TANTANGAN DAN PELUANG UNTUK MEMAJUKAN SEKOLAH KAMI by MAYA INDIRA, ST

Sejauh mana pembenahan yang akan dilakukan oleh sekolah,  sangat menentukan pencapaian target .  Prioritas utama yang sebaiknya dituju adalah pemberdayaan sumber daya manusianya, dalam hal ini adalah kepala sekolah,  tenaga pendidik ( guru ) dan tenaga kependidikan ( karyawan ).

 

Seperti diketahui faktor-faktor pendukung dari adanya suatu penyelenggara pendidikan, antara lain :

 

  1. Faktor Kepala Sekolah

Kepala Sekolah adalah orang yang memimpin  dan mengorganisir suatu sekolah. Maju mundurnya suatu sekolah tergantung dari bagaimana kepala sekolah mengorganisir sekolahnya.  Kepala Sekolah yang baik tentunya akan mengikuti perkembangan sekolahnya, dan apabila  terdapat masalah atau kekurangan, akan berusaha untuk mencari solusi atau memperbaikinya

 

  1. Faktor Guru

Guru merupakan faktor sentral dalam pendidikan, karena berhubungan langsung dengan peserta didik. Kompetensi dasar yang harus  dimiliki seorang guru antara lain kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Kinerja guru akan mencerminkan ke empat kompetensi tersebut. Untuk meningkatkan keprofesionalitasnya, seorang guru harus menambah pengalaman dan peningkatan ilmunya, seperti mengikuti pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan tugas seorang guru. Untuk masa sekarang ini, seorang guru harus menambah kemampuannya di bidang teknologi informasi.

Kendala-kendala yang akan dihadapi guru, jika tidak memiliki    kompetensi-kompetensi tersebut antara lain :

ü  kurangnya pemahaman guru terhadap psikologi anak,

ü   cara penyampaian yang tidak dapat dipahami oleh siswa,   

ü  kurangnya penguasaan materi yang diajarkan, sehingga pemahaman siswa menjadi tidak optimal,

ü  atau kurangnya kreatifitas dan inovasi guru dalam mengajar.

 

  1. Faktor Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana juga akan ikut  mempengaruhi hasil belajar siswa. Kebutuhan akan ruang belajar yang nyaman, fasialitas pendukung untuk belajar yang memadai, seperti buku-buku, komputer, lapangan olah  raga,   alat – alat pembelajaran, menjadi  pendukung keberhasilan siswa dalam belajar. Setiap peserta didik membutuhkan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran berbasis teknologi informasi menjadi salah satu pilihan pada era globalisasi ini. Kebutuhan akan pengalaman belajar yang mendekati suasana sebenarnya,  informasi yang cepat, pengalaman belajar yang menyenangkan melalui permainan, dapat diberikan melalui media berbasis internet. Pemanfaatan teknologi merangsang daya kreatifitas dan motivasi belajar  peserta didik.

Kemudahan pemakaian teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadikan ciri khas SD Sandhy Putra, yang berada di bawah naungan yayasan TELKOM.

 

 

 

  1. Faktor Tenaga Kependidikan

Tenaga Kependidikan dalam hal ini merupakan tenaga administrasi sekolah, yang sering disebut dengan istilah tata usaha (TU) dan petugas layanan khusus, seperti penjaga sekolah, satpam ,  juga mempunyai peran dalam terlaksananya pendidikan sekolah. Meski bertugas sebagai tenaga kependidikan yang tidak mengajar, mereka tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan . Apabila tenaga kependidikan tidak menjunjung tinggi nilai-nilai kependidikan, akan dikuatirkan  kualitas pelayanan yang diberikan asal-asalan, tidak ikhlas, tanpa senyum, sehingga menimbulkan kemacetan administrasi.( Priadi Surya, M.Pd)

             Ketika pengoptimalisasi sumber daya manusia telah diberdayakan, bukan suatu hal yang tidak mungkin sekolah memiliki sesuatu yang bernilai. Selain sumber daya manusianya, sistem kerja yang profesional akan sangat menentukan arah yang jelas menuju sekolah yang bermutu. Manajemen yang transparan sebagai jaminan akuntabiltas terhadap warganya dan pengguna layanannya.

Partisipasi yang tinggi dari orang tua murid dalam pendidikan di sekolah merupakan salah satu ciri dari pengelolaan sekolah yang baik, artinya sejauhmana masyarakat dapat diberdayakan dalam proses pendidikan di sekolah adalah indikator terhadap manajemen sekolah yang bersangkutan. Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan ini merupakan sesuatu yang esensial bagi penyelenggaraan sekolah yang baik. Tingkat partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah ini nampaknya memberikan pengaruh yang besara bagi kemajuan sekolah, kualitas pelayanan pembelajaran di sekolah yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kemajuan dan prestasi belajar anak-anak di sekolah. Hal ini secara tegas dinyatakan oleh Husen (1988) dalam penelitiannya bahwa siswa dapat belajar banyak karena dirangsang oleh pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru dan akan berhasil dengan baik berkat usaha orang tua mereka dalam memberikan dukungan ( sumber internet )


Lainnya

Tags

Popular & recent