YPT Gelar RAPIM I 2018

Diunggah pada 27 Juli 2018, pukul 17:17



Yayasan Pendidikan Telkom Menggelar RAPIM I 2018 bertempat di Novotel Surabaya Hotel & Suites  pada 23-25 Juli 2018. RAPIM kali ini dihadiri oleh  133  peserta, yang terdiri dari pimpinan Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah, pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi,  dan Pimpinan Anak perusahaan.

Tema yang diusung dalam Rapim ini adalah “Membangun keunggulan  dalam menghadapi pasar global yang dinamis”. Tema ini diangkat dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan eksternal telah mengalami  perubahan yang signifikan, yang seringkali tidak terduga, dan bahkan perubahan tersebut terjadi sangat cepat. Untuk itulah perlunya mempersiapkan diri menghadapi perubahan tersebut.  

“Kunci utama dalam mengatasi kondisi tersebut, adalah dengan membangun keunggulan yang kompetitif. Semua lembaga di bawah YPT harus kuat, dan menjadi yang terbaik di setiap wilayahnya. Sehingga tidak saling bergantung justru sebaliknya, saling menguatkan,”ucap Ketua YPT Dwi S. Purnomo dalam arahan strategisnya.

Di masa yang datang,  masing-masing lembaga tentu harus memiliki keunggulan bersaing, sehingga pada akhirnya semua lembaga yang berada dalam naungan YPT Group, memiliki ketahanan yang baik di tengah perubahan dan persaingan yang makin ketat, dan mampu memberikan layanan terbaik, yang  memenuhi harapan serta memuaskan semua pihak atau stakeholder.

Dalam arahannya Ketua YPT mengungkapkan beberapa poin penting, antara lain diperlukan  penguatan budaya produktif dan inovatif, melalui penerapan Kipas Budaya, sebagai solusi untuk mengantisipasi lingkungan yang dinamis. Selain itu peningkatan kualitas SDM dalam mendukung pengembangan keunggulan lembaga.

“Perluasan networking, kolaborasi dan sinergi juga diperlukan  untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas yang kompetitif. Peningkatan kapabilitas digital di semua lini, di masing-masing Lembaga, untuk meningkatkan kecepatan layanan dan efisiensi operasional,”pungkasnya.


Olah Rasio, Olah Rasa, Olah Ruh dan Olah Raga

Dalam acara ini digelar kegiatan yang mencakup 4 R yaitu  Olah Rasio, Olah Rasa, Olah Ruh dan Olah Raga. Olah Rasio meliputi dua format kegiatan, yaitu Plenary Session dan Parallel Session. Dalam Plenary session, akan diisi dengan presentasi dari perwakilan lembaga pendidikan, dari semua jenjang,  juga presentasi dari Direktorat Kantor lakhar, dan ditutup dengan Arahan Stategis dari Chairman.

Olah Ratio, dengan format Parallel Session, diisi dengan presentasi dari masing-masing Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Unit Bisnis/Anak Perusahaan, serta Research Group dari Telkom University.

Selanjutnya pada kegiatan Olah Rasa ditayangkan video dari peserta RAPIM. Lomba Video dimenangkan  oleh 8 lembaga yang terbagi dalam empat kategori.  Pada kategori Pendidikan Dasar terbaik ke-1 dimenangakan oleh SD Telkom Makassar dan terbaik ke-2 diraih oleh TK Telkom Padang. Sedangkan pada kategori Pendidikan Menengah terbaik  ke-1 adalah SMP Telkom Purwokerto dan terbaik ke-2 adalah SMK Telkom Malang.


Sementara itu, pada kategori Pendidikan Tinggi, video terbaik ke-1 adalah dari ITT Purwokerto dan terbaik kedua diraih Telkom University. Pada kategori anak perusahaan terbaik ke-1 diraih oleh PT. Bhakti Unggul Teknovasi dan terbaik ke-2 diraih oleh Sypuma.

Pada agenda  Olah Ruh menghadirkan narasumber  dr. H. Agus Ali Fauzi, PDG.,Pall Med (ECU) dengan mengangkat tema “Tetap Sehat Semangat Meraih Sukses Dengan Mengurangi Stres Digital”. Dihari terakhir pelaksanaan RAPIM digelar kegiatan Olah Raga yang dikemas melalui Olimpianik 2018.

Peserta dibagi menjadi 12 tim, kemudian masing-masing tim harus bersaing untuk memenangkan Olimpianik melalui serangkaian game yang telah disediakan. Hasilnya tim Malaysia menjadi juara pertama, disusul tim tim Jepang menempati juara ke-2 dan Tim Inggris meraih Juara ke-3.

Rapim menjadi ajang bagi para pimpinan yang berada di bawah naungan YPT Group untuk dapat memperkuat sinergi, untuk mewujudkan YPT yang kokoh dan jaya. Sampai Jumpa di RAPIM selanjutnya. (Purel/YPT)

 
 


 
 

© 2018, Yayasan Pendidikan Telkom, karya dan hak cipta dilindungi undang-undang.