Buka Prodi Teknik Logistik; Telkom University Gelar Workshop Nasional

Diunggah pada 20 Juli 2017, pukul 08:43


Seolah berpacu dengan waktu, sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta peraih akreditasi nasional AIPT A di wilayah Jawa Barat dan Banten, Telkom University terus menerus mengembangkan pendidikan tinggi di berbagai lini konsentrasi pengembangan. Saat ini sedang menyiapkan program studi Teknik Logistik.

Rencana tersebut disampaikan dalam gelaran workshop nasional yang digelar Fakultas Rekayasa Industri (FRI) bertajuk “Kompetensi Logistik Membangun Sistem Distribusi dan Transportasi Efektif untuk Meningkatkan Daya Saing Logistik Nasional” di Hotel Grand Tjokro Bandung (Rabu 19/7/2017).

Dalam paparannya, Wakil rektor bidang akademik Dr. Heroe Wijanto mengatakan bahwa pembukaan prodi Teknik Logistik ini merupakan upaya mendukung pemerintah dalam peningkatan perdagangan di Indonesia.

“Menyanggupi keterhubungan ekonomi Asean, terlebih Indonesia sebagai negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang baik, maka kami merasa bertanggungjawab untuk membangun generasi potensial yang mendukung kemajuan itu, perdagangan Asean memerlukan sumber daya yang cakap, dan kami akan menyiapkan (SDM) melalui prodi Teknik Logistik ini” terangnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Dirjend PK Ristek Dikti) Prof. Intan Ahmad, Ph.D mendukung langkah strategis yang dilakukan Telkom University.

“Memang kebutuhan kita saat ini mengarah kesana (pembangunan SDM dibidang logistik), sehingga perekonomian kita dari jalur dagang mampu berkompetisi, terlebih cita-cita bapak Presiden yang ingin menghubungkan Indonesia. Dan saat ini bukan saja Indonesia, tetapi keterhubungan kita sudah going global” tandasnya.

Untuk menguatkan kualitas program studi, Universitas peraih sertifikasi dunia dalam bidang teknologi komunikasi ini lebih dulu gandeng industri sekala trans-nasional Jerman DB Schenker, korporasi dalam bidang Logistik dan sistem transportasi kebutuhan perusahaan antar negara. Upaya ini sebagai benchmark Telkom University untuk mengadopsi kebutuhan akademik dan praktik di program studi Teknik Logistik.

Dekan FRI Dr. Dida D Damayanti menambahkan, rujukan pengembangan Telkom University tahun-tahun terakhir ini memang lebih banyak pada segmentasi internasional. “Kami sedang mengupayakan Prodi Teknik Logistik ini sejak awal sudah berplatform internasional, Indonesia adalah negara dengan sirkulasi perdagangan teramat ramai, untuk itu kami berupaya untuk menyediakan akses pendidikan tinggi yang sadar zaman, terutama dalam bidang Industri, DB Schenker adalah korporasi bereputasi dunia, sehingga kami mendatanginya” ujarnya.

Selain DB Schenker, Telkom University juga lakukan safari akademik ke berbagai perguruan tinggi di Jerman dan Belanda, di antaranya International Office of Hochschule Ruhr West Institute, Umwelt-Campus Birkenfeld, Wageningen University and Research di Belanda, University of Stuttgart, dan mengakhiri lawatan dengan pertemuan para Alumni yang tersebar di seluruh Jerman. (Purel/Telkom University)


 
 

© 2017, Yayasan Pendidikan Telkom, karya dan hak cipta dilindungi undang-undang.