SMK Telkom Jakarta Juara 2 Education for Justice (E4J) Global Hackaton

Diunggah pada 17 Juli 2018, pukul 13:44

Siswa SMK Telkom Jakarta, Bagus Seno Pamungkas dan Muhamad Alfi Syahri Nasution  berhasil meraih Juara 2 dalam Education for Justice (E4J) Global Hackaton, sekolah miliki Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) ini mewakili Indonesia bersama siswa dari  SMAN 78 Jakarta dan SMAN 8 Jakarta pada ajang yang digelar di California, Amerika Serikat pada 9-11 Juli 2018.

Krishna Prasetyo pembimbing tim Indonesia yang juga Guru SMK Telkom Jakarta setiba di tanah air pada Minggu (15/07) menceritakan bahwa dirinya tidak menyangka jika tim yang diasuhnya akan dapat membawa pulang juara.

“Tentunya senang sekali kami dapat pulang membawa juara, bisa membanggakan nama Indonesia di ajang internasional melalui prestasi yang ditorehkan siswa-siswi terbaik ini,”ucapnya.

Krisnha mengatakan semangat para siswa yang menjadi anggota tim Indonesia sangat luar biasa, hingga hari terakhir lomba mereka terus berjuang untuk memberikan yang terbaik. Bahkan terakhir lomba ada peserta yang belum tidur sama sekali, namun perjuangan itu berbuah manis, dengan hasil yang memuaskan.

“Hasil tidak pernah menghianati usaha, apa yang sudah diupayakan anak-anak akhirnya bisa menghasilkan prestasi yang luar biasa. Dengan semangat, doa serta paduan kemampuan anak-anak ini, akhirnya kami bisa menjadi dua terbaik,”ungkapnya.

Melalui prestasi ini, kata Krisnha semoga dapat menjadi motivasi bagi semua siswa di Indonesia. Dengan kesungguhan dan usaha yang keras, maka tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih. Karena semua anak mampu untuk berprestasi sesuai dengan bidang yang dikuasainya.

“Kami berpesan pada anak-anak agar tetap rendah hati, dan tidak kalah penting adalah menularkan semangat untuk mencetak prestasi pada teman-temannya di sekolah,”ucapnya.

E4J Global Hackaton adalah kompetisi bergengsi yang diadakan oleh United Nation Office on Drugs and Crimes (UNODC)  yaitu sebuah badan di bawah PBB yang mengurusi kontrol terhadap narkoba dan pencegahan kejahatan.

Pada ajang final ini tim Indonesia membuat game anti korupsi, tak hanya sekedar bermain, namun juga game ini mentransformasikan nilai-nilai kebaikan seperti mengajarkan kejujuran, kedisiplinan,  kerja keras,  kreatif,  mandiri, semangat kebangsaan,  cinta tanah air, peduli lingkungan.

Pada ajang final tim Indonesia bersaing dengan peserta dari Ameria Serikat,  Bolivia, dan Afrika Selatan. Bentuk lomba E4J Global Hackaton sendiri adalah membuat game elektronik edukasi dengan tema untuk memerangi narkoba, korupsi, dan kejahatan. Lomba E4J Global Hackaton dimenangkan oleh Afrika Selatan.

Sebelum mengikuti babak final di Amerika Serikat, siswa-siswa ini mengikuti lomba Education for Justice (E4J) Global Hackaton di Jakarta pada Oktober 2017. Setelah menang, mereka pun berhak untuk mengikuti babak selanjutnya di negeri Paman Sam. (Krisnha P/Purel YPT)

 
 
 

© 2018, Yayasan Pendidikan Telkom, karya dan hak cipta dilindungi undang-undang.