Telkom University Luluskan 1420 Mahasiswa dan Terima 7300 Mahasiswa Baru

Diunggah pada 16 Agustus 2017, pukul 09:27


Selama tiga hari berturut, Telkom University melaksanakan sidang senat terbuka untuk penerimaan mahasisswa baru, dan wisuda Ahli Madya, Sarjana dan Magister. Terlihat sejak Kamis hingga Sabtu (10-12/8/2017) kampus yang terletak di Kawasan Pendidikan Telkom itu dipenuhi ribuan mahasiswa serta para orangtua yang saksikan proses sidang senat. Pada sidang senat terbuka kali ini, Telkom University meluluskan sebanyak 1420 wisudawan, dan menerima mahasiswa baru sebanyak 7300 mahasiswa.

Hadir dalam wisuda Ahli Madya, Sarjana dan Magister pada sabtu (12/08) mewakili Ketua YPT, Direktur Development &Performance; Management (DPM) Wiwin Aminah. Dalam pidatonya, Direktur DPM mengatakan Yayasan akan terus mendukung secara penuh Telkom University sehingga mampu memberikan layanan yang terbaik. Selain itu juga mengapresiasi berbagai prestasi yang telah di raih Telkom University.

"Kami bangga atas prestasi seluruh warga Telkom University, baik prestasi yang diraih mahasiswa, dosen, rektornya dan Institusi Telkom University sendiri. Yayasan akan terus mendukung Telkom University,"ungkapnya.  

 Dalam kurun waktu 4 tahun terakhir ini, Telkom University terus melaju dengan produktifitas akademik beserta infrastruktur akdemiknya. Dalam sidang senat terbuka wisuda, Rektor Telkom University Profesor Mochamad Ashari menyampaikan, setidaknya cita-cita Universitas Terakreditasi Institusi A ini banyak yang telah tercapai. Meskipun demikian, tidak membuatnya berjeda untuk terus berinovasi dan menumbuhkembangkan semangat agar jauh lebih maju.

“Dengan kerja keras, integritas yang unggul, serta kebersamaan lintas stakeholder, Universitas ini berhasil menjadi pioner di Indonesia sebagai peraih pengakuan dunia internasional melalui sertifikasi Standar Internasional ISO 20000-1:2011. Di dalam negeri sendiri, Telkom University pemegang satu-satunya akreditasi untuk Institusi A di wilayah koordinasi perguruan tinggi swasta Jawa Barat dan Banten” terangnya dihadapan ribuan wisudawan di Telkom University Convention Hall (TUCH).

Untuk diketahui, ISO 20000-1:2011 belum pernah di raih oleh universitas manapun di Indonesia, sertifikasi tersebut meruakan bentuk pengakuan dunia terkait manajemen layanan sistem informasi. Selain itu, 4 tahun terakhir ini Telkom University hadir sebagai perguruan tinggi dengan performa terbaik, kondisi ini tentu didukung oleh kemitraan internasional yang progressif. Terbaru, Universitas kenamaan Amerika Serikat University of Arizona, menggaet Telkom University sebagai partner Global Micro-Campus Network yang berkedudukan di Indonesia.

Ashari melanjutkan, upaya Telkom University sebagai perguruan tinggi terbaik tidak instan, ada kerja-kerja solid dari seluruh stakeholder yang terlibat. Dua hal paling krusial untuk membangun sebuah Universitas adalah penguatan kemitraan dan kualitas fasilitas juga layanan, baik kemitraan dalam negeri maupun dunia Internasional. Kondisi tersebut diperlukan agar sinergi pendidikan dapat mencapai tujuannya, yakni peradaban global (global civilized).

“Tercatat hingga 30 Negara di dunia yang bersinergi dengan Telkom University, baik itu untuk keperluan pertukaran pelajar maupun dosen (lecturer exchange). Dan kami juga menyediakan housing khusus untuk mahasiswa Internasional. Fasilitas yang kami bangun dan akan terus berkembang, housing mahasiswa Nasional sebanyak 18 Tower dengan kapasitas 7300 mahasiswa, sport centre baik indoor dan outdoor, open library kami dinilai beberapa media massa sebagai the coolest library in Indonesia” lanjutnya.

Informasi yang terhimpun dari Direktur Sekretariat Universitas Dadan Rahardian, Telkom University tidak kurang memiliki koleksi hingga 60ribu judul buku dan ribuan hasil riset, juga paten yang tidak sedikit. “Tentu semua upaya ini kami tumbuh-kembangkan untuk generasi potensial Indonesia yang lebih baik, lebih berpeluang untuk menjadi intelektual berwawasan teknologis,” pungkasnya.

Untuk kepentingan nasional, tidak sedikit kontribusi Telkom University, yang telah mendapatkan tempat adalah hasil riset jaringan yang kita kenal dengan Jaringan 4G, formula teknologi tersebut merupakan paten yang dimiliki oleh Dr Khoirul Anwar, peneliti tetap Telkom University.

Untuk itu, lulusan Telkom University diharapkan memiliki semangat berkemajuan yang relevan dengan pendidikan yang telah ditempuh, berdasarkan keterangan tertulis, Telkom University sejauh ini mengadopsi pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi, entrepreneurship, dan art. “Bagaimanapun, kita sedang mengarah ke dunia yang dinamis, kemajuan teknologi informasi, seyogyanya menjadikan kita semakin responsif, terlebih pada bidang kemandirian ekonomi (entrepreneurship) juga seni” pungkas Rektor Telkom University. (Purel Telkom University/Purel YPT).
 
 

© 2017, Yayasan Pendidikan Telkom, karya dan hak cipta dilindungi undang-undang.