Berita Terbaru
  • DPSE Cetak Bunda ICT
  • Bukber, Direktorat HE Elaborasi dengan FAST Rilis Endowment TF
  • Empat Tim Robotik Tel-U Bertarung di KRI 2016
  • Telkom Schools Berbagi
  • Tel-U dan BTP Terima Kunjungan South Australia Goverment
  • AMI 1 Telkom Foundation Sukses Digelar
  • Kelulusan UN 2016 Telkom Schools 100 %
DPSE Cetak Bunda ICT Guru memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar mengajar, terlebih di tingkat pendidikan dini. Gurulah sosok utama di sekolah yang mentransfer ilmu pada siswa, untuk itu wawasan dan ilmu guru harus terus ditambah. Seperti diketahui YPT memiliki cita-cita untuk menjadi the leader of ICT Education di Indonesia, sehin....

 

Mengacu rilis dari Wakil Sekjen Forum Alumni Universitas Telkom (FAST) Muhammad Sufyan, Direktorat  Higher Education Yayasan Pendidikan Telkom berelaborasi dengan FAST dan Telkom University mengadakan buka bersama/bukber di The Groove Suites, Jakarta (21/6/2016) dan Mak Juariah, Bandung (23/6/2016). Bukber kali ini bukan sekedar menunggu ....

 

  Empat tim robotik dari Telkom University (Tel-U) akan berlaga dalam Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional (KRI) 2016 di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya pada Rabu-Sabtu (1-4/6). Empat tim tersebut adalah Tim Ferch Amadeiras pada kategori Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Berkaki, Tim Badaya SAS pada kategori Kontes Rob....

 

  Bulan Ramadhan menjadi saat dimana pahala amalan ibadah dilipatgandakan. Untuk itu, bulan suci ini dijadikan moment bagi setiap orang untuk ramai-ramai melakukan amal kebaikan. Salah satunya adalah bersedekah pada mereka yang membutuhkan. Hal ini juga yang dilakukan oleh dua sekolah Telkom Schools pada Jumat (17/6), SMK Pariwisata Band....

 

  Perwakilan Telkom University dan para tenant Bandung Techno Park menerima kunjungan studi banding dari enam puluh orang delegasi dari South Australia Government beserta rombongan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam acara Business Matching & Gala Dinner di Bandung Techno Park (BTP), Kawasan Telkom University, Bandung, Rabu ....

 

Audit Mutu Internal (AMI) 1 2016 Telkom Foundation secara resmi berakhir pada 14 Juni 2016. Penutupan AMI yang dilaksanakan di Ruang Sauyunan Kantor Lakhar Jalan Cisanggarung No. 2 Bandung  ini dihadiri oleh pada BOD Telkom Foundation dan auditor juga auditee. Berdasarkan hasil AMI dihasilkan tiga point kesimpulan, pertama Sistem Manajeme....

 

  Telkom Schools berhasil mencetak angka kelulusan sempurna pada Ujian Nasioan (UN) 2016. Sebanyak 2.333 siswa Telkom Schools yang menjadi peserta UN seluruhnya dinyatakan lulus. Raihan ini merupakan prestasi yang luar biasa dan sangat membanggakan. Siswa-siswi yang berasal dari 12 sekolah yang terdiri dari 1 SMP, 1 SMA, 2 SMK Pariwisata....

 

Kontribusi
2014-09-18 13:18:20 Read More

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

Salah satu amanat Undang-Undang Dasar Negara Repulik Indonesia tahun 1945 adalah kewajiban pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan bangsa yang cerdas maka pembangunan nasional di segala bidang akan sangat mudah dan pesat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita sebagai bangsa indonesia untuk berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sistem pendidikan yang sesuai dengan Undang-undang.
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (PT. Telkom) mengambil peran penting dalam menjalankan amanat UUD 1945 untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Peran tersebut diwujudkan dengan membentuk sebuah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang saat ini telah menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi serta pelatihan & sertifikasi guna mengembangkan SDM yang profesional di bidang Teknologi, Informasi, Multimedia, Edutainment dan Services (TIMES). YPT memiliki visi, "Menjadi Yayasan Bermutu Dalam Bidang Pendidikan dengan Standard Internasional Untuk Pembentukan Insan yang Berkarakter Unggul" serta terus berusaha untuk menjadi lembaga yang berkelas dunia (World-Class) dalam bidang pendidikan dan pelatihan dengan meningkatkan kompetisi lembaga yaitu yang berorientasi pelanggan dan berkompetisi dalam persaingan global.
Salah satu strategi dalam mewujudkan visi tersebut adalah pelaksanaan sistem pendidikan menengah kujuruan (vokasi) melalui SMK Telkom Sandhy Putra yang telah menyebar di 7 kota besar di seluruh Indonesia. Dan kualitas lulusan SMK sangat erat kaitannya dengan kualitas pembangunan bangsa dalam sektor ketenagakerjaan. Jika SMK-SMK di bawah naungan YPT mampu menghasilkan lulusan-lulusan berkelas dunia, dapat dipastikan Negara Republik Indonesia tidak akan gentar menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 2015 mendatang.
Namun kualitas lulusan yang baik tidak akan mudah kita hasilkan tanpa kualitas penyelenggaraan pendidikan yang baik pula. Melihat kondisi dan situasi pada SMK Telkom Sandhy Putra saat ini, masih perlu banyak perbaikan untuk memajukan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. Tantangan sekaligus peluang kedepan menjadi dasar dalam menentukan strategi untuk pengembangan
3
penyelenggaraan pendidikan yang berkelanjutan dan menyeluruh. Oleh karena itu, melalui makalah yang berjudul “Tantangan Globalisasi dan Modernisasi Sebagai Peluang Mencetak Lulusan SMK Berkelas Dunia” ini, penulis berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam melaksanakan amanat UUD 1945, khususnya dalam membangun kualitas lembaga pendidikan menengah kejuruan di bawah naungan YPT.

2014-09-18 12:55:29 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

Sejauh mana pembenahan yang akan dilakukan oleh sekolah,  sangat menentukan pencapaian target .  Prioritas utama yang sebaiknya dituju adalah pemberdayaan sumber daya manusianya, dalam hal ini adalah kepala sekolah,  tenaga pendidik ( guru ) dan tenaga kependidikan ( karyawan ).

 

Seperti diketahui faktor-faktor pendukung dari adanya suatu penyelenggara pendidikan, antara lain :

 

  1. Faktor Kepala Sekolah

Kepala Sekolah adalah orang yang memimpin  dan mengorganisir suatu sekolah. Maju mundurnya suatu sekolah tergantung dari bagaimana kepala sekolah mengorganisir sekolahnya.  Kepala Sekolah yang baik tentunya akan mengikuti perkembangan sekolahnya, dan apabila  terdapat masalah atau kekurangan, akan berusaha untuk mencari solusi atau memperbaikinya

 

  1. Faktor Guru

Guru merupakan faktor sentral dalam pendidikan, karena berhubungan langsung dengan peserta didik. Kompetensi dasar yang harus  dimiliki seorang guru antara lain kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kinerja guru akan mencerminkan ke empat kompetensi tersebut. Untuk meningkatkan keprofesionalitasnya, seorang guru harus menambah pengalaman dan peningkatan ilmunya, seperti mengikuti pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan tugas seorang guru. Untuk masa sekarang ini, seorang guru harus menambah kemampuannya di bidang teknologi informasi.

Kendala-kendala yang akan dihadapi guru, jika tidak memiliki    kompetensi-kompetensi tersebut antara lain :

ü  kurangnya pemahaman guru terhadap psikologi anak,

ü   cara penyampaian yang tidak dapat dipahami oleh siswa,   

ü  kurangnya penguasaan materi yang diajarkan, sehingga pemahaman siswa menjadi tidak optimal,

ü  atau kurangnya kreatifitas dan inovasi guru dalam mengajar.

 

  1. Faktor Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana juga akan ikut  mempengaruhi hasil belajar siswa. Kebutuhan akan ruang belajar yang nyaman, fasialitas pendukung untuk belajar yang memadai, seperti buku-buku, komputer, lapangan olah  raga,   alat – alat pembelajaran, menjadi  pendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Setiap peserta didik membutuhkan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran berbasis teknologi informasi menjadi salah satu pilihan pada era globalisasi ini. Kebutuhan akan pengalaman belajar yang mendekati suasana sebenarnya,  informasi yang cepat, pengalaman belajar yang menyenangkan melalui permainan, dapat diberikan melalui media berbasis internet. Pemanfaatan teknologi merangsang daya kreatifitas dan motivasi belajar  peserta didik.

Kemudahan pemakaian teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadikan ciri khas SD Sandhy Putra, yang berada di bawah naungan yayasan TELKOM.

 

 

 

  1. Faktor Tenaga Kependidikan

Tenaga Kependidikan dalam hal ini merupakan tenaga administrasi sekolah, yang sering disebut dengan istilah tata usaha (TU) dan petugas layanan khusus, seperti penjaga sekolah, satpam ,  juga mempunyai peran dalam terlaksananya pendidikan sekolah. Meski bertugas sebagai tenaga kependidikan yang tidak mengajar, mereka tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan . Apabila tenaga kependidikan tidak menjunjung tinggi nilai-nilai kependidikan, akan dikuatirkan  kualitas pelayanan yang diberikan asal-asalan, tidak ikhlas, tanpa senyum, sehingga menimbulkan kemacetan administrasi.( Priadi Surya, M.Pd)

             Ketika pengoptimalisasi sumber daya manusia telah diberdayakan, bukan suatu hal yang tidak mungkin sekolah memiliki sesuatu yang bernilai. Selain sumber daya manusianya, sistem kerja yang profesional akan sangat menentukan arah yang jelas menuju sekolah yang bermutu. Manajemen yang transparan sebagai jaminan akuntabiltas terhadap warganya dan pengguna layanannya.

Partisipasi yang tinggi dari orang tua murid dalam pendidikan di sekolah merupakan salah satu ciri dari pengelolaan sekolah yang baik, artinya sejauhmana masyarakat dapat diberdayakan dalam proses pendidikan di sekolah adalah indikator terhadap manajemen sekolah yang bersangkutan. Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan ini merupakan sesuatu yang esensial bagi penyelenggaraan sekolah yang baik. Tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah ini nampaknya memberikan pengaruh yang besara bagi kemajuan sekolah, kualitas pelayanan pembelajaran di sekolah yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kemajuan dan prestasi belajar anak-anak di sekolah. Hal ini secara tegas dinyatakan oleh Husen (1988) dalam penelitiannya bahwa siswa dapat belajar banyak karena dirangsang oleh pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru dan akan berhasil dengan baik berkat usaha orang tua mereka dalam memberikan dukungan ( sumber internet )

2014-09-18 11:11:52 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M

1. Peranan Kepala Sekolah Bagi Perkembangan Unit Produksi Sekolah

Dan Sceerens dan Bosker ( 1997 : 207 ), berpendapat yang membedakan sekolah yang kualitasnya baik dengan sekolah yang kualitasnya biasa ialah kepemimpinan kepala sekolahnya. Goldhammer dan Becker ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ) juga menyatakan bahwa dalam sekolah yang bagus tidak dapat dihindari akan dijumpai kepala sekolah yang agresif, dinamis dan secara profesional berhati-hati dalam menyediakan program-program pendidikan yang dianggap penting. Membaik dan memburuknya sekolah dapat dilacak dari kualitas kepala sekolahnya   ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ).

Dengan demikian jika program pengembangan unit produksi pada sebuah sekolah ingin berkembang dan maju sehingga dapat berjalan sesuai dengan tujuannya, maka diperlukan seorang kepala sekolah yang memiliki kepemimpinan yang baik, hal ini tentunya merupakan hambatan besar bagi SMK Sandhy Putra Bandung jika kepala sekolah sering berganti apalagi dengan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai.

Selain itu apabila dilihat dari unit produksi berdasarkan kedudukan dan posisi sebagaimana tertuang dalam Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999)  sebagai berikut :

1.   Unit produksi adalah milik sekolah dan tidak terpisahkan dari   fungsi dan status sekolah.

2.   Penanggung jawab tertinggi unit produksi adalah kepala sekolah bersangkutan.

3.   Kepala sekolah bertanggung jawab kepada kepala bidang pendidikan menengah kejuruan wilayah tentang operasionalisasi     unit produksi.

4.   Unit produksi disekolah dijalankan oleh kepala sekolah dibantu oleh pengurus unit produksi yang dipilih / ditunjuk, dan pengurus unit produksi dipimpin oleh seorang manajer unit produksi.

5.   Unit produksi bekerja sama dengan koperasi sekolah dalam    operasionalisasinya.

6.   Badan penasehat unit produksi memberi saran kebijakan kepada manajer unit produksi untuk dibuat masukan dalam operasionalisasi unit produksi.

7.   Unit produksi dipertanggungjawabkan oleh manajer unit produksi dalam bentuk laporan kepada kepala sekolah dan kepala sekolah memberikannya kepada kepala bidang Pendidikan Menengah Kejuruan minimal satu tahun sekali.

8.   Semua kegiatan unit produksi harus memperhatikan peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

9.   Sekolah dalam mengoperasikan unit produksi dapat bekerja sama dengan pihak luar seperti lembaga pemerintah, dunia usaha industri dan masyarakat luas

10. Pengawasan  unit produksi dilaksanakan oleh kepala sekolah atau badan pengawas yang ditunjuk. (Sumber : Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya)

Maka terlihat dengan jelas bahwa untuk menjalankan sebuah unit produksi peranan seorang kepala sekolah sangat berperan penting di dalam pelaksanaannya.

 

2. Ruang Lingkup Kegiatan Unit Produksi

Kegiatan unit produksi berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999) adalah sebagai berikut :

  1. Mengorganisasikan KBM pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  2. Mengorientasikan kegiatan / meningkatkan kemampuan guru di SMK pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  3. Mengusahakan kegiatan praktik siswa sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industri
  4. Mengusahakan kegiatan magang bagi guru di dunia industri.
  5. Menyelenggarakan kegiatan perawatan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di SMK dengan prinsip swakelola.
  6. Menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang dapat memberikan  imbalan jasa bagi sekolah.
  7. Menyelenggarakan kegiatan dengan bekerjasama dengan dunia industri dalam menunjang unit produksi disekolah.
  8. Melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat umum dengan mendayagunakan sumber daya di sekolah sekaligus dapat memberi nilai tambah bagi sekolah.

Berdasarkan ruang lingkup kegiatan unit produksi di atas hampir sebagian besar kegiatannya  sudah dimiliki dan dilaksanakan  di SMK Sandhy Putra, hanya dalam pengelolaannya  yang tidak profesional, dengan menganut pada prinsip manajemen bisnis seperti tercantum pada Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya. Tetapi lebih berjalan apa adanya.

3. Pengelolaan Unit Produksi

Secara sederhana pola yang dipakai sebagaimana yang tertuang dalam pengembangan unit produksi di sekolah harus melihat dan mengukur kepada,

  1. Jenis usaha / kegiatan yang dilaksanakan di unit produksi.
  2. Sumber daya yang tersedia dan fasilitas yang memadai.
  3. Susunan / struktur unit produksi.
  4. Kondisi situasi yang dihadapi.
  5. Legalitas sesuai dengan perundang-undangan. (Dinas Pendidikan dan kebudayaan, 1997:5)

Dengan demikian untuk mencapai keberhasilan, sebuah unit produksi harus ditentukan faktor yang paling mendukung di sekolah, apakah sumber daya manusia, fasilitas dan sumber biaya, walaupun dari ke tiga faktor tersebut tidak dapat dipisahkan yang satu dengan yang lainnya.

Di SMK Sandhy Putra sumber daya manusia sebagai pelaksana dapat memanfaatkan warga sekolah seperti siswa dan guru, tetapi sebagai mamajer yang dapat mengelola khusus unit produksi diperlukan tenaga secara terpisah mengingat kesibukan guru yang ada, hal ini belum dimiliki oleh SMK Sandhy Putra. Begitu pula dengan fasilitas, banyak sekali fasilitas-fasilitas praktik yang selama ini digunakan dan dapat dimanfaatkan untuk menjalankan unit produksi ini tetapi jumlah dan jenisnya belum memadai, apalagi jika berkaitan dengan ruangan/ tempat. Lahan dan bangunan yang ada hanya dapat dimanfaatkan untuk operasional harian, hal inipun terkadang sering sekali terjadi kekurangan ruangan di saat berbagai kegiatan dilaksanakan pada saat yang bersamaan. Apalagi jika akan menjalankan sebuah unit produksi. Begitu pula dengan biaya yang diperlukan.Unit produksi ini memerlukan pembenahan dalam system dan prosedur, permainan asset dan solusi kreatif.

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M


Breaking News
Pengunjung
256126

 

Assalamualaikum Wr, Wb Salam Sejahtera Bagi Kita Semua Menjadi the leader of ICT Education di Indonesia adal....

 

Kemerdekaan Indonesia diperingati setiap 17 Agustus. Beragam cara dilakukan masyarakat memperingati Hari Ulang....

 

Ir. Cacuk Sudarijanto (lahir di Tulungagung, 29 Januari 1948 – meninggal di Jakarta, 10 Juni 2004 pada u....

 

Publikasi Koran Tribun Jabar Edisi Kamis 16 Juni 2016....

 

Me

Telkom University Jalin Kerjasama Dengan Dua Universitas Ternama di Ukraina

Telkom University (Tel-U) menjalin kerjasama pendidikan dengan dua universitas terkemuka di Ukraina, yaitu National Aviation University (NAU), dan Kyi....

Telkom University Jalin Kerjasama Dengan Dua Universitas Ternama di Ukraina
close
Telkom University (Tel-U) menjalin kerjasama pendidikan dengan dua universitas terkemuka di Ukraina, yaitu National Aviation University (NAU), dan Kyiv National University of Taras Shevchenko (KNU Taras Shevchenko). Namun, bisa jadi belum semua  sivitas akademika Tel-U tahu tentang dua perguruan tinggi ini. NAU adalah universitas negeri yang tidak hanya mengkhususkan diri pada pendidikan penerbangan sipil, tetapi juga memiliki fakultas-fakultas  teknik (komputer, IT, dll), Hubungan Internasional, Hukum, Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Budaya. Didirikan pada tahun 1933, universitas ini telah memiliki tradisi riset yang tangguh di bidang teknologi penerbangan, radar, dan IT.     Sedangkan KNU Taras Shevchenko, merupakan salah satu universitas negeri terkemuka di Ukraina, yang dikenal sebagai center of excellent di Eropa Timur. Bekerja sama dengan KBRI, universitas ini pada tahun 2012 telah membuka Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, dan pada tahun 2015 mendirikan Pusat Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia dan termasuk salah satu universitas penerima bantuan dari Kemristek dan DIKTI berupa pengiriman dosen bantuan pengajar bahasa Indonesia program SAME - BIPA (Scheme for Academic Mobility and Exchange - Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Kerjasama antar universitas ini merupakan terobosan baru, karena untuk yang pertama kalinya dalam 24 tahun sejarah hubungan bilateral RI - Ukraina terdapat sebuah universitas di Indonesia yang melakukan penandatan....
Me

Lilik Leksono Menjabat Direktur KLZ

Radio K-Lite dan Zora kini memiliki pimpinan baru, Lilik Leksono yang semula  Manager Pengembangan Karakter di Telkom University, kini menjabat &....

Lilik Leksono Menjabat Direktur KLZ
close
Radio K-Lite dan Zora kini memiliki pimpinan baru, Lilik Leksono yang semula  Manager Pengembangan Karakter di Telkom University, kini menjabat  Direktur PT. Lintas Kontinental & PT. Karang Tumaritis (radio K-Lite dan Zora). Keputusan ini berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus YPT nomor KEP. 0356/00/DGA-04/YPT/2016. Sementara pucuk pimpinan sebelumnya, yaitu M. Syahriar Sugandi yang menjabat sebagai General Manager Zora pada Radio Klite & Zora. Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus YPT nomor KEP. 0355/00/DGA-04/YPT/2016 posisinya dikembalikan sebagai dosen di Telkom University. Penyerahan SK keduanya dilakukan oleh Direktur General Affair Sumrahadi di Kantor Lakhar YPT Jalan Cisanggarung No 2. Bandung pada Selasa (26/04). Bapak Sumrahadi mengatakan tour on duty adalah hal yang biasa, terlebih dalam sebuah organisasi.Setelah pergantian pimpinan di KLZ dirinya berharap, dua radio tersebut akan semakin baik. “Terima kasih Pak Syariar atas kerja keras dan bakti Bapak untuk KLZ. Untuk Pak Lilik, kami ucapkan selamat bergabung, semoga bisa menjalankan amanah ini dengan baik,”pungkasnya. (purel/Telkom Foundation)        ....
Me

Bukber, Direktorat HE Elaborasi dengan FAST Rilis Endowment TF

Mengacu rilis dari Wakil Sekjen Forum Alumni Universitas Telkom (FAST) Muhammad Sufyan, Direktorat  Higher Education Yayasan Pendidikan Telkom be....

Bukber, Direktorat HE Elaborasi dengan FAST Rilis Endowment TF
close
Mengacu rilis dari Wakil Sekjen Forum Alumni Universitas Telkom (FAST) Muhammad Sufyan, Direktorat  Higher Education Yayasan Pendidikan Telkom berelaborasi dengan FAST dan Telkom University mengadakan buka bersama/bukber di The Groove Suites, Jakarta (21/6/2016) dan Mak Juariah, Bandung (23/6/2016). Bukber kali ini bukan sekedar menunggu dan buka shaum bareng-bareng. Namun yang istimewa ada perilisan aplikasi Android, Endowment TF, dalam kedua kegiatan tersebut, yang terutama ditujukan kepada para alumni Telkom University. Seperti apa lengkapnya? Simak ulasan Wasekjen FAST dan Dosen Ikom TelU, Muhammad Sufyan, di laman Detik berikut ini:  http://inet.detik.com/read/2016/06/22/152804/3239540/398/membangun-jalan-pintas-balas-budi-ke-kampus Salam Intergrity, Harmony, & Excellence! (Muhammad Sufyan/Wasekjen FAST)....
Me

Budaya Sebagai Akar Prestasi

  TF Baper kembali di gelar, kali ini kegiatan yang dilaksanakan adalah 5S yaitu (Selasa Siang Sharing Sareng Senior). Dalam acara yang digselen....

Budaya Sebagai Akar Prestasi
close
  TF Baper kembali di gelar, kali ini kegiatan yang dilaksanakan adalah 5S yaitu (Selasa Siang Sharing Sareng Senior). Dalam acara yang digselenggarakan pada Selasa (3/5) di Ruang Educafe ini menghadirkan Direktur Higher Education Yudi Pramudiana. Dalam acara tersebut, Pak Yudi berbagi mengenai budaya. Menurutnya budaya menjadi faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi. Bahkan budaya menjadi akar dari prestasi. Sehingga seseorang yang berprestasi tentu memiliki budaya yang menjadi kebiasaan yang baik. Sebagai contoh Pak Yudi mengatakan, negara Amerika Latin memiliki prestasi yang baik di bidang olah raga. Mengapa demikian, ternyata di  negara tersebut olah raga sudah menjadi budaya. Menurutnya yayasan pendidikan paling tidak harus mempunyai dua budaya yang harus dipahami dalam struktur organisasi. Yang pertama harus dikembangkan adalah budaya kompetitif agar selalu dapat menjadi yang terbaik dan mempertahankan terus menerus apa yang telah diraih. Namun disisi lain juga ada budaya yang perlu  dikembangkan yaitu budaya kolaboratif. “Tidak mungkin akan mendapat prestasi yang baik kalau tidak ada landasan budaya. Value ini yang harus muncul dan mengakar kuat, nilai-nilai baik harus dibangun di organisasi kita,”pungkasnya.(purel/Telkom Foundation)  ....
Me

DPSE Cetak Bunda ICT

DPSE Cetak Bunda ICT Guru memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar mengajar, terlebih di tingkat pendidikan dini. Gurulah sosok utama d....

DPSE Cetak Bunda ICT
close
DPSE Cetak Bunda ICT Guru memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar mengajar, terlebih di tingkat pendidikan dini. Gurulah sosok utama di sekolah yang mentransfer ilmu pada siswa, untuk itu wawasan dan ilmu guru harus terus ditambah. Seperti diketahui YPT memiliki cita-cita untuk menjadi the leader of ICT Education di Indonesia, sehingga semua lembaga pendidikan dalam setiap aktifitasnya berbasis ICT. Guru sebagai tonggak utama kegiatan belajar mengajar harus ditingkatkan kompetensinya di bidang ICT. Salah satu kegiatannya berupa pelatihan basic Microsoft Office yang dilaksanakan pada 20-22 Juni 2016 di Kantor Lakhar Jalan Cisanggarung No 2 Bandung. Pelatihan yang digelar oleh Direktorat Primary&Secondary Education ini bertujuan untuk mencetak guru sebagai bunda ICT. Untuk tingkat TK, pilot projeknya adalah TK Telkom Buah Batu. Pada kali perdana ini, pelatihan diikuti oleh tujuh orang yang terdiri dari satu kepala sekolah dan 6 guru TK Telkom Buah Batu. Materi yang diajarkan yaitu mengenai dasar-dasar Microsoft Office meliputi program Word, Excel dan Power point. Pemilihan materi ini dilakukan terkait dengan kebutuhan sekolah, baik itu administrasi ataupun kegiatan belajar mengajar, sehingga tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan sudah berbasis ICT. (DPSE)....
Me

Empat Tim Robotik Tel-U Bertarung di KRI 2016

  Empat tim robotik dari Telkom University (Tel-U) akan berlaga dalam Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional (KRI) 2016 di Politeknik Elektroni....

Empat Tim Robotik Tel-U Bertarung di KRI 2016
close
  Empat tim robotik dari Telkom University (Tel-U) akan berlaga dalam Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional (KRI) 2016 di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya pada Rabu-Sabtu (1-4/6). Empat tim tersebut adalah Tim Ferch Amadeiras pada kategori Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Berkaki, Tim Badaya SAS pada kategori Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), Tim Roobics pada kategori Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI), dan tim Void Loop pada kategori Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI). Rektor Telkom University, Prof. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng., Ph.D., berpesan untuk terus berjuang dan memegang teguh sportivitas saat berlaga nanti. “Semoga berkat doa, semangat, dan kompetensi yang anda semua miliki, Tel-U bisa menang dan melambung di dunia robotik Indonesia,” ujar Rektor saat melepas empat tim robotik Tel-U pada Selasa (31/5). Kontes Robot Indonesia (KRI) sendiri  merupakan kegiatan kontes bidang robotika yang dapat diikuti tim mahasiswa dari institusi atau perguruan tinggi negeri dan swasta yang terdaftar di Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. (purel Telkom University/EAD) - See more at: http://telkomuniversity.ac.id/id/news/empat-tim-robotik-tel-u-bertarung-di-kri-2016#sthash.q7LOi8Wi.dpuf....
Me

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pegawai YPT melalui Optimalisasi Sinergi FKTP TelkoMedika

Menunjuk Nota Dinas Director of General Affairs Nomor ND. 02587 / YAYASAN PENDIDIKAN TELKOM - YPT / DGA-07 / 2016 tanggal 30 Maret 2016 perihal Pening....

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pegawai YPT melalui Optimalisasi Sinergi FKTP TelkoMedika
close
Menunjuk Nota Dinas Director of General Affairs Nomor ND. 02587 / YAYASAN PENDIDIKAN TELKOM - YPT / DGA-07 / 2016 tanggal 30 Maret 2016 perihal Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pegawai YPT melalui Optimalisasi Sinergi FKTP TelkoMedika, berikut kami sampaikan kembali isi Nota Dinas tersebut, sebagai berikut: Dalam rangka meningkatkan kerjasama pelayanan kesehatan antara Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) dengan PT. Sarana Usaha Sejahtera Insanpalapa (Telkomedika), maka mulai 1 April 2016 akan dibuka  Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Telkomedika di lokasi TPKK Yakes Buah Batu lantai 2. Untuk pelayanan kesehatan tersebut TelkoMedika akan membuka operasional pelayanan pada hari Senin – Jumat, pukul 08.00 – 17.00 WIB (selama bulan April, dan akan dievaluasi), apabila dari hasil evaluasi tersebut dinilai layak, maka operasional pelayanan akan dilaksanakan pada hari Senin – Jumat, pukul 08.00 – 20.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00 – 13.00 WIB. Sehubungan dengan pembukaan FKTP TelkoMedika di Buah Batu, maka pelayanan kesehatan yang sebelumnya dilaksanakan melalui Klinik Kimia Farma, mulai 1 April 2016 dialihkan ke FKTP TelkoMedia Buah Batu. Apabila ada kejadian darurat yang terjadi diluar jam operasional FKTP TelkoMedika, maka dapat langsung berobat ke Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit. Untuk koordinasi lebih lanjut terkait dengan perubahan layanan kesehatan ini dapat menghubungi Bagian Human Capital Yayasan, denga....

 

Selamatkan Badak - Shabrina SMK Telkom Bandung

2015-04-07 11:55:09 216 View

Banjir Akibat Penebangan Pohon Secara Liar - SMK Telkom Bandung M. Abdul Hadi

2015-04-07 11:54:38 214 View

Iklan Layanan Masyarakat "SEHAT ITU INDAH" karya Roufy Husein Nasution

2014-09-24 16:24:43 284 View

Pembacaan Al-Quran Oleh Siswa TK Telkom Surat Al Naas

2014-07-18 11:05:47 237 View

Tim Brainstate Telkom University Tampil Di Kompas TV

2014-07-18 01:57:42 283 View

ALL VIDEO