Transformasi Digital untuk Seluruh Telkom Schools

Diunggah pada 21 Desember 2017, pukul 14:05



 

Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) menggelar pelatihan GAFE (Geogle App for Education) pada 13-15 Desember 2017 di Aula Sabilulungan Jalan Cisanggarung No.2 Bandung. Pelatihan ini dilaksanakan untuk mensupport  proses digitalisasi Telkom Schools.

Pelatihan diikuti oleh 28 peserta dari 10 sekolah Telkom mulai dari tingkat SD, SMP dan SMK yang berlokasi di Bandung, Batam, Padang dan Makassar. Para peserta merupakan para penanggung jawab IT dan pemegang kurikulum di sekolah.

Pelatihan dibuka oleh Direktur Development & Performance Management (DPM) yaitu Tri Agus Djoko Kuntjoro. Dalam sambutannya Direktur DPM menyampaikan  penerapan Gafe akan dimulai pada 1 Januari 2018, sehingga usai pelatihan ini para peserta diharapkan dapat mengaplikasikan Gafe di masing-masing sekolah.

“Ilmu yang sudah didapatkan, ditularkan juga pada guru-guru yang lain, sehingga semakin banyak yang menguasai Gafe sehingga program ini dapat berjalan dengan sukses. Mari kita niatkan ibadah agar apa yang dikerjakan mengandung amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi sekolah, “jelasnya.

Sementara itu, Direktur Primary & Secondary Education (PSE) Rina D. Pasaribu menyampaikan kepada para peserta  bahwa implementasi GAFE sebagai bagian dari Digi Prosess Smart Schools  Digi Solution menjadi media yang bermanfaat bagi sekolah sama halnya  dengan   Igracias.  Media tersebut diharapkan menjadi distinct value untuk Telkom Schools sesuai dengan cita-cita Telkom Schools  menjadi The King of Digital Education in The Region.

“Updating GAFE dan Igracias akan menjadi intake di Dashboard Yayasan, sehingga mulai 2018 laporan manual harus dihentikan. Selain itu, sekolah juga berkewajiban menggunakan PPDB Online yang ada di dalam Igracias,”terangnya.

Yanuar Firdaus Arie W selaku VP Information Technology menegaskan kepada para peserta bahwa mulai tahun 2018 sudah wajib mengimplementasikan GAFE, Igracias dan PPDB On line. Setiap sekolah diperintahkan  mematikan fitur offline sehingga semua data yang diambil sekolah sumbernya dari Igracias. Sebagai konsekuensinya, pada bulan Desember yayasan akan melakukan survey dan pemasangan perangkat untuk  jaringan lokal Yayasan  di 3  kawasan yaitu Purwokerto, Malang dan Makassar. Sehingga koneksi langganan Astinet, Indihome dapat dialihkan dengan menggunakan aringan ini.

Dalam acara ini juga digelar simulasi edukasi secara on line yaitu “Kolaborasi Menyusun Sosialisasi GAFE di Sekolah masing-masing” secara berpasangan dan pemenangnya mendapat hadiah sehingga peserta semakin antusias mengikuti pelatihan ini sampai akhir sesi.  Semoga pelatihan ini benar-benar bisa mentransformasikan digitalisasi di Telkom Schools. (rin/DPSE)

 

 
 
 

© 2018, Yayasan Pendidikan Telkom, karya dan hak cipta dilindungi undang-undang.