas, tanpa senyum, sehingga menimbulkan kemacetan administrasi.( Priadi Surya, M.Pd)

             Ketika pengoptimalisasi sumber daya manusia telah diberdayakan, bukan suatu hal yang tidak mungkin sekolah memiliki sesuatu yang bernilai. Selain sumber daya manusianya, sistem kerja yang profesional akan sangat menentukan arah yang jelas menuju sekolah yang bermutu. Manajemen yang transparan sebagai jaminan akuntabiltas terhadap warganya dan pengguna layanannya.

Partisipasi yang tinggi dari orang tua murid dalam pendidikan di sekolah merupakan salah satu ciri dari pengelolaan sekolah yang baik, artinya sejauhmana masyarakat dapat diberdayakan dalam proses pendidikan di sekolah adalah indikator terhadap manajemen sekolah yang bersangkutan. Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan ini merupakan sesuatu yang esensial bagi penyelenggaraan sekolah yang baik. Tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah ini nampaknya memberikan pengaruh yang besara bagi kemajuan sekolah, kualitas pelayanan pembelajaran di sekolah yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kemajuan dan prestasi belajar anak-anak di sekolah. Hal ini secara tegas dinyatakan oleh Husen (1988) dalam penelitiannya bahwa siswa dapat belajar banyak karena dirangsang oleh pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru dan akan berhasil dengan baik berkat usaha orang tua mereka dalam memberikan dukungan ( sumber internet )

2014-09-18 11:11:52 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M

1. Peranan Kepala Sekolah Bagi Perkembangan Unit Produksi Sekolah

Dan Sceerens dan Bosker ( 1997 : 207 ), berpendapat yang membedakan sekolah yang kualitasnya baik dengan sekolah yang kualitasnya biasa ialah kepemimpinan kepala sekolahnya. Goldhammer dan Becker ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ) juga menyatakan bahwa dalam sekolah yang bagus tidak dapat dihindari akan dijumpai kepala sekolah yang agresif, dinamis dan secara profesional berhati-hati dalam menyediakan program-program pendidikan yang dianggap penting. Membaik dan memburuknya sekolah dapat dilacak dari kualitas kepala sekolahnya   ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ).

Dengan demikian jika program pengembangan unit produksi pada sebuah sekolah ingin berkembang dan maju sehingga dapat berjalan sesuai dengan tujuannya, maka diperlukan seorang kepala sekolah yang memiliki kepemimpinan yang baik, hal ini tentunya merupakan hambatan besar bagi SMK Sandhy Putra Bandung jika kepala sekolah sering berganti apalagi dengan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai.

Selain itu apabila dilihat dari unit produksi berdasarkan kedudukan dan posisi sebagaimana tertuang dalam Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999)  sebagai berikut :

1.   Unit produksi adalah milik sekolah dan tidak terpisahkan dari   fungsi dan status sekolah.

2.   Penanggung jawab tertinggi unit produksi adalah kepala sekolah bersangkutan.

3.   Kepala sekolah bertanggung jawab kepada kepala bidang pendidikan menengah kejuruan wilayah tentang operasionalisasi     unit produksi.

4.   Unit produksi disekolah dijalankan oleh kepala sekolah dibantu oleh pengurus unit produksi yang dipilih / ditunjuk, dan pengurus unit produksi dipimpin oleh seorang manajer unit produksi.

5.   Unit produksi bekerja sama dengan koperasi sekolah dalam    operasionalisasinya.

6.   Badan penasehat unit produksi memberi saran kebijakan kepada manajer unit produksi untuk dibuat masukan dalam operasionalisasi unit produksi.

7.   Unit produksi dipertanggungjawabkan oleh manajer unit produksi dalam bentuk laporan kepada kepala sekolah dan kepala sekolah memberikannya kepada kepala bidang Pendidikan Menengah Kejuruan minimal satu tahun sekali.

8.   Semua kegiatan unit produksi harus memperhatikan peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

9.   Sekolah dalam mengoperasikan unit produksi dapat bekerja sama dengan pihak luar seperti lembaga pemerintah, dunia usaha industri dan masyarakat luas

10. Pengawasan  unit produksi dilaksanakan oleh kepala sekolah atau badan pengawas yang ditunjuk. (Sumber : Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya)

Maka terlihat dengan jelas bahwa untuk menjalankan sebuah unit produksi peranan seorang kepala sekolah sangat berperan penting di dalam pelaksanaannya.

 

2. Ruang Lingkup Kegiatan Unit Produksi

Kegiatan unit produksi berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999) adalah sebagai berikut :

  1. Mengorganisasikan KBM pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  2. Mengorientasikan kegiatan / meningkatkan kemampuan guru di SMK pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  3. Mengusahakan kegiatan praktik siswa sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industri
  4. Mengusahakan kegiatan magang bagi guru di dunia industri.
  5. Menyelenggarakan kegiatan perawatan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di SMK dengan prinsip swakelola.
  6. Menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang dapat memberikan  imbalan jasa bagi sekolah.
  7. Menyelenggarakan kegiatan dengan bekerjasama dengan dunia industri dalam menunjang unit produksi disekolah.
  8. Melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat umum dengan mendayagunakan sumber daya di sekolah sekaligus dapat memberi nilai tambah bagi sekolah.

Berdasarkan ruang lingkup kegiatan unit produksi di atas hampir sebagian besar kegiatannya  sudah dimiliki dan dilaksanakan  di SMK Sandhy Putra, hanya dalam pengelolaannya  yang tidak profesional, dengan menganut pada prinsip manajemen bisnis seperti tercantum pada Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya. Tetapi lebih berjalan apa adanya.

3. Pengelolaan Unit Produksi

Secara sederhana pola yang dipakai sebagaimana yang tertuang dalam pengembangan unit produksi di sekolah harus melihat dan mengukur kepada,

  1. Jenis usaha / kegiatan yang dilaksanakan di unit produksi.
  2. Sumber daya yang tersedia dan fasilitas yang memadai.
  3. Susunan / struktur unit produksi.
  4. Kondisi situasi yang dihadapi.
  5. Legalitas sesuai dengan perundang-undangan. (Dinas Pendidikan dan kebudayaan, 1997:5)

Dengan demikian untuk mencapai keberhasilan, sebuah unit produksi harus ditentukan faktor yang paling mendukung di sekolah, apakah sumber daya manusia, fasilitas dan sumber biaya, walaupun dari ke tiga faktor tersebut tidak dapat dipisahkan yang satu dengan yang lainnya.

Di SMK Sandhy Putra sumber daya manusia sebagai pelaksana dapat memanfaatkan warga sekolah seperti siswa dan guru, tetapi sebagai mamajer yang dapat mengelola khusus unit produksi diperlukan tenaga secara terpisah mengingat kesibukan guru yang ada, hal ini belum dimiliki oleh SMK Sandhy Putra. Begitu pula dengan fasilitas, banyak sekali fasilitas-fasilitas praktik yang selama ini digunakan dan dapat dimanfaatkan untuk menjalankan unit produksi ini tetapi jumlah dan jenisnya belum memadai, apalagi jika berkaitan dengan ruangan/ tempat. Lahan dan bangunan yang ada hanya dapat dimanfaatkan untuk operasional harian, hal inipun terkadang sering sekali terjadi kekurangan ruangan di saat berbagai kegiatan dilaksanakan pada saat yang bersamaan. Apalagi jika akan menjalankan sebuah unit produksi. Begitu pula dengan biaya yang diperlukan.Unit produksi ini memerlukan pembenahan dalam system dan prosedur, permainan asset dan solusi kreatif.

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M


Breaking News
Pengunjung
6519

 

Assalamualaikum Wr.Wb Semangat Pagi! Jelang Ramadan akhir Juni lalu, anak bungsu saya tiba-tiba bertanya. Dia ....

 

Kemerdekaan Indonesia diperingati setiap 17 Agustus. Beragam cara dilakukan masyarakat memperingati Hari Ulang....

 

Ir. Cacuk Sudarijanto (lahir di Tulungagung, 29 Januari 1948 – meninggal di Jakarta, 10 Juni 2004 pada u....

 

NILAH.COM, Bandung – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh meresmikan Telkom University (Tel-U)....

 

Me

Karya Mahasiswa dan Siswa Telkom Foundation Group Pikat Pengunjung Pameran TIK De Syukron Jabar

Dalam rangka memperingati Ulang Tahun Jawa Barat, Telkom Foundation Group pamerkan karya siswa dan mahasiswa di stand pameran TIK Jabar Diskominfo De ....

Karya Mahasiswa dan Siswa Telkom Foundation Group Pikat Pengunjung Pameran TIK De Syukron Jabar
close
Dalam rangka memperingati Ulang Tahun Jawa Barat, Telkom Foundation Group pamerkan karya siswa dan mahasiswa di stand pameran TIK Jabar Diskominfo De Syukron 2014. Pameran berlangsung selama dua hari, Kamis (19/9/2014) sampai dengan Jumat (20/9/2014). Karya-karya tersebut berhasil memikat  pengunjung pameran yang datang saat itu. Diantaranya karya siswa-siswi Telkom School (SMK Telekomunikasi Sandhy Putra Telkom dan SMK Pariwisata Sandhy Putra Telkom), karya mahasiswa Telkom University dan tenan Bandung Techno Park. Mengomentari pameran TIK sendiri, Gubernur Jawa Barat Bapak Ahmad Heryawan  mengatakan, “Pameran TIK yang digelar di De Syukron adalah wadah  untuk memfasilitasi  pegiat dunia teknologi informasi. Kita buat ruang  pameran untuk memberikan fasilitas kepada mereka agar karya meereka dapat diketahui banyak orang,” jelas Bapak Ahmad, Sabtu (20/9/2014). Pameran TIK menjadi kesempatan emas bagi para creator muda keluarga besar Telkom Foundation untuk memamerkan karya mereka. Mahasiswa Fakultas Ilmu Terapan Telkom University, Pristian Luthfy Ramadhoni mengaku, pameran kali ini merupakan pameran pertama kali untuk karyanya, System Design  Automation Hidroponic NTF with GSM Control. “Sejak hari pertama dan kedua pameran, banyak pihak yang menanyakan informasi tentang karya saya. Banyak di antara mereka ingin membeli karya saya. Mereka kebanyakan dari kalangan pengusaha di bidang pertani....
Me

FHCI Mengikuti Sertifikasi Human Capital Performance Management

Anggota Forum Human Capital Indonesia (FHCI) mengikuti Sertifikasi Human Capital Management, Senin (27/10/2014) di Telkom Group Leadership Building. K....

FHCI Mengikuti Sertifikasi Human Capital Performance Management
close
Anggota Forum Human Capital Indonesia (FHCI) mengikuti Sertifikasi Human Capital Management, Senin (27/10/2014) di Telkom Group Leadership Building. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama FHCI dengan Telkom Profesional Certification Center (Telkom PCC). Terdapat 19 orang anggota yang berasal dari sembilan BUMN turut mengikuti kegiatan sertifikasi tersebut. “Kami ingin mewujudkan sertifikasi berstandar global dan internasional bagi BUMN. Karena BUMN turut bertanggung jawab dan berkontribusi pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN tahun depan,” kata Sofyan Rohidi, PLH Sekjen FHCI. Lanjutnya, penyelenggaraan sertifikasi ini sejalan dengan misi FHCI yakni pengembangan karakter, pengembangan kompetensi dan meningkatkan competitiveness. “Telkom PCC turut membangun kompetensi BUMN melalui Sertifikasi Human Capital Performance Management kali ini,” pungkas Bapak Sofyan. Pada kesempatan tersebut, ia pun membuka acara sertifikasi menggantikan Direktur HCM Telkom Bapak Ir.Priyantono Rudito, M.Bus., PhD yang berhalangan hadir. Menurut laporan yang disampaikan Direktur Telkom PCC, Ibu Ir.Rina D. Pasaribu, MSc, para peserta yang mengikuti sertifikasi HCPM di antaranya dari PT. LEN Industri, PT. Nindya Karya, PT Semen Indonesia, PT Antam, PT. Wijaya Karya, PT Waskita Karya, PERUM Jasa Tirta, PT Brantas Abipraya dan PT Jasa Marga. “Tujuan FHCI adalah untuk membentuk modal insani BUMN berdaya saing dan mampu memenangkan Indonesia di era glob....
Me

Pencari Kerja Ikuti Pelatihan Komputer Gratis di Telkom PDC

Sebanyak 40 pencari kerja mengikuti Pelatihan Komputer dan Desain di kampus Telkom PDC Jalan Belitung nomor 7 Bandung, Senin (22/9/2014). Pelatihan be....

Pencari Kerja Ikuti Pelatihan Komputer Gratis di Telkom PDC
close
Sebanyak 40 pencari kerja mengikuti Pelatihan Komputer dan Desain di kampus Telkom PDC Jalan Belitung nomor 7 Bandung, Senin (22/9/2014). Pelatihan berlangsung selama 12 hari. Bagi mereka pelatihan ini gratis. Karena sudah dibiayai oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung dengan biaya APBD. Kepala Disnaker Kota Bandung, Bapak Dony Riswansyah,  melalui sekretarisnya menyampaikan, “Peserta pelatihan kali ini merupakan peserta yang  terpilih dari masing-masing kelurahan dan kecamatan Kota Bandung. Agar mereka lebih terampil khususnya di bidang komputer dan desain. Pelatihan ini gratis karena telah dibiayai dana APBD 2014 maka janganlah lepas dari tanggung jawab dan ikuti pelatihan dengan baik,” Lanjutnya, dengan memiliki keterampilan tersebut diharapkan para pencari kerja bisa memanfaatkan skill  yang dimilikinya untuk bekerja atau berwirausaha. Sehingga mereka bisa lebih eksis di tengah masyarakat sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraannya. “Setiap tahunnya, Disnaker mengajukan anggaran APBD untuk meningkatkan keterampilan teknologi informasi masyarakat pencari kerja,” sambungnya. Beberapa bulan kedepan kita akan dihadapkan dengan era Masyarakat Ekonomi Asean 2015. Untuk itu keterampilan sangat diperlukan untuk menghadapi persaingan di era tersebut. Dengan memiliki keterampilan, MEA 2015 tak lagi menjadi  tantangan yang berat. Melainkan menjadi peluang untuk bisa mengembangkan diri da....
Me

Film Pendek “Kejarlah Sehat” Karya Roufy Husein Nasution

Sehari-hari kita selalu disibukkan dengan berbagai rutinitas. Beban pekerjaan, tugas kuliah atau hal lain yang bersifat kewajiban terkadang membuat ki....

Film Pendek “Kejarlah Sehat” Karya Roufy Husein Nasution
close
Sehari-hari kita selalu disibukkan dengan berbagai rutinitas. Beban pekerjaan, tugas kuliah atau hal lain yang bersifat kewajiban terkadang membuat kita sulit sekali meluangkan waktu untuk berekreasi, walaupun hanya sekedar menghirup udara segar di teras rumah. Apa lagi ditambah kebiasaan buruk yang kurang menyehatkan. Seperti merokok, duduk terlalu lama menikmati social media, atau jajan sembarangan. Tentu semua itu membuat kesehatan kita semakin menurun.  “Kejarlah Sehat” itulah judul sebuah film pendek berdurasi 3 menit. Film ini menyampaikan pesan tentang pentingnya melakukan olah raga setiap hari untuk mengejar sehat. Film ini menggugah kesadaran khalayak tentang beberapa kebiasaan buruk yang tanpa kita sadar justru memperburuk kesehatan kita. Film ini merupakan karya mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University, M. Roufy Husein Nasution di bawah bimbingan dosen  FIK Bapak Jerry Donald. Melalui film “Kejarlah Sehat” Roufy meraih penghargaan juara harapan pada Lomba Video Kementerian Kesehatan yang mengusung tema Sehat itu Indah pada tahun 2013 lalu. ***risca  ....
Me

Jalin Silaturahmi, IKA SMP Telkom Bandung Gelar Khitanan Masal

Sebanyak 28 anak berhasil dikhitan pada acara Bakti Sosial Khitanan Masal, Minggu (19/10/2014), di kampus SMP Telkom Bandung (d/h SMP Sandhy Putra). K....

Jalin Silaturahmi, IKA SMP Telkom Bandung Gelar Khitanan Masal
close
Sebanyak 28 anak berhasil dikhitan pada acara Bakti Sosial Khitanan Masal, Minggu (19/10/2014), di kampus SMP Telkom Bandung (d/h SMP Sandhy Putra). Khitan masal diselenggarakan oleh Ikatan Alumni  (IKA) SMP Telkom Bandung. Selain bakti social,  ikatan alumni yang berdiri sejak 2013 lalu ini menyelenggarakan khitan masal sebagai ajang silaturahmi  sesama alumni, guru, kepala sekolah dan pihak Telkom Foundation. Panitia penyelenggara khitanan  masal ini seluruhnya dari almuni SMP Telkom Bandung yang tergabung dalam IKA. Mereka adalah alumni mulai dari lulusan tahun 1982 sampai tahun 2000 termasuk alumni lainnya. Civitas akademika SMP Telkom Bandung pun turut berpartisipasi membantu berlangsungnya kegiatan ini. Awalnya, sekitar 30 anak terdaftar sebagai peserta khitan masal, namun ada dua anak yang terpaksa tidak ikut karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk dikhitan. Anak-anak ini dikhitan oleh dr. Ius Yuziana, OH.Med. MM.Kes, dokter spesialis khitan  yang merupakan alumni IKA SMP Telkom Bandung. Ia tidak sendiri, bersama rekan-rekan dokter lainnya melakukan khitan terhadap anak-anak tersebut. Biaya penyelenggaraan khitanan masal ini berasal dari para donatur para alumni SMP Telkom Bandung, sebesar 20 juta rupiah. Ruang PMR/UKS SMP Telkom Bandung pun mendadak jadi ruang operasi khitan. Tampak kegembiraan tersirat dari keluarga peserta khitan masal. Sambil menunggu anaknya di khitan, para orang tua dihibur oleh berba....
Me

Bandung Technopark dan Technology Park Malaysia Sepakati Kerjasama

Bandung Technopark (BTP) dan Technology  Park Malaysia (TPM) sepakat untuk bekerjasama. Kesepakatan tersebut tercantum dalam MoU yang ditandatang....

Bandung Technopark dan Technology Park Malaysia Sepakati Kerjasama
close
Bandung Technopark (BTP) dan Technology  Park Malaysia (TPM) sepakat untuk bekerjasama. Kesepakatan tersebut tercantum dalam MoU yang ditandatangani oleh Direktur BTP Jangkung Raharjo dan CEO TPM Mohd Azman, Kamis (4/9), di gedung Bandung Techno Park di Kawasan Bandung Technoplex. BTP dan TPM akan bekerjasama  dalam mengembangkan co-incubation program/soft-landing untuk para start-up company dari BTP dan PTM. Mencakup fasilitas berupa jasa, layanan inkubasi virtual dan fasilitas kantor. Kerjasama ini memungkinkan bagi start up BTP dapat memanfaatkan fasilitas TPM, demikian sebaliknya. Tentunya dengan tetap menyesuaikan pada prosedur yang berlaku di BTP dan TPM yang telah disepakati. “Jangka waktu program ini selama dua tahun. Namun tidak menutup kemungkinan jika nantinya diperpanjang,” ungkap Direktur BPT, Ir. Jangkung Raharjo, MT. Di program ini, para start up  akan berkesempatan untuk melakukan eksplorasi bisnis selama satu tahun. Pun dapat memanfaatkan semua layanan dan fasilitas secara bersama-sama tanpa aada biaya-biaya lagi. ***risca....

 

Iklan Layanan Masyarakat "SEHAT ITU INDAH" karya Roufy Husein Nasution

2014-09-24 16:24:43 31 View

Pembacaan Al-Quran Oleh Siswa TK Telkom Surat Al Naas

2014-07-18 11:05:47 28 View

Tim Brainstate Telkom University Tampil Di Kompas TV

2014-07-18 01:57:42 26 View

Peresmian Telkom School SMP Telkom Bandung

2014-07-18 01:56:58 22 View

Grand Launching Telkom University Bandung

2014-07-18 01:55:31 24 View

ALL VIDEO