preloder

Inovasi Menuju Prestasi yang Lebih Baik

Assalamualaikum, Wr Wb

Salam Sejahtera Bagi Kita Semua

Saat ini kita menghadapi sebuah masa yang penuh dengan ketidakpastian, dimana terjadi perubahan yang begitu cepat bahkan tanpa kita sadari, hal ini membuat kita tak bisa hanya berlari-lari kecil, tapi harus memacu langkah semakin cepat.

Alhamdulillah ditengah persaingan yang ada, kemampuan Lembaga Pendidikan YPT Group untuk bertahan, bahkan bertumbuh, telah ditunjukkan dengan baik. Hal ini terbukti dengan lahirnya beberapa Lembaga Pendidikan baru serta diraihnya pengakuan dari pihak eksternal terhadap kinerja terbaik serta prestasi, baik itu yang dicapai oleh Kantor Lakhar maupun  Lembaga-Lembaga yang ada di bawah Yayasan.

Saya amat bersyukur dengan segala pencapain yang telah kita raih bersama. Semua ini didapatkan saudara dengan perjuangan yang luar biasa, maka selayaknya dipertahankan dengan penuh komitmen. Inilah bentuk keberhasilan atas upaya keras dalam menghadapi ketatnya persaingan. Namun mempertahankan yang telah diraih jauh lebih sulit daripada yang telah kita capai untuk pertama kalinya.

Lalu bagaimana cara kita mempertahankan dan terus meningkatkan prestasi serta pencapaian YPT Group? Jawabannya adalah inovasi. Agar Lembaga kita dapat sustain maka kita harus terus berinovasi, terlebih di era revolusi industri 4.0, inovasi menjadi hal yang mutlak dilakukan, begitupun di dunia pendidikan.

Wither or Bloom, inilah dua pilihan yang kita miliki, berkembang atau layu/mati. Sebuah kenyataan yang harus kita hadapi. Jangan biarkan kita terjebak dalam zona nyaman, sehingga enggan untuk berubah.  Tanpa adanya inovasi, maka bersiaplah untuk tersingkirkan.

Pengembangan inovasi merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan kualitas layanan unggul dan kompetitif. Hal ini tidak bukan untuk menuju raihan pencapaian kinerja yang lebih baik, maka melalui pengembangan inovasi, diharapkan seluruh Lembaga di bawah naungan YPT menjadi yang terdepan, diantara para pesaingnya.

Inovasi menjadi senjata bagi Yayasan untuk terus dapat merespon perubahan yang ada, sehingga kita dapat terus memimpin. Inilah mengapa Yayasan begitu concern dengan inovasi, bahkan menjadikannya sebagai budaya di Yayasan.

Salah satu wujud budaya inovasi di Yayasan yaitu adanya IDEATE, sebagai ajang adu  inovasi yang diikuti oleh insan YPT Group. Kegiatan yang telah dilakukan selama dua tahun ini, mengundang ide-ide terbaik dari para  guru, dosen, hingga tenaga penunjang akademik sebagai inovasi dari sistem kerja di lembaga masing-masing.

Dalam penjenjangan karir di YPT Group, inovasi menjadi salah satu unsur penting dalam penialain pegawai, hal ini bersifat lebih personal lagi. YPT menantikan inovasi-inovasi terbaik yang dihasilkan dari insan-insan yang ada di dalamnya. Diharapkan kita dapat menjadi problem solver dimulai dari lingkungan kerja terkecil.

Saya mengharapkan semangat yang sama juga ada pada setiap insan di Yayasan ini. Sebuah kesadaran yang harus dibangun bersama, sehingga apa yang kita upayakan tidak hanya menggaung di kantor pusat tapi juga disetiap unit kerja di Lembaga. Tidak ada kemenangan tanpa perjuangan, tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan. Untuk itu dibutuhkan komitmen untuk dapat menjalankan ini semua.

Betapa kita telah melihat berbagai perusahaan raksasa harus terseok-seok secara perlahan tetapi pasti hingga akhirnya benar-benar mati. Karena apa? karena mereka berada di zona nyaman dan tak mau merespon perubahan yang ada di lingkungan.

Sementara muncul pemain baru, bayi ajaib yang mengendap-ngendap masuk ke pekarangan bisnisnya tanpa disadari atau mungkin tanpa dipedulikan. Ternyata bayi tersebut berubah menjadi raksasa dalam waktu yang sangat singkat tanpa disadari oleh di besar, menggerogoti halaman hingga memakan rumahnya sendiri.

Inilah faktanya saat ini, begitu cepatnya perubahan yang terjadi di lingkungan kita, Jika kita lengah sedikit saja, maka kita akan tertinggal bahkan hilang dari peredaran. Bagi saya, there is no finish line, karena saat kita merasa menang, disitulah awal dari sebuah kejatuhan. Kita tidak boleh berpuas diri dengan apa yang telah dicapai, teruslah memicu diri untuk terus belajar, terus memperbaiki diri, agar dapat terus berkembang dan menjadi yang terbaik.

Wassalamualaikum,

Dwi S. Purnomo

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top