Berita Terbaru
  • Pelayanan Prima Dengan Komunikasi Efektif
  • Telkom Foundation Gelar Kick Off RKA 2017
  • Pemuda Pemudi Asique Juara Dua Kompetisi Mural
  • ST3 Telkom Purwokerto Gelar Student Carnival Day (SCD)
  • Belajar Dari Pak Yudi
  • KM Online dan Dashboard Resmi Diluncurkan
  • Jajaran BOD Baru YPT Telah Terbentuk
Pelayanan prima patutlah diberikan perusahaan pada setiap customer, hal ini amat disadari oleh Telkom Foundation. Untuk itu diperlukan sumber daya manusia yang profesional untuk menanganinya. Dengan latar belakang tersebut, maka digelar pelatihan komunikasi efektif pada 14-15 September 2016 di Ruang Sabilulungan Jalan Cisanggarung No.2 Bandung. Pe....

 

  Perencanaan menjadi bagian yang sangat penting dalam sebuah organisasi, terlebih dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Hal ini ditekankan oleh Chairman Telkom Foundation Bapak Dwi S. Purnomo dalam acara Kick Off RKA 2017 Telkom Foundation. Dalam acara  yang digelar  pada Jum’at (16/9) di Ruang S....

 

  Tiga mahasiswa Desain Komunikasi Visual Fakultas Industri Kreatif Telkom University (DKV FIK Tel-U) berhasil meraih Juara Dua kompetisi mural  dalam acara Grafika Penerbitan Festival (GP Fest) 2016 yang diadakan di Politeknik Negeri Jakarta, tanggal 6-8 September 2016. Acara yang rutin setiap tahun diadakan oleh Politeknik Neg....

 

  Dalam rangka penutupan masa orientasi mahasiswa baru, ST3 Telkom Purwokerto menggelar acara Student Carnival Day (SCD). Acara ini merupakan acara puncak rangkaian kegiatan Telkom Orientation Days (Todays) yang didukung penuh oleh segenap jajaran ST3 Telkom Purwokerto dan  540 orang mahasiswa baru yang berasal dari 22 Provinsi s....

 

    Awan duka bergelayut di kantor Lakhar, tatkala mendengar kabar duka mengenai berpulangnya Direktur Higher Education Bapak Dr Yudi Pramudiana. Rabu, 7 September 2016 menjadi akhir dari perjuangan Pak Yudi melawan penyakit kanker usus besar yang dideritanya sejak tiga tahun lalu. Meski dinyatakan sakit secara medis, namun sem....

 

  Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) kembali menggelar Rapat Monthly Meeting pada Jumat (9/9) di Ruang Educafe Kantor Lakhar Jalan Cisanggarung No.2 Bandung. Dalam rapat tiga bulanan ini menggagendakan launching Kontrak Manajemen (KM) Online dan Dashboard. Ketua Yayasan Pendidikan Telkom Bapak Dwi S. Purnomo secara resmi meluncurkan sistem o....

 

    Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) memiliki jajaran BOD yang baru.  Penyerahan Surat Keputusan (SK) penggantian posisi Direktur ini dilakukan oleh Ketua YPT Bapak Dwi S. Purnomo dalam Rapat Monthly Meeting yang digelar pada Jum'at (9/9) di Ruang Educafe Kantor Lakhar Jalan Cisanggarung No. 2 Bandung. Sepeninggal Alm. ....

 

Kontribusi
2014-09-18 13:18:20 Read More

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

Salah satu amanat Undang-Undang Dasar Negara Repulik Indonesia tahun 1945 adalah kewajiban pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan bangsa yang cerdas maka pembangunan nasional di segala bidang akan sangat mudah dan pesat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita sebagai bangsa indonesia untuk berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sistem pendidikan yang sesuai dengan Undang-undang.
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (PT. Telkom) mengambil peran penting dalam menjalankan amanat UUD 1945 untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Peran tersebut diwujudkan dengan membentuk sebuah Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang saat ini telah menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi serta pelatihan & sertifikasi guna mengembangkan SDM yang profesional di bidang Teknologi, Informasi, Multimedia, Edutainment dan Services (TIMES). YPT memiliki visi, "Menjadi Yayasan Bermutu Dalam Bidang Pendidikan dengan Standard Internasional Untuk Pembentukan Insan yang Berkarakter Unggul" serta terus berusaha untuk menjadi lembaga yang berkelas dunia (World-Class) dalam bidang pendidikan dan pelatihan dengan meningkatkan kompetisi lembaga yaitu yang berorientasi pelanggan dan berkompetisi dalam persaingan global.
Salah satu strategi dalam mewujudkan visi tersebut adalah pelaksanaan sistem pendidikan menengah kujuruan (vokasi) melalui SMK Telkom Sandhy Putra yang telah menyebar di 7 kota besar di seluruh Indonesia. Dan kualitas lulusan SMK sangat erat kaitannya dengan kualitas pembangunan bangsa dalam sektor ketenagakerjaan. Jika SMK-SMK di bawah naungan YPT mampu menghasilkan lulusan-lulusan berkelas dunia, dapat dipastikan Negara Republik Indonesia tidak akan gentar menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada tahun 2015 mendatang.
Namun kualitas lulusan yang baik tidak akan mudah kita hasilkan tanpa kualitas penyelenggaraan pendidikan yang baik pula. Melihat kondisi dan situasi pada SMK Telkom Sandhy Putra saat ini, masih perlu banyak perbaikan untuk memajukan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. Tantangan sekaligus peluang kedepan menjadi dasar dalam menentukan strategi untuk pengembangan
3
penyelenggaraan pendidikan yang berkelanjutan dan menyeluruh. Oleh karena itu, melalui makalah yang berjudul “Tantangan Globalisasi dan Modernisasi Sebagai Peluang Mencetak Lulusan SMK Berkelas Dunia” ini, penulis berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam melaksanakan amanat UUD 1945, khususnya dalam membangun kualitas lembaga pendidikan menengah kejuruan di bawah naungan YPT.

2014-09-18 12:55:29 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

Sejauh mana pembenahan yang akan dilakukan oleh sekolah,  sangat menentukan pencapaian target .  Prioritas utama yang sebaiknya dituju adalah pemberdayaan sumber daya manusianya, dalam hal ini adalah kepala sekolah,  tenaga pendidik ( guru ) dan tenaga kependidikan ( karyawan ).

 

Seperti diketahui faktor-faktor pendukung dari adanya suatu penyelenggara pendidikan, antara lain :

 

  1. Faktor Kepala Sekolah

Kepala Sekolah adalah orang yang memimpin  dan mengorganisir suatu sekolah. Maju mundurnya suatu sekolah tergantung dari bagaimana kepala sekolah mengorganisir sekolahnya.  Kepala Sekolah yang baik tentunya akan mengikuti perkembangan sekolahnya, dan apabila  terdapat masalah atau kekurangan, akan berusaha untuk mencari solusi atau memperbaikinya

 

  1. Faktor Guru

Guru merupakan faktor sentral dalam pendidikan, karena berhubungan langsung dengan peserta didik. Kompetensi dasar yang harus  dimiliki seorang guru antara lain kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kinerja guru akan mencerminkan ke empat kompetensi tersebut. Untuk meningkatkan keprofesionalitasnya, seorang guru harus menambah pengalaman dan peningkatan ilmunya, seperti mengikuti pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan tugas seorang guru. Untuk masa sekarang ini, seorang guru harus menambah kemampuannya di bidang teknologi informasi.

Kendala-kendala yang akan dihadapi guru, jika tidak memiliki    kompetensi-kompetensi tersebut antara lain :

ü  kurangnya pemahaman guru terhadap psikologi anak,

ü   cara penyampaian yang tidak dapat dipahami oleh siswa,   

ü  kurangnya penguasaan materi yang diajarkan, sehingga pemahaman siswa menjadi tidak optimal,

ü  atau kurangnya kreatifitas dan inovasi guru dalam mengajar.

 

  1. Faktor Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana juga akan ikut  mempengaruhi hasil belajar siswa. Kebutuhan akan ruang belajar yang nyaman, fasialitas pendukung untuk belajar yang memadai, seperti buku-buku, komputer, lapangan olah  raga,   alat – alat pembelajaran, menjadi  pendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Setiap peserta didik membutuhkan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran berbasis teknologi informasi menjadi salah satu pilihan pada era globalisasi ini. Kebutuhan akan pengalaman belajar yang mendekati suasana sebenarnya,  informasi yang cepat, pengalaman belajar yang menyenangkan melalui permainan, dapat diberikan melalui media berbasis internet. Pemanfaatan teknologi merangsang daya kreatifitas dan motivasi belajar  peserta didik.

Kemudahan pemakaian teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadikan ciri khas SD Sandhy Putra, yang berada di bawah naungan yayasan TELKOM.

 

 

 

  1. Faktor Tenaga Kependidikan

Tenaga Kependidikan dalam hal ini merupakan tenaga administrasi sekolah, yang sering disebut dengan istilah tata usaha (TU) dan petugas layanan khusus, seperti penjaga sekolah, satpam ,  juga mempunyai peran dalam terlaksananya pendidikan sekolah. Meski bertugas sebagai tenaga kependidikan yang tidak mengajar, mereka tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan . Apabila tenaga kependidikan tidak menjunjung tinggi nilai-nilai kependidikan, akan dikuatirkan  kualitas pelayanan yang diberikan asal-asalan, tidak ikhlas, tanpa senyum, sehingga menimbulkan kemacetan administrasi.( Priadi Surya, M.Pd)

             Ketika pengoptimalisasi sumber daya manusia telah diberdayakan, bukan suatu hal yang tidak mungkin sekolah memiliki sesuatu yang bernilai. Selain sumber daya manusianya, sistem kerja yang profesional akan sangat menentukan arah yang jelas menuju sekolah yang bermutu. Manajemen yang transparan sebagai jaminan akuntabiltas terhadap warganya dan pengguna layanannya.

Partisipasi yang tinggi dari orang tua murid dalam pendidikan di sekolah merupakan salah satu ciri dari pengelolaan sekolah yang baik, artinya sejauhmana masyarakat dapat diberdayakan dalam proses pendidikan di sekolah adalah indikator terhadap manajemen sekolah yang bersangkutan. Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan ini merupakan sesuatu yang esensial bagi penyelenggaraan sekolah yang baik. Tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah ini nampaknya memberikan pengaruh yang besara bagi kemajuan sekolah, kualitas pelayanan pembelajaran di sekolah yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kemajuan dan prestasi belajar anak-anak di sekolah. Hal ini secara tegas dinyatakan oleh Husen (1988) dalam penelitiannya bahwa siswa dapat belajar banyak karena dirangsang oleh pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru dan akan berhasil dengan baik berkat usaha orang tua mereka dalam memberikan dukungan ( sumber internet )

2014-09-18 11:11:52 Read More

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M

1. Peranan Kepala Sekolah Bagi Perkembangan Unit Produksi Sekolah

Dan Sceerens dan Bosker ( 1997 : 207 ), berpendapat yang membedakan sekolah yang kualitasnya baik dengan sekolah yang kualitasnya biasa ialah kepemimpinan kepala sekolahnya. Goldhammer dan Becker ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ) juga menyatakan bahwa dalam sekolah yang bagus tidak dapat dihindari akan dijumpai kepala sekolah yang agresif, dinamis dan secara profesional berhati-hati dalam menyediakan program-program pendidikan yang dianggap penting. Membaik dan memburuknya sekolah dapat dilacak dari kualitas kepala sekolahnya   ( Davis dan Thomas, 1989 : 17 ).

Dengan demikian jika program pengembangan unit produksi pada sebuah sekolah ingin berkembang dan maju sehingga dapat berjalan sesuai dengan tujuannya, maka diperlukan seorang kepala sekolah yang memiliki kepemimpinan yang baik, hal ini tentunya merupakan hambatan besar bagi SMK Sandhy Putra Bandung jika kepala sekolah sering berganti apalagi dengan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai.

Selain itu apabila dilihat dari unit produksi berdasarkan kedudukan dan posisi sebagaimana tertuang dalam Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999)  sebagai berikut :

1.   Unit produksi adalah milik sekolah dan tidak terpisahkan dari   fungsi dan status sekolah.

2.   Penanggung jawab tertinggi unit produksi adalah kepala sekolah bersangkutan.

3.   Kepala sekolah bertanggung jawab kepada kepala bidang pendidikan menengah kejuruan wilayah tentang operasionalisasi     unit produksi.

4.   Unit produksi disekolah dijalankan oleh kepala sekolah dibantu oleh pengurus unit produksi yang dipilih / ditunjuk, dan pengurus unit produksi dipimpin oleh seorang manajer unit produksi.

5.   Unit produksi bekerja sama dengan koperasi sekolah dalam    operasionalisasinya.

6.   Badan penasehat unit produksi memberi saran kebijakan kepada manajer unit produksi untuk dibuat masukan dalam operasionalisasi unit produksi.

7.   Unit produksi dipertanggungjawabkan oleh manajer unit produksi dalam bentuk laporan kepada kepala sekolah dan kepala sekolah memberikannya kepada kepala bidang Pendidikan Menengah Kejuruan minimal satu tahun sekali.

8.   Semua kegiatan unit produksi harus memperhatikan peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

9.   Sekolah dalam mengoperasikan unit produksi dapat bekerja sama dengan pihak luar seperti lembaga pemerintah, dunia usaha industri dan masyarakat luas

10. Pengawasan  unit produksi dilaksanakan oleh kepala sekolah atau badan pengawas yang ditunjuk. (Sumber : Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya)

Maka terlihat dengan jelas bahwa untuk menjalankan sebuah unit produksi peranan seorang kepala sekolah sangat berperan penting di dalam pelaksanaannya.

 

2. Ruang Lingkup Kegiatan Unit Produksi

Kegiatan unit produksi berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Unit Produksi (1999) adalah sebagai berikut :

  1. Mengorganisasikan KBM pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  2. Mengorientasikan kegiatan / meningkatkan kemampuan guru di SMK pada jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang dan jasa yang layak jual
  3. Mengusahakan kegiatan praktik siswa sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industri
  4. Mengusahakan kegiatan magang bagi guru di dunia industri.
  5. Menyelenggarakan kegiatan perawatan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di SMK dengan prinsip swakelola.
  6. Menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang dapat memberikan  imbalan jasa bagi sekolah.
  7. Menyelenggarakan kegiatan dengan bekerjasama dengan dunia industri dalam menunjang unit produksi disekolah.
  8. Melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat umum dengan mendayagunakan sumber daya di sekolah sekaligus dapat memberi nilai tambah bagi sekolah.

Berdasarkan ruang lingkup kegiatan unit produksi di atas hampir sebagian besar kegiatannya  sudah dimiliki dan dilaksanakan  di SMK Sandhy Putra, hanya dalam pengelolaannya  yang tidak profesional, dengan menganut pada prinsip manajemen bisnis seperti tercantum pada Pedoman Pengembangan Sekolah Seutuhnya. Tetapi lebih berjalan apa adanya.

3. Pengelolaan Unit Produksi

Secara sederhana pola yang dipakai sebagaimana yang tertuang dalam pengembangan unit produksi di sekolah harus melihat dan mengukur kepada,

  1. Jenis usaha / kegiatan yang dilaksanakan di unit produksi.
  2. Sumber daya yang tersedia dan fasilitas yang memadai.
  3. Susunan / struktur unit produksi.
  4. Kondisi situasi yang dihadapi.
  5. Legalitas sesuai dengan perundang-undangan. (Dinas Pendidikan dan kebudayaan, 1997:5)

Dengan demikian untuk mencapai keberhasilan, sebuah unit produksi harus ditentukan faktor yang paling mendukung di sekolah, apakah sumber daya manusia, fasilitas dan sumber biaya, walaupun dari ke tiga faktor tersebut tidak dapat dipisahkan yang satu dengan yang lainnya.

Di SMK Sandhy Putra sumber daya manusia sebagai pelaksana dapat memanfaatkan warga sekolah seperti siswa dan guru, tetapi sebagai mamajer yang dapat mengelola khusus unit produksi diperlukan tenaga secara terpisah mengingat kesibukan guru yang ada, hal ini belum dimiliki oleh SMK Sandhy Putra. Begitu pula dengan fasilitas, banyak sekali fasilitas-fasilitas praktik yang selama ini digunakan dan dapat dimanfaatkan untuk menjalankan unit produksi ini tetapi jumlah dan jenisnya belum memadai, apalagi jika berkaitan dengan ruangan/ tempat. Lahan dan bangunan yang ada hanya dapat dimanfaatkan untuk operasional harian, hal inipun terkadang sering sekali terjadi kekurangan ruangan di saat berbagai kegiatan dilaksanakan pada saat yang bersamaan. Apalagi jika akan menjalankan sebuah unit produksi. Begitu pula dengan biaya yang diperlukan.Unit produksi ini memerlukan pembenahan dalam system dan prosedur, permainan asset dan solusi kreatif.

TANTANGAN GLOBALISASI DAN MODERNISASI SEBAGAI PELUANG MENCETAK LULUSAN SMK BERKELAS DUNIA by Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI, MELALUI PENGEMBANGAN UNIT PRODUKSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN by Dini Ludiyani, S.Pd, M.M


Breaking News
Pengunjung
360142

 

Assalamualaikum Wr,Wb Salam Sejahtera Bagi Kita Semua   Sebanyak 7.085 orang mahasiswa baru Telkom Un....

 

Kemerdekaan Indonesia diperingati setiap 17 Agustus. Beragam cara dilakukan masyarakat memperingati Hari Ulang....

 

Ir. Cacuk Sudarijanto (lahir di Tulungagung, 29 Januari 1948 – meninggal di Jakarta, 10 Juni 2004 pada u....

 

Publikasi majalahsora.com mengenai SMK Telkom Bandung yang menyelenggarakan kelas ikatan dinas &nbs....

 

Me

PKKMB Telkom University Dimulai

FOTO : Telkom University   Lebih dari 6.000 mahasiswa baru Telkom University mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru....

PKKMB Telkom University Dimulai
close
FOTO : Telkom University   Lebih dari 6.000 mahasiswa baru Telkom University mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Tahun ini PKKMB Telkom University mengangkat tema Tangguh, Kreatif dan Mandiri. Direktur Kemahasiswaan Telkom University Andi Joko mengatakan  PKKMB akan dilaksanakan selama dua minggu. PKKMB akan diisi dengan berbagai kegiatan dengan materi yang menekankan pada character building atau pembentukan karakter para calon mahasiswa Telkom University sebagai petarung didalam dunia persaingan nantinya. “Untuk menghadapi persaingan global diperlukan persiapan yang matang, dan elemen – elemen itulah yang kami tanamkan sejak sekarang kepada para calon mahasiswa angkatan 2016 “, ucapnya saat ditemui di Gedung Learning Center Kampus Telkom University JalanTelekomunikasi No.1, Bandung.  PKKMB kali ini juga mengajarkan para calon mahasiswa untuk lebih kreatif dan lebih peduli kepada lingkungan sekitar terutama dengan masyarakat yang memang tinggal disekitar kampus, sehingga mampu terjalin keharmonisan antara mahasiswa dan masyarakat. Sementara itu dikatakan panitia PKKMB 2016, Novia, sisi kepedulian, rasa tanggung jawab sebagai mahasiswa tidak akan lepas dari tridarma perguruan tinggi, maka dari itu kami terus memberikan arahan ke point – point tersebut. “PKKMB kali ini kami menekankan kepada konsep tridarma yait....
Me

Telkom Foundation Kembali Raih Sertifikasi ISO 9001:2008

Telkom Foundation kembali mendapatkan rekomendasi sertifikasi ISO 9001:2008. Hal ini berdasarkan hasil survaillance audit yang dilaksanakan oleh Burea....

Telkom Foundation Kembali Raih Sertifikasi ISO 9001:2008
close
Telkom Foundation kembali mendapatkan rekomendasi sertifikasi ISO 9001:2008. Hal ini berdasarkan hasil survaillance audit yang dilaksanakan oleh Bureau Veritas pada Selasa (16/8). Atas diraihnya kembali sertifikasi ISO 9001:2008 oleh Telkom Foundation, Direktur General Affair Sumrahadi mengaku bersyukur namun jangan membuat semua insan di Lakhar berpuas diri. “Dengan sertifikasi ini kita semua harus semakin baik ke depannya. Adapun yang menjadi temuan hendaknya menjadi bahan perbaikan, sehingga Yayasan akan semakin baik,”tuturnya. (Purel/Aldila/Telkom Foundation)  ....
Me

Pelayanan Prima Dengan Komunikasi Efektif

Pelayanan prima patutlah diberikan perusahaan pada setiap customer, hal ini amat disadari oleh Telkom Foundation. Untuk itu diperlukan sumber daya man....

Pelayanan Prima Dengan Komunikasi Efektif
close
Pelayanan prima patutlah diberikan perusahaan pada setiap customer, hal ini amat disadari oleh Telkom Foundation. Untuk itu diperlukan sumber daya manusia yang profesional untuk menanganinya. Dengan latar belakang tersebut, maka digelar pelatihan komunikasi efektif pada 14-15 September 2016 di Ruang Sabilulungan Jalan Cisanggarung No.2 Bandung. Pelatihan yang diikuti oleh  lebih dari 20 pegawai Telkom Foundation Group ini dibuka oleh Direktur General Affairs Bapak Adya Rahadi. Ada beberapa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini terdiri dari  pembelajaran dan praktek tentang bagaimana komunikasi efektif. Materi-materi tersebut antara lain kemampuan untuk mengolah emosi di tempat kerja, menangani dan mengatas keluhan, etika bertelepon, kepribadian yang prima dll. Selain melatih karyawan untuk memiliki kecakapan kerja, pelatihan ini juga bertujuan untuk membentuk pribadi positif, beretika dan dapat bekerja dalam tim. Usai pelatihan ini diharapkan pelayanan di lembaga Telkom Foundation kepada customernya  dapat lebih baik lagi.(Telkom Foundation)....
Me

Film Pendek Karya Anak FIK Ditayangkan di Kanal Film Asia

 Film pendek garapan sutradara Stella Maliangkay mahasiswa Desain Komunikasi Visual Fakultas Industri Kreatif Telkom University (DKV FIK Tel-U) b....

Film Pendek Karya Anak FIK Ditayangkan di Kanal Film Asia
close
 Film pendek garapan sutradara Stella Maliangkay mahasiswa Desain Komunikasi Visual Fakultas Industri Kreatif Telkom University (DKV FIK Tel-U) berhasil ditayangkan di websiteviddsee.com yang berisi tentang film-film pendek di Asia. Film pendek dengan judul Ruang Renung (A Thoughtful Room) mengangkat cerita tentang grown up psychological dari perempuan, yang dikemas dengan konflik-konflik pemutusan hubungan kerja (PHK) dan perjodohan. “Gadis remaja pada usia tertentu umumnya menjadi lebih 'denial' dan ambisius,” ujar Stella. Ide ruang renung Stella ini dituangkan melalui kolaborasi dengan produser ruang renung sendiri, Dicka Pratama (DKV-13 Multimedia). Garis besarnya nilai-nilai ide cerita adaptasi tentang perjodohan dan PHK tadi. “Ide saya yang PHK, ide Dicka yang Perjodohan, lalu kita kolaborasikan dua ceritanya, jadilah Ruang Renung’,” ucap Stella. Stella menambahkan, Ruang Renung merupakan hasil pengerjaan tugas mata kuliah Studio 4 yang seharusnya digarap dalam jangka waktu satu semester. ”Tapi karena banyaknya kendala akhirnya kami hanya punya waktu dua minggu sebelum UAS,” katanya. Menurut Stella, film ini diajukan (submit) ke website viddsee.com bulan Mei lalu. Setelah melalui proses kurasi yang ketat, akhirnya pada 20 Juni diumumkan melalui email kalau film ruang renung lolos kurasi viddsee. “Akhirnya film saya lolos kurasi viddsee dan langsung dib....
Me

Pemuda Pemudi Asique Juara Dua Kompetisi Mural

  Tiga mahasiswa Desain Komunikasi Visual Fakultas Industri Kreatif Telkom University (DKV FIK Tel-U) berhasil meraih Juara Dua kompetisi mural&....

Pemuda Pemudi Asique Juara Dua Kompetisi Mural
close
  Tiga mahasiswa Desain Komunikasi Visual Fakultas Industri Kreatif Telkom University (DKV FIK Tel-U) berhasil meraih Juara Dua kompetisi mural  dalam acara Grafika Penerbitan Festival (GP Fest) 2016 yang diadakan di Politeknik Negeri Jakarta, tanggal 6-8 September 2016. Acara yang rutin setiap tahun diadakan oleh Politeknik Negeri Jakarta Fakultas Grafika dan Penerbitan, GP Fest 2016 ini bertujuan untuk menunjukkan kepada para pengunjung betapa luasnya bidang keilmuan Teknik Grafika dan Penerbitan. Mengangkat nama “Diorama” GP Fest 2016 diharapkan akan membawa pengunjung ke suatu tempat yang di mana akan ditampilkan miniatur dari bidang keilmuan di Teknik Grafika dan Penerbitan. Pada acara ini, tiga mahasiswa FIK yakni Yessi N Muliana, Indra Rachman Nugraha, dan Muhammad Afif Althaf melalui tim Pemuda Pemudi Asique berhasil meraih Juara Dua kompetisi mural (Mural Competition). “Banyak tim yang mengikuti mural competition ini, terutama dari luar Jakarta dan yang mendapat juara 1 dari Cileungsi sedangkan kami berhasil meraih juara 2,” ujar Yessi, Senin (12/9). Menurut Yessi, karena lomba mural pada GP Fest 2016 mengusung tema "Festival", tim Pemuda Pemudi Asique yang hobi nonton konser musik akhirnya membuat mural yang bertema festival musik. “Kami merespon tema festival dengan memvisualkan sebuah festival musik yang lagi beken jaman sekarang dan inspirasinya datang dari kami sendiri karena ser....
Me

Mahasiswa ST3 Telkom Purwokerto Kembangkan Inovasi Dry Box

Fotografi menjadi hobi yang semakin digandrungi masyarakat, agar hobi bisa terus berjalan, maka perawatan kamera menjadi hal utama. Salah satunya pada....

Mahasiswa ST3 Telkom Purwokerto Kembangkan Inovasi Dry Box
close
Fotografi menjadi hobi yang semakin digandrungi masyarakat, agar hobi bisa terus berjalan, maka perawatan kamera menjadi hal utama. Salah satunya pada proses penyimpanan dalam dry box. Namun dry box pun kerap menimbulkan masalah, kerusakan pada peralatan fotografi disebabkan suhu dalam dry box yang tidak stabil. Kelembapan pada dry box sangat berpengaruh pada kamera dan lensa dikarenakan bisa menyebabkan penjamuran. Namun tak perlu khawatir, mahasiswa Diploma III Teknik Telekomunikasi Sekolah Tinggi Teknologi Telematika (ST3) Telkom Purwokerto Afif Abdurrobi baru saja menciptakan inovasi dry box. Afif menjelaksan, alat yang diciptakannya itu berbasis andruino uno, menggunakan alat penyerap kelembapan dengan sistem mekanik dan dikontrol menggunakan smartphone. Dry box karya Afif juga dilengkapi dengan alat pengatur suhu secara mekanik “Spora fungi yang hidup pada lingkungan dan sangat alami serta sulit dihindari, untuk itu yang bisa dilakukan adalah menghindari dan mencegahnya dengan pengaturan suhu sebesar 24-28C dan kelembaban sebesar 45-60% , agar spora tidak berkembang,”jelasnya. Kabag Laboratorium ST3 Telkom Purwokerto Risa F Christianti, M.T mengatakan inovasi dry box ini diharapkan menjadi angin segar untuk mereka yang berkecimpung di dunia fotografi, perfilman, periklanan dan lainnya. “Semoga alat ini bisa terus dikembangkan dan dapat dipatenkan,”pungkasnya.(Ikoh/ST3 Telkom Purwokerto)  ....
Me

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pegawai YPT melalui Optimalisasi Sinergi FKTP TelkoMedika

Menunjuk Nota Dinas Director of General Affairs Nomor ND. 02587 / YAYASAN PENDIDIKAN TELKOM - YPT / DGA-07 / 2016 tanggal 30 Maret 2016 perihal Pening....

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pegawai YPT melalui Optimalisasi Sinergi FKTP TelkoMedika
close
Menunjuk Nota Dinas Director of General Affairs Nomor ND. 02587 / YAYASAN PENDIDIKAN TELKOM - YPT / DGA-07 / 2016 tanggal 30 Maret 2016 perihal Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pegawai YPT melalui Optimalisasi Sinergi FKTP TelkoMedika, berikut kami sampaikan kembali isi Nota Dinas tersebut, sebagai berikut: Dalam rangka meningkatkan kerjasama pelayanan kesehatan antara Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) dengan PT. Sarana Usaha Sejahtera Insanpalapa (Telkomedika), maka mulai 1 April 2016 akan dibuka  Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Telkomedika di lokasi TPKK Yakes Buah Batu lantai 2. Untuk pelayanan kesehatan tersebut TelkoMedika akan membuka operasional pelayanan pada hari Senin – Jumat, pukul 08.00 – 17.00 WIB (selama bulan April, dan akan dievaluasi), apabila dari hasil evaluasi tersebut dinilai layak, maka operasional pelayanan akan dilaksanakan pada hari Senin – Jumat, pukul 08.00 – 20.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00 – 13.00 WIB. Sehubungan dengan pembukaan FKTP TelkoMedika di Buah Batu, maka pelayanan kesehatan yang sebelumnya dilaksanakan melalui Klinik Kimia Farma, mulai 1 April 2016 dialihkan ke FKTP TelkoMedia Buah Batu. Apabila ada kejadian darurat yang terjadi diluar jam operasional FKTP TelkoMedika, maka dapat langsung berobat ke Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit. Untuk koordinasi lebih lanjut terkait dengan perubahan layanan kesehatan ini dapat menghubungi Bagian Human Capital Yayasan, denga....

 

Selamatkan Badak - Shabrina SMK Telkom Bandung

2015-04-07 11:55:09 261 View

Banjir Akibat Penebangan Pohon Secara Liar - SMK Telkom Bandung M. Abdul Hadi

2015-04-07 11:54:38 249 View

Iklan Layanan Masyarakat "SEHAT ITU INDAH" karya Roufy Husein Nasution

2014-09-24 16:24:43 325 View

Pembacaan Al-Quran Oleh Siswa TK Telkom Surat Al Naas

2014-07-18 11:05:47 260 View

Tim Brainstate Telkom University Tampil Di Kompas TV

2014-07-18 01:57:42 319 View

ALL VIDEO