Siswa SMK Telkom Makassar Juara 2 Lomba Video Tingkat Nasional

Diunggah pada 08 Juni 2017, pukul 09:21



Keberagaman yang dimiliki Indonesia menjadi keunikan dan kekayaan bangsa ini, namun sayangnya ada saja upaya-upaya untuk memecah belahnya. Perlu adanya berbagai upaya, agar semboyan Bhineka Tunggal Ika dapat terus terjaga.


Untuk membangun pemahaman pentingnya kebergaman di Indonesia, seorang siswa SMK Telkom Makassar Yusril Prasetya menciptakan sebuah karya yang tak hanya menarik tapi juga mudah diterima  khususnya di kalangan anak muda.


Karya siswa kelas XI Teknik Komputer Jaringan ini bahkan memikat para juri dalam  lomba videografi yang digelar oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika  Republik Indonesia. Pada lomba yang dilaksanakan dalam rangka hari lahir pancasila tersebut, video Yusril yang berjudul "Memaknai Arti Bhineka Tunggal Ika" meraih juara dua tingkat nasional kategori pelajar.


Penyerahan tropi juara dilaksanakan pada Selasa (06/06) di Kementrian Komunikasi dan Informatika di Jakarta. Anak pertama dari tiga bersaudara ini mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, yaitu Rudiantara. Prestasi ini tentunya sangat membanggakan terlebih ini adalah kali pertamanya mengikuti lomba.


“Saya tidak menyangka bisa meraih juara dua, tentunya dengan prestasi ini saya bersyukur sekali,”ucapnya.


Lewat video yang berdurasi dua menit tersebut, Yusril ingin mengajak anak muda untuk dapat memahami makna dari keberagaman bangsa Indonesia. Sehingga tidak akan mudah tercerai beraikan oleh apapun. Menurutnya, pemahaman ini sangat penting untuk membangun kesadaran di kalangan generasi muda agar terus menjaga keutuhan bangsa.


“Seluruh elemen bangsa harus berperan aktif menjaga keutuhan bangsa, tidak terkecuali anak muda, harus memiliki kepedulian yang lebih,”pungkasnya.


video lengkap karya Yusril dapat diakses melalui link berikut https://www.youtube.com/watch?v=pHj8AkLqKD0

(Purel/YPT)


 
 

© 2017, Yayasan Pendidikan Telkom, karya dan hak cipta dilindungi undang-undang.