preloder

Insan Yayasan, Pengabdian Tanpa Pencitraan

Assalamualaikum Wr Wb

Salam Sejahtera Bagi Kita Semua

Alhamdulillah, berkat doa, kerja keras serta cerdas seluruh insan di Yayasan, YPT dapat meraih prestasi  dalam ajang bergengsi Telkom Group Award 2019. Dalam ajang yang diikuti Telkom Group ini, YPT dianugerahi 3 award sekaligus, yaitu Peringkat 1 Best Unit Kategori Anak Perusahaan dan Yayasan,  The Most Admired Culture Activation Unit Kategori Anak Perusahaan dan Yayasan (Best Culture) dan The Most Inspiring Culture Agent Kategori Anak Perusahaan dan Yayasan.Untuk kategori  Best Culture YPT berhasil mempertahankan prestasi ini yang sudah diraih pada 2018.

Tidak mudah untuk dapat mencapainya, terlebih mempertahankan apa yang sudah diraih, untuk itu saya ucapkan terima kasih pada seluruh insan di Yayasan yang telah berkontribusi pada prestasi ini. Apa yang telah YPT peroleh ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa, namun jangan euphoria, karena tugas selanjutnya semakin berat, dimana kita mengemban amanah yang lebih besar dan tantangan di depan menghadang untuk ditaklukan.

Ibarat sebuah produksi film, kita adalah pekerja di balik layar. Bukan hanya bekerja tapi berkarya untuk menghasilkan sebuah masterpiece. Selayaknya para pekerja di balik layar, maka apa yang kita lakukan tidak perlu terlihat namun hasil dari pekerjaan kita itulah yang terus diperlihatkan (output) dan dirasakan manfaatnya oleh banyak orang (outcome). Bukan sebaliknya, bekerja hanya untuk mengumpulkan pundi-pundi bagi kepentingan pribadi, itu bukanlah jiwa insan di Yayasan.

Pada dasarnya yang lebih penting adalah kebermanfaatan kita bagi sekitar, bukan keberadaan kita, karena di dalam kebermanfaatan ada totalitas dan rasa memiliki yang luar biasa. Seseorang yang bermanfaat, maka tak pernah sibuk tampil di depan panggung tanpa memiliki peran, justru menjadi motor penggerak utama dari belakang. Inilah mengapa Insan di Yayasan tidak perlu pencitraan, kitalah yang harus sekuat tenaga mencitrakan dengan baik lembaga kita.

Bekerja di Yayasan bukan hanya sekedar mata pencaharian, namun lebih dari itu sebagai bentuk pengabdian pada bangsa dan negera. Melalui lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan, kita mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia masa depan. Betapa mulianya peran saudara-saudara, memastikan generasi yang membangun bangsa ini adalah orang-orang terbaik. Ini bukanlah pekerjaan yang mudah, untuk itu  hanya orang-orang terpilihlah yang dapat mengembannya dan itu adalah saudara.

Untuk mendapatkan hasil yang baik, maka cara yang digunakan pun harus baik pula. Selain bekerja sesuai dengan aturan, hadirkanlah Tuhan Yang Maha Esa dalam pekerjaan. Insan di Yayasan hendaknya dapat menyelaraskan antara sisi religus dan spiritualnya.

Sebagai insan yang religius maka kita melakukan apa yang diperintahkan agama, namun tidak hanya berakhir pada ritual ibadah, lebih luas lagi nilai-nilai agama tersebut diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, inilah sisi spiritual seorang hamba.

Seseorang yang mampu menyelaraskan sisi religius dan spiritualnya tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai agamanya, begitupun dalam pekerjaan. Inilah yang menjadi rem terbesar bagi insan di Yayasan untuk tidak melakukan kecurangan, bekerja di luar aturan, penyelewengan dll karena merasa diawasi langsung oleh Khaliknya.

Seseorang yang memiliki sifat seperti itu, maka tidak perlu lagi untuk mencari jabatan, apalagi melalui jalan yang salah. Dia yakin apa yang telah dilakukan untuk Yayasan, akan kembali lagi kepadanya, dengan keyakinan bahwa tidak ada rejeki yang tertukar dan siapa yang bekerja dengan baik maka hasilnya akan baik pula, baik itu bagi dirinya dan organisasisnya.

Keselarasan antara sisi religius dan spiritual itu hendaknya selalu hadir di Yayasan, untuk menciptakan keberkahan dalam pekerjaan. Melalui pekerjaan ini, saudara bukan hanya mendapatkan penghidupan tapi juga ruh kehidupan dengan menghadirkan Tuhan YME dalam segala aktifitas. Alangkah indahnya cara hidup yang seperti itu bukan.

Inilah identitas insan di Yayasan, yang jalannya selalu lurus, hanya berfokus pada tujuan yang ingin dicapai melalui jalan yang telah ditetapkan. Tidak menengok kanan dan kiri, terlebih tergoda dengan bujukan yang menyesatkan. Mari kita jadikan Yayasan ini sebagai tempat yang memberikan banyak kebaikan, tidak hanya duniawi tapi juga ukhrowi. Amin.

Wassalamualaikum Wr Wb

Dwi S. Purnomo

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top